2 RASA YANG TERSISA

2 RASA YANG TERSISA
BAB 69 MENGURUS BAYI PERTAMA KALI


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB. Waktunya mandi, bayi laki-laki yang sejak tadi pagi terus saja lelap. Bangun hanya untuk meng-Asi saja.


Rei menyiapkan air hangat untuk anaknya sedangkan Qai menyiapkan baju ganti untuk bayinya.


"Airnya sudah siap yang." Ucap Rey memberi tahu.


"Siap kak." Qai yang sejak tadi sudah membuka seluruh pakaian bayinya, ia langsung membuka selimut bayi yang menutupi tubuh mungil bayinya lalu menggendong bayinya menuju kamar mandi.


Awalnya Bu Yani dan Bu Wirda menawarkan jasa untuk memandikan cucu mereka. Namun jasa yang mereka tawarkan tidak di terima Qai karena Qai ingin mulai belajar memandikan anaknya sendiri.


Bu Yani dan Bu Wirda tentu sangat mengerti dengan hal itu.


Qai langsung duduk di kursi yang sudah di siapkan Rei. Didepannya Qai, ada bak bayi berisi air hangat yang disiapkan Rey tadi.


Bayi yang sudah mulai merengek siap menangis itu langsung Qai pangku. Pertama, Qai membersihkan wajah bayinya, lalu membasahi rambut bayinya.


"Sampo kak." Pinta Qai sambil menadahkan tangan meminta tolong. Aslinya Qai bisa sendiri. Karena Rey ada di sana jadi harus di manfaatkan sebaik mungkin.


Dengan sigap Rey menuang sampo di telapak tangan Qai. Setelah itu, Qai langsung mengusap rambut bayinya yang nampak hitam lebat.


Setelah itu, Qai langsung memasukkan bayinya ke dalam bak mandi. Bukanya menangis, bayi mereka kini nampak menggerakkan kaki dan tangannya seolah kesenangan.

__ADS_1


Karena tidak ingin bayinya kedinginan, Meski masih kaku dengan tangan yang sedikit bergetar, Qai tetap yakin melakukan semuanya.


Dengan cepat Qai membilas kepala bayinya lalu menyabuni seluruh tubuh bayinya. Setelah selesai di bersihkan, Rey langsung mengambil air hangat yang sengaja ia sisihkan untuk membilas tubuh bayinya setelah dari bak bayi.


Rey langsung membantu Qai membelikan handuk pada tubuh bayi mereka yang kini menangis.


Owek... owek...


Suara bayi mereka seketika memenuhi ruangan kamar mandi mereka.


"Ternyata seru juga yang, ngurus bayi." Ucap Rey sambil mengikuti langkah kaki Qai keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ranjang. Dimana perlak dan pakaian ganti bayi mereka sudah terpasang rapih.


"Seru sih seru kak, tapi aku deg degan tahu nggak." Ucap Qai sambil meletakkan bayi mereka. "Sumpah tangan ku gemetaran ini kak." Tutur Qai sambil menyodorkan tangan pada Rey.


"Gimana kalau kakak yang gantiin bajunya." Sengaja banget Qai mengerjai Rey sambil mengeringkan tubuh bayinya yang masih nampak basah.


"Aku panggilkan ibu saja yang."


"Nggak perlu kak. Aku bisa kok." Seketika langkah Rey yang akan keluar kamar terhenti.


"Kamu yakin yang?"

__ADS_1


"Yakin lah kak."


Dengan hati-hati Qai mulai memakaikan baju bayinya. Dengan melihat aplikasi berwarna merah, Qai sangat menyerap dengan baik bagaimana cara mengurus bayi bagi seorang wanita yang baru pertama kali menjadi seorang ibu.


Setelah selesai menggunakan baju pada bayinya, Qai kini di buat Gagu dengan cara membedong bayinya agar tubuh bayi terasa hangat.


"Kak. Tolong panggilkan ibu, buat bedongin anak kita."


"Ibu yang mana?"


"Ya ibu kita lah kak."


Masih sempatnya mereka berdua berdebat tentang hal yang jelas akan panjang jika diteruskan.


"Ibu kita ada dua yang."


"Ibu yang kakak temukan pertama kali setelah keluar dari kamar ini kak." Gemes juga Qai sama suaminya kan.


Bersambung...


Maaf ya ReQa baru bisa menyapa๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan ๐Ÿฅฐ kasih like dan komennya ๐Ÿ’‹ tab favorit juga ya โค๏ธ


__ADS_2