[NIKAH SMA] Dipaksa Menikah Dengan CEO Muda

[NIKAH SMA] Dipaksa Menikah Dengan CEO Muda
Episode 37


__ADS_3

Happy Reading~


Mentari pagi menyambut hari berikutnya. Suasana rumah yang begitu hening membuat siapa saja nyaman berada di sana. Udara sejuk yang menembus rumah melalui ventilasi terasa begitu dingin di tubuh meskipun ter selimuti. Lusia mendengar suara alarm dan membuatnya terbangun dari tidur nyenyak nya. Ia beranjak dari ranjang dan bersiap siap menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa begitu lengket.


Drrttt.... Ponsel Lusia berdering ketika Lusia hendak mengambilnya. Ia pun segera mengangkat panggilan yang ternyata dari Joshlia.


"Halo, selamat pagi" Sapa Joshlia sekaligus membuka pembicaraan.


"Mmm... ada apa?" Tanya Lusia merasa heran karena Joshlia tiba tiba menghubunginya di hari sepagi ini.


"Jangan lupa untuk nanti malam, ya! Saya benar benar menanti kedatangan anda" Ucap Joshlia membuyarkan keheranan Lusia.


"Okey, tenang saja. Saya pasti akan datang. Tapi ngomong ngomong.... ngga cuman saya kan yang di undang ke acara pesta?" Tanya Lusia memastikan.


"Semuanya saya undang, kok"


Setelah perbincangan itu, Lusia pun mengakhiri panggilannya. Ia kembali bersiap siap dan langsung menuju halaman rumah untuk menunggu kedatangan Vien. Tidak menggunakan waktu lama, Vien pun tiba dengan mobil yang biasa ia bawa. Mereka berdua langsung bergegas menuju perusahaan dengan menggunakan waktu kurang lebih 30 menit dan akhirnya sampai.


*******


Waktu menunjukkan pukul 17.44. Lusia yang telah selesai dengan seluruh pekerjaannya pun langsung beranjak pergi meninggalkan kantor untuk segera pulang karena ia harus bersiap siap untuk acara pesta perusahaan YN Group. Lusia juga sempat mengundang beberapa karyawan yang bekerja di perusahaannya untuk hadir dalam acara pesta tersebut.


Setibanya di rumah, Lusia dibantu oleh perias yang ia sewa dari sebuah toko ambassador terkenal untuk merias dirinya. Selang beberapa waktu, Lusia akhirnya selesai dengan penampilannya yang kini tampak elegan. Dia juga tidak ingin menyia-nyiakan waktu dan segera mungkin untuk ke tempat acara pesta. Ia pergi ke acara pesta dengan didampingi oleh Vien dan bukan sang suami. Sebenarnya Lusia begitu berharap jika Bill juga akan datang ke acara pesta bersamanya, namun itu adalah hal yang mustahil.


"Kita sudah sampai, Nyonya" Celetuk Vien ketika mereka telah tiba di tempat tujuan. Tempat yang digunakan dalam acara pesta adalah perusahaan YN Group yang telah didesain seindah mungkin dalam acara pesta pertama perusahaan.

__ADS_1


Vien lalu membukakan pintu mobil dan disusul oleh Lusia yang kemudian keluar dari mobil. Mereka berdua masuk kedalam perusahaan bersama sama. Terlihat sudah ada beberapa orang yang hadir termasuk karyawan yang sempat Lusia undang. Ia duduk berdampingan di sebuah kursi kosong bersama Vien.


"Kayanya Nn. Joshlia belum keliatan ya" Seloroh Lusia sembari menatap ke segala arah mencari keberadaan Joshlia.


"Sepertinya begitu Nyonya"


Drrttt.... Sebuah telepon tiba tiba berdering, Lusia mencoba mengecek ponselnya dan ternyata itu bukan suara dering ponsel miliknya melainkan milik Vien. Vien yang mengetahui ada seseorang yang tengah menghubungi nya pun segera mengangkat panggilan tersebut yang ternyata dari sang Tuan.


"Halo, Tuan?" Ucap Vien sekaligus membuka pembicaraan.


"Kamu dimana?" Tanya Bill tanpa basa basi.


"Saya sedang mendampingi Nyonya di acara pesta perusahaan YN Group,"


"Ada urusan penting di perusahaan aku, kamu cepet dateng!" Perintah Bill yang akhirnya membuat Vien terpaksa untuk pergi meninggalkan Lusia seorang diri.


