You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )

You Are My Wife Not My Enemy ( Kamu Adalah Istriku Bukan Musuhku )
Chapter 94


__ADS_3

Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke 🥰


Jangan sinder 😘😘


🌹 Happy Reading 🌹


Tak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk sampai di kantor baru Freya, karna jaraknya yang memang hanya berseberangan dengan kantor Aiden.


"Hitto, aku mau antara ruanganku dan juga ruangan istriku ini, di buatkan jembatan! Agar aku bisa mudah kapanpun ingin menemuinya ! Apa kamu mengerti!" perintahnya pada asistenya.


Hitto terlihat menggaruk kepalanya pusing, "tapi Tuan, itu pasti membutuhkan izin dari Dishub dan Kepolisian Tuan, dan-" ucapnya terhenti ketika melihat Aiden yang menatap tajam ke arahnya.


"Jangan membuatku malu dengan mengatakan kamu tidak bisa melakukanya," ancam Aiden dengan serius.


"Baik Tuan, akan segera saya kerjakan," jawabnya patuh, dan setelah itu dia melangkahkan kakinya pergi untuk segara menjalankan perintah Tuanya ini.


Setelah kepergiaan Hitto, Aiden kini menatap Freya yang sedang menatap takjub sekelilingnya, "apa kamu menyukai kantor baru mu sayang?" tanya Aiden, sambil melangkahkan kakinya mendekati Freya yang sedang menduduki kursi kebesaraanya.


"Ya aku menyukainya, sangat-sangat menyukainya," jawab Freya dengan tersenyum lebar ke arah suaminya.


Aiden langsung menggendong tubuh Freya dan menaikanya di atas meja, "kenapa aku di dudukan di sini hem ?" tanya Freya sinis, yang di jawab senyuman manis oleh suaminya.


"Karna aku mau duduk di sini," jawabnya santai, membuat Freya ingin sekali memukul suaminya ini.

__ADS_1


Aiden terlihat memeluk tubuh mungil istrinya, dan menjadikan paha kecil Freya sebagai bantal sementaranya, "kok aku ngantuk ya sayang?" tanya Aiden.


Freya membelai lembut rambut suaminya, "mau balik aja gak ? Aku juga udah puas liat-liatnya kok," jawab Freya lembut, namun sepertinya Aiden memang benar-benar mengantuk, hingga dia hanya mampu menganggukan kepalanya singkat saja.


"Ya sudah ayo, biar aku yang nyetir," ajak Freya lagi, memaksa Aiden untuk bangun, dan mau tidak mau Aiden terbangun dan mengikuti langkah istrinya, "sayang kamu yakin masih bisa nyetir?" tanya Aiden ragu.


Dia takut jika setahun ini Freya lupa caranya menyetir, "aku pernah gila, bukan berarti aku lupa akan segalanya kan," jawabnya kesal, karna suaminya ini terlalu meremehkanya.


Dan tanpa ba-bi-bu, Freya langsung masuk ke dalam mobil dan menyalakan, sedangkan Aiden terlihat duduk di sebelah Freya, lalu kembali tertidur.


Freya mengendarai mobilnya dengan pelan, karna dia tidak seberapa mengingat jalan, "hemm aku nyalakan maps saja lah, hiskk aku benar-benar lupa jalan, ya ampun. kalau dia bangun ngamuk dia ini," gumamnya bermonolog sendiri. Dia khawatir Aiden terbangun di saat mereka sedang salah jalan.


Untungnya ada google maps yang membantu Freya untuk kembali ke jalan yang benar, jika tidak sampai besok pagi pun mereka tidak akan sampai. "Astaga Freya, jalan semudah ini kamu bisa-bisanya lupa, gak benar nih perlu di reset ulang kepalamu ini," gumamnya terus menerus mengumpat dan memaki dirinya.


"Oh yah kah ? Perasaan baru deh, kan kamu tadi tidur, jadi gimna mau tau kalau aku cepat atau lambatnya," elak Freya, sontak membuat Aiden ingin tertawa, karna dia sudah tau jawaban istrinya ini.


Aiden menutup matanya kembali, "ya sudah kalau begitu aku lanjut tidur ya, dan itu baik mapsnya taruh di depan deh, biar gak kesasar lagi," sindir Aiden dengan senyum tipisnya, sontak membuat Freya glabakan menyembunyikan ponselnya.


"Enggak ke sasar kok, hanya saja tadi tuh aku mau lewat jalan yang berbeda," elaknya lagi, semakin membuat Aiden ingin tertawa mendengar jawaban-jawaban dari istrinya ini.


Hingga mereka akhirnya sampai di Mansion, "Dear,,Dear, bangun sudah sampai," seru Freya membangunkan suaminya.


Aiden membuka matanya singkat, dan menutup matanya kembali, "sayang habis ini kamu persiapkan semuanya ya, kita akan berangkat besok pagi jam 6." ucapnya pada Freya.

__ADS_1


Cupp,,Cupp,,Cuppp, Freya yang gemas langsung menciumi wajah Aiden, hingga terbangun. Cupp,,Cupp, "sayang apa sih ih, sudah," keluh Aiden risih dengan sikap istrinya yang terus menciumi dan menggangunya.


"Makanya bangun, kalau enggak aku cium lagi nih," ancam Freya sambil memeluk tubuh Aiden.


"Kok manja sih sekarang hemm?" tanya Aiden lembut, mengelus rambut istrinya.


Freya mengedikan bahunya singkat, "gak tau, yang jelasnya aku pengen sayang kamu banyak-banyak," balasnya asal, mengikuti kata hatinya.


Cupp,,Cupp, Freya kembali menciumi dada suaminya, entah kenapa Freya begitu candunya menciumi tubuh serta wajah suaminya itu, dia ingin selalu nempel dan di sayang, "ya udah yuk masuk, sekalian kamu butuh istirahat lagi kan, sebelum besok kamu akan lelah," bisik Aiden pelan.


Plaakk "mesum kan, memang kamu tuh mesum sih Dear," keluh Freya pusing, dan langsung keluar dari mobil, berlari masuk ke dalam, sebelum menjadi santapan sore oleh suaminya di dalam mobil.


To Be Continue.


Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2