
Akan lebih enak kalau baca ulang bab 77🤩😍
"Suara mu benar-benar indah sayang." Bisik Rey sambil menarik tangannya dari bawah sana.
Wajah Qai memerah saat tangan Rey memainkan dengan jarinya, cairan tanda puncak Qai.
"Kita lanjut sekarang." Ucap Rey setelah mengusap tangannya pada gaun dinas Qai.
Rey bergegas mengangkat tubuh Qai menuju kamar sebelah. Meninggalkan ruang televisi. Acara bola yang kini di abaikan Rey. Karena Qai lebih menarik ketimbang yang lainnya.
Rey merebahkan pelan Tubuh Qai diatasi kasur. "Sepertinya kita harus pasang AC dikamar ini yang." Ucap Rey sambil menghidupkan kipas.
"Untuk apa kak? toh kamar ini belum ada yang menempati. Ren juga masih tidur dengan kita."
Qai tentu berpikir realistis. Buat apa membeli barang mahal untuk kamar yang belum di tempati. Tentu akan mubazir.
"Karena kita akan lebih sering kesini setelah Ren tertidur. Seperti malam ini." Tutur Rey sambil merangkak naik keatas kasur setelah melepas seluruh pakaiannya.
__ADS_1
Rey merayap naik keatas tubuh Qai hingga wajah mereka bertatapan.
"Hei, kenapa wajah istri ku semakin cantik saat bersemu seperti sekarang ini." Rey jelas melihat wajah Qai yang sudah merah.
"Kakak selalu saja bikin aku malu."
Yang sudah tidak bisa menahan diri, tentu saja ia langsung menempelkan lagi bi*bir mereka. Saling menyesap secara pelan dan lembut. Lama kelamaan ciuman mereka semakin menuntut dan semakin dalam.
Jiwa Rey yang terasa menggebu dengan momen yang baru mulai mereka ukir kembali semenjak Qai melahirkan anak mereka. Tentu membuat Rey seolah lepas kendali terbawa arus raga yang semakin memanas saat tangan Qai membersihkan sentuhan pada tubuhnya yang sudah lebih duluan tak berbenang.
Qai sampai di buat terkejut saat Gaun malam yang ia kenakan di robek Rey dengan kekuatan yang membara jiwa.
Qai langsung meninggikan wajahnya memberi jalan untuk suaminya, saat Rey ingin membuat jejak di lehernya yang mulus karna lama tak pernah di lukis Rey lagi.
De*sah nafas Qai semakin menjadi saat Rey sudah mengakses da*danya yang nampak berisi. Lidah Rey memberikan sentuhan secara bergantian sehingga membuat darah Qai terasa berdesir kuat. Qai menyusupkan tangannya pada rambut Rey kemudian merem*asnya tanda betapa nikmatnya sentuhan yang Rey berikan.
"Kakak ..."
__ADS_1
Qai semakin merintih kuat dan menekan kepala Rey, karena kini hisa*pan kuat mulut Rey membuatnya terasa semakin menginginkan hal yang lebih dari ini.
Belum lagi gigitan yang di berikan Rey semakin membuat suara Qai sulit untuk di kendalikan lagi.
Rey melakukan hal itu secara bergantian, dan tangannya menggenggam kuat sampai mengeluarkan percikan cairan yang begitu berharga bagi Ren. Beberapa kali Rey menekan da*da Qai untuk mengeluarkan cairan berharga itu lalu mengoleskan rata Kebagian pucuknya untuk Rey nikmati rasanya.
Tubuh Qai semakin menegang kuat saat kecupan Rey semakin turun menjelajahi perutnya.
"Ahhhh ..." De*sah nafas Qai saat Rey mengecup inti tubuhnya hingga kedua kaki Qai bergetar, jari jemari kaki Qai meremas kuat seprai.
Rey langsung membawa Qai ke menu utama. Karena baru kali ini Rey memasuki Qai lagi, tentu saja membuat Rey harus kembali berusaha untuk menjebol Qai.
Bersambung...
Hay Hay pencinta pasangan ReQa, bagaimana kabar kalian semua😊 maaf ya pasangan penuh peluh ini baru menyapa sekarang 🙏 dan mulai hari ini aku akan berusaha update setiap hari untuk menyelesaikan novel ini secepatnya 😀 semoga otak aku yang hobbynya tersesat ini tidak terjadi blank lagi 🤣 selamat membaca kembali 💋
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️
__ADS_1