"Bill telfon?" Tanya Lusia memastikan. Vien hanya mengangguk sebagai tanda jawaban.


"Dia bilang apa?" Imbuhnya bertanya.


"Ada urusan penting di perusahaan Tuan Bill, saya diperintahkan untuk segera datang ke perusahaan Tuan,"


"Hmmm, ya udah ngga papa. Saya ngga masalah kalo di sini sendirian"


"Serius, Nyonya?" Vien yang merasa tidak enak pun ingin memastikannya dan Lusia mengangguk sembari menunjukkan senyuman manis di bibirnya. Setelah itu Vien pun meninggalkan kunci mobil dan memberikannya pada Lusia. Ia akan pergi ke perusahaan Bill dengan menggunakan taxi.

__ADS_1


Selang beberapa waktu, orang yang tengah Lusia nantikan dari tadi pun akhirnya tampak dari kejauhan. Namun ada sesuatu yang tidak beres dengan hal ini karena sosok Joshlia sedang berjalan berdampingan bersama dengan Nara, anak yang telah membully nya habis habisan saat itu. Sosok Nara tidak pernah pudar dari ingatannya setelah apa yang ia lakukan terhadap Lusia.


Lusia yang melihat Joshlia tengah berdampingan dengan Nara pun segera bangkit dari kursi dan segera mencari alasan untuk pergi. Ia akhirnya menemukan sebuah ide dengan melibatkan seseorang.


"Yona, sini" Sahut Lusia dengan mengangkat sebelah tangannya ke atas. Selaku wanita bernama Yona pun menghampiri Lusia yang tengah memanggil namanya. Yona adalah salah seorang karyawan di perusahaannya.


"Iya Bu, ada apa?" Tanya Yona setelah berada dihadapan Lusia.


"Kalo Nn. Joshlia nyariin saya, kamu tolong kasih tau dia kalo saya ada urusan mendadak. Jadi saya ngga bisa ikut acara pesta, oke?" Pinta Lusia . Yona yang merasa curiga dengan gerak gerik Lusia yang tampak tergesa gesa terpaksa menuruti apa kata sang bos.


Tak lama setelahnya, Joshlia memang benar mencari keberadaan Lusia yang sedari tadi tidak ia lihat. Ia mencoba menanyakan keberadaan Lusia pada beberapa orang yang hadir di sana, namun tidak ada yang mengetahuinya. Yona yang mengetahui Joshlia tengah mencari Lusia pun menghampirinya.


"Bu Lusia tadi menitipkan pesan pada saya kalo dia ada urusan mendadak, jadi dia harus pergi" Ucap Yona sesuai dengan permintaan Lusia.


"Aiya.... ngga masalah" Balasnya dengan menunjukkan senyuman mengembang diwajahnya.


"Lusia? Lusia siapa?" Batin Nara bertanya tanya dalam benaknya.


Ditempat lain, Lusia yang merasa syok setelah melihat sosok Nara pun tanpa sadar mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia beberapa kali menerobos lampu merah dan akhirnya tanpa disengaja menabrak sebuah mobil yang hendak belok.


Brak!!!!!! Kecelakaan besar itu membuat mobil yang dikendarai oleh Lusia mengalami sebuah kerusakan parah. Tapi bukan hanya mobil miliknya, mobil yang sempat bertabrakan dengan mobil milik Lusia juga mengalami kerusakan bahkan lebih parah. Saat kejadian itu, orang yang benar benar menyaksikan kecelakaan pun langsung menghubungi pihak rumah sakit. Karena lalu lintas di jalanan malam itu cukup padat membuat banyak orang yang menyaksikan kecelakaan tersebut.


Setelah cukup lama menunggu kedatangan pihak rumah sakit, mobil ambulans pun tiba di TKP. Mobil ambulans itu mengangkut Lusia serta korban dari kecelakaan bersama Lusia. Tetapi mereka juga belum sempat menghubungi pihak keluarga dikarenakan harus secepatnya di bawa ke rumah sakit.


Setibanya di rumah sakit, Lusia langsung dibawa ke ruang khusus dan korban lainnya di bawa ke ruang IGD karena keadannya yang begitu buruk. Setelah diperiksa oleh dokter, ternyata Lusia baik baik saja dan hanya pingsan sejenak setelah mengalami kecelakaan. Dokter pun secepatnya menghubungi pihak keluarga dari Lusia setelah menangani Lusia yang ternyata baik baik saja.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2