
Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke 🥰
Jangan sinder 😘😘
🌹 Happy Reading 🌹
"Ahhhh,,shhh," rancau Aiden yang semakin merasa nikmat ketika posisi Freya yang seperti ini malah membuatnya semakin terbakar gairah yang luar biasa.
Dia langsung memasukan kukubirdnya itu ke dalam apom Freya memompanya dengan sangat pelan, membuat ******* mereka terdengar sangat merdu.
"Apa kamu menyukainya?" tanya Aiden iseng pada Freya.
Namun Freya tidak menjawabnya, dia hanya diam sambil mengalihkan pandanganya ke arah samping, karna dia merasa enggan menatap wajah Aiden yang sedang memompanya.
Aiden tersenyum melihat istrinya yang malu-malu seperti ini, dia langsung mencium leher Freya dan membuat maha karya cetak di sana. "Aahhhsshh, sayang,aaahhh Freya panggil nama ku Freya," desahnya tak tahan menahan rasa nikmat yang menyeluruh.
"Aahahhhsshh Iden,pelan sakit," balasnya membuat Aiden menatapnya lekat.
"Awwwhhh, apa jangan-jangan setelah aku melakukan ini dia akan sembuh," batinya merasa bahwa melakukan morena ini adalah obat yang paling manjur untuk saat ini.
Aiden bermain dengan otak licik yang tak henti memunculkan idea-idea baru untuk memancing kesembuhan istrinya ini, "aaaahhhssshhh," jerit Freya menandakan pelepasaanya. Aiden langsung cepat mengeluarkan kukubirdnya dan menggantikannya dengan mulut untuk menghis**ap habis seluruh cairan kental kenikmataan Freya.
Namun merasa tidak puas, dan dirinya yang juga belum mengeluarkan pelepasaanya, Aiden kembali melanjutkan permainanya, hingga akhirnya dia menyemburkan cairan itu ke dalam rahim Freya.
Bahkan Freya bisa merasakan semburan hangat itu memenuhi rahimnya, membuatnya tersenyum bahagia, akan tetapi bukan untuk Aiden yang tersenyum licik ke arah Freya.
"Ahhhssshh sudah," elak Freya, ketika merasa kukubird suaminya yang masih berada di dalam sana kini kembali hidup dan siap untuk memompanya lagi.
Aiden tertawa melihat penolakan Freya, "katanya mau Baby, maka kita harus melakukanya berulang-ulang," bujuk Aiden, yang langsung membalikan tubuh Freya menjadi sedikit menung**gin, posisi yang paling di sukai oleh semua pasangan di bumi ini.
__ADS_1
Aiden memasukan kukubirdnya secara pelan namun pasti, "aauuhhhhh,,aaahhh," desah mereka berdua, "aaenngghh sayang, meskipun kita sudah sering melakukan-nya, tapi kenapa ini masih sangat sempit,Aaahhhssssh, Freya panggil namaku sayang, desah namaku," pintanya dengan suara yang bergetar.
"Plaaakkkk,,plaaakkkk," Aiden menampar boking Freya hingga tanganya terjiplak di sana.
"Awwwhh,,Iden," jerit Freya kesal, namun entah mengapa dia malah merasa ini sangat nikmat.
Aiden hanya tersenyum tipis dan terus menyiksa Freya dalam permainan ini, "aaasshhh,,aaashhh, kamu pasti akan sembuh sayang setelah ini,,aassshhh itu pasti," desahnya terus menerus memompa Freya dengan sangat kasar.
"Aahhh yaah,.yaahh,,yahh," rintih Freya bercampur kenikmataan yang hakiki.
"Kamu ingin babykan sayang, kita akan mendapatkan baby setelah ini, kita akan mendapatkanya my honey, ahahhhsss," jerit Aiden yang sudah hampir sampai lagi.
"My Dear,My Dear," panggil Freya membuat Aiden tersenyum kaget, dan semakin mempercepat permainanya.
Freya yang sudah melakukan pelepasaan sebanyak tiga kali, kini terus merintih dan mendesah di bawah pompaan dari suaminya, hingga akhir permainan Aiden terus menyemprotkan Cairannya ke dalam rahim Freya, dan membuat Istrinya lelah, hingga tertidur tanpa membersihkanya terlebih dulu.
Cuuuppp, Aiden mengecup kening Freya dengan lembut, "terima kasih sayang, dan maaf jika permainanku terlalu kasar, heheh," bisiknya pelan pada Freya yang sebenarnya tidak tidur.
Dia hanya merasa pusing dengan melihat banyak bayangan di kepalanya.
Sedangkan Aiden kini terlihat kembali memakai pakaiannya dan berjalan melangkah keluar, membiarkan Freya beristirahat terlebih dahulu.
"Habis ngapain kamu? Sampai keringat gitu," tegur suara yang tiba-tiba ada di belakangnya.
Aiden memutar bola matanya malas mendengat suara wanita yang teramat cerewet menurunya, "habis morenalah," balasnya santai, membuat wanita itu hanya menggelengkan kepalanya pelan.
"Ehm, Aiden, aku ingin bicara denganmu dan ini penting," serunya menarik tangan Aiden menuju rooftop Mansion mereka.
"Ada apa?" tanya Aiden, merasa ada yang salah dengan semua ini.
__ADS_1
"Aku ingin membicarakan dan meminta pendapatmu tentang permintaan wepo, apa kamu tau itu?" tanyanya dengan raut wajah penuh kebimbangan.
Aiden terlihat sedang mengingat-ingat lagi apa yang perna di katakan oleh weponya itu.
"Ah yang tentang membeli rahim itu," sahutnya setelah mengingat semunya.
"Yes, correct,"
"Nie zen me kan? ( bagaimana menurutmu)?" tanyanya.
"Zhe yi que dou qu jue yu jia jia de yi yuan, ru guo luo jie he bie de nu ren, fa sheng guan. Jia Jia zhun bei hao le ma? ( Semua ini tergantung keinginan Jia Jia.Jika Roger menjalin hubungan dengan wanita lain, apakah Jia Jia siap?) " tanyanya balik.
"Hei ni bu ming bai wo zai shou shen me (kamu tidak mengerti apa yang saya bicarakan lah)" balasnya kesal.
"Hei, jelas aku paham lah, memangnya ada wanita yang mau menjual rahim atau menyewakan rahimnya seperti itu," balasnya kesal.
Plaaakkkk Airen menoyor kepala bodoh di di nya yang selalu berpikir tidak menggunakan otak cerdasnya.
To Be Continue.
Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *
Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
__ADS_1