2 RASA YANG TERSISA

2 RASA YANG TERSISA
BAB 74 ASI DAN SUSU FORMULA


__ADS_3

Karena Ren sedang tidur, Qai dengan cepat membersihkan seluruh rumah kecuali kamar. Karena di kamar ada Ren, jadi Qai membersihkan kamar terakhir jika nanti Ren sudah bangun.


Setelah menyapu Qai langsung mengepel seluruh ruang. Setiap beberapa menit sekali, Qai mengintip Ren yang tengah lelap. Karena Ren sudah bisa menengkurapkan badannya dan kembali terlentang. Jadi Qai harus ekstra waspada. Takut hal yang tidak di inginkan terjadi.


Setelah selesai, Qai langsung menuju dapur. Ia memasak menu yang cepat untuk ia masak. Sayuran bahkan sudah Qai bersihkan saat Ren tidur pagi tadi. Jadi siang ini Qai tinggal mengolahnya.


"Capeknya..." Ucap Qai. Kata itu bukan sebuah keluhan. Melainkan ungkapan rasa yang saat ini ia rasakan.


Setelah selesai pekerjaan di dapur, Qai langsung membersihkan diri. Lalu segera melakukan kewajibannya pada sang pencipta.


Qai mendekati ranjang. Menatap wajah polos Ren yang nampak lelap. Seperti ini kah menjadi seorang ibu, menjadi orang tua bagi anaknya. Bahkan melihat wajah polos Ren saja bisa meleburkan rasa lelah setelah semua aktivitas yang baru saja usai.


Qai mendaratkan ciuman di wajah Ren. Ia langsung merebahkan tubuhnya ingin ikut istirahat sejenak. Tapi, baru saja Qai akan mulai lelap dengan mata yang sudah mulai meredup.


"Owek... owek..." Ren terbangun dengan tangisannya.


Seketika Qai kembali terjaga. "Ya Allah naaakkkk... baru juga ibu mau tidur. Sudah ngajak bangun ya." Ucap Qai sambil memindahkan bantal guling. Ia mendekatkan diri pada Ren untuk memberikan ASI.


.


.


.

__ADS_1


Waktu sudah sore. Setelah Qai memandikan Ren dan ia juga membersihkan diri. Qai mengajak Ren keluar. Ikut bergabung bersama ibu-ibu lainnya yang sudah nampak berkumpul di depan warung bu Tri.


"Tuh dedek Ren sudah datang." Ucap bu Ida saat melihat Qai semakin dekat.


"Bu..." Sapa Qai ramah pada semua orang yang ada disana.


"Ya Allah mbak Qai, Ren semakin gembul saja." Ucap bu Romlah setelah mendekati Qai yang tetap berdiri.


"Alhamdulillah bu."


"Ini Ren beneran hanya asi saja mbak Qai?" Tanya Bu Susi.


"Iya bu."


"Alhamdulillah kuat bu. Yang penting tetap makan makanan yang sehat yang bagus buat ibu menyusui."


"Padahal kebanyakan yang punya bayi laki-laki itu biasanya bantu pake susu formula loh mbak. Bayi laki-laki kan tenaga kuat kalau nyedot su*su." Ucap bu Romlah.


"Ya setiap ibu kan beda-beda bu. Ada yang memang kuat full asi ada yang enggak juga." Tutur Qai.


"Walah mbak Qai. Saya dulu waktu nyusuin Tomi Full pake susu formula mbak gara-gara ASI-nya seret eh lama-lama malah nggak mau keluar. Padahal saya dulu sudah makan banyak sayuran asi booster. Tapi ya mau gimana lagi kalau ASI-nya tetap nggak mau keluar." Cerita bu Susi.


"Wah pak Topik rekoso dong ya bu." ucap bu Tri.

__ADS_1


"Banget bu. Makanya harus bersyukur kalau kita bisa kasih full asi buat anak kita." Ucap bu Susi.


"Iya Bu bener itu. Selain Hemat di kantor, Asi juga lebih baik untuk pertumbuhan anak-anak kita." Tambah bu Ida


"Tapi bukan berarti susu formula nggak baik kan Bu?" Tanya Qai takut kalau-kalau bu Susi tersinggung.


"Semuanya baik, selama itu yang bisa kita berikan ke anak kita. Toh ibu yang memberikan anaknya susu formula bukan berarti dia nggak mau mengASI. Seperti bu Susi contohnya." Ucap bu Tri.


"Iya bener itu. Atau bisa juga ibunya nggak kuat full asi jadi di bantu susu formula. Atau bisa juga karena di tinggal kerja." Tambah bu Romlah.


Sampai hampir jam setengah enam ibu-ibu mengobrol. Banyak menceritakan perihal perkembangan anak ibu-ibu yang lebih senior. Sedangkan Qai lebih banyak menyimak.


"Bu saya pulang duluan." Pamit Qai setelah melihat motor Rey sampai didepan rumah.


"Duh sudah kangen sama Ayahnya ya Ren?" Goda Bu Tri.


"Ren atau ibunya ya yang kangen ayahnya. "Goda bu Ida tak mau kalah.


"Ibu-ibu ini ada-ada saja." Ucap Qai dengan wajah yang sudah mulai memerah.


Bersambung...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️

__ADS_1


__ADS_2