7+1 Child

7+1 Child
Perasaan yang tersembunyi


__ADS_3

“Iya aku menyukai mu ka”


Riana tak lama menjawab pertanyaan jimy. Sedangkan jimy yang masih tak percaya sangat terkejut mendengar ucapan riana. “Kata kan sekali lagi!” ucap jimy dengan keras dia pun langsung mencium bibir riana yang masih beraroma kan whiskey. riana juga membalas ciuman jimy, setelah itu jimy melepaskan ciuman nya dan kembali melajukan mobil nya.


“Jika besok saat bangun kamu tak mengingat ini biar aku saja yang mengingat nya. Walaupun sebenar nya aku memang menyukai mu” ucap jimy dengan lembut. Karna riana yang mabuk dia pun tak menghiraukan apa yang di katakan jimy. Setelah itu dia telah sampai di rumah milik riana, kaka nya sedari tadi menunggu riana tak kunjung balik, dia sangat menghawatirkan nya. Dia pun langsung berdiri saat ada mobil yang berhenti di depan toko nya. “Apakah itu riana” ucap nya dalam hati.


Tak lama seorang pemuda terlihat keluar dari dalam mobil sambil menggendong seorang wanita di depan nya. Kirana yang tak lain kaka nya riana itu langsung membuka kan pintu toko nya karna terlihat pria itu menuju ke dalam tokoh nya. Kirana nampak terkejut melihat adik nya di bopong oleh seorang lelaki. Lalu jimy mengatakan sesuatu kepada wanita di depan nya. “Di mana bisa aku meletakan nya” ucap jimy memandang wanita yang sedikit lebih tua di depan nya.

__ADS_1


“Ikut lah tolong letakan dia di kamar nya aku tak bisa menggendong nya. Dirumah ini tak ada satu pun lelaki yang bisa kami andalkan” jawab wanita itu sambil menuntun jimy ke kamar riana yang berada di lantai dua. Setelah sampai jimy meletakan riana di kasur nya, seketika dia memperhatikan kamar riana yang sederhana tapi sangat tertata rapih. Kaka nya terlihat menyelimuti adik nya, dia menciumi bau alkohol yang menyengat dari tubuh adik nya. Dia pun menyuruh jimy untuk keluar, kaka nya pun menyuruh jimy untuk duduk terlebih dahulu sambil membuat kan segelas air untuk nya.


“minumlah terlebih dulu, aku kirana kaka nya riana” ucap nya sambil meletakan segelas air di meja yang di duduki jimy dia pun juga duduk di bangku yang berada di depan jimy. “Saya jimy kakak kelas nya riana, sebelum nya saya ingin meminta maaf dengan ulah yang di buat oleh adik saya” ucap nya dengan sedikit tergugup karna dia takut jika wanita di depan nya besok akan memarahi riana. “Adik saya diam diam mengambil sebotol whiskey dari tempat penyimpanan minuman di rumah kami, lalau dia mengajak riana untuk meminum bersama nya. Kami pun juga terkejut saat mengetahui hal ini, untuk itu keluarga kami minta maaf yang sebesar besar nya karna pasti ini pertama kali nya mereka meminum itu, tapi saya pastikan jika riana aman karna mereka meminum nya di dalam kamar adik saya” ucap jimy sambil membungkukan setengah badan nya untuk meminta maaf kepada kaka riana.


Kaka riana hanya melotot mendengar whiskey, bahkan ia belum pernah meminum whiskey tapi adik nya dengan sangat gampang meminum itu. Kaka riana hanya tertawa kecil melihat jimy di depan nya. “Sudah jangan merasa bersalah seperti itu, adik saya juga salah aku tidak apa apa dan tidak akan memarahi nya, bagai manapun biar mereka melakukan itu sejujur nya aku sangat senang akhir nya riana bisa bertingkah layak nya remaja pada umum nya, asal dia tidak dilecehkan oleh orang lain aku sudah lega mendengarnya” ucap kirana sambil tersenyum kepada jimy. Memang riana dari kecil jarang bermain bersama teman nya dia lebih sering menghabiskan waktu nya di toko dan di dalam kamar nya. Sampai kaka nya takut jika riana mengalami gangguan mental. Karna itu kirana yang mendengar penjelasan dari jimy dia senang akhir nya riana bisa menikmati masa muda nya. Akhir nya karna sudah sangat larut pun jimy berpamitan dengan kirana dia juga masih meminta maaf atas kesalahan yang di buat oleh lala. Jimy pun keluar dari toko tersebut dan bergegas mengendarai mobilnya. Kirana pun juga sangat lega melihat riana yang sudah pulang dia bisa dengn tenang menutup toko nya.


Saat sedang tidur lala terbangun, dia yang masih sedikit merasa mabuk pun turun dari ranjang nya dan keluar dia mendapati pintu kamar jo yang tidak tertutup rapat. Dia pun masuk kedalam, waktu menujukan pukul 00.00 wib jo yang belum tertidur menoleh ke arah suara pintu yang terbuka. Dia melihat lala yang sedang berjalan terhuyung huyung menuju arah nya. Namun kaki lala tersandung dengan karpet membuat jo dengan sigap menangkap lala.

__ADS_1


“Kau, mengapa menangkap wanita itu seperti ini” ucap lala, jo yang mendengar hanya diam saja dan menaruh lala di kasur nya. “Mengapa belum tidur, apa masih terasa mabuk” ucap jo sambil memegangi wajah lala. tiba tiba saja lala memeluk jo dan sedikit menangis


“Mengapa kau menangkap nya seperti itu, apa kau suka karna gadis itu memberi mu hadiah” ucap lala yang masih meracau tidak jelas, jo yang mendengar itu pun tahu pasti dia melihat saat diri nya di beri hadiah. memang jo mengambil hadiah itu tapi saat ingin mengembalikan nya perempuan itu terjatuh jo pun memang memegangi nya tapi setelah itu jo memberikan kembali hadiah yang di beri wanita itu jo langsung pergi tanpa memandang wanita itu.


Hemm, apa ini apa dia cemburu pada ku.. gumam nya dalam hati, dia sedikit tersenyum mendengar perkataan lala. Tanpa dia menjawab nya karna percuma saja saat ini lala sedang mabuk. Jo pun menidurkan nya dan menyelimuti nya agar lala bisa tidur. Dia pun beranjak dari kasur nya dia keluar untuk menuju kamar lala. Dia sengaja meninggalkan kamar nya agar lala bisa beristirah, tentu nya juga karna jo takut melakukan hal yang tidak tidak pada nya apalagi dengan lala yang terlihat mabuk membuat nya selalu tak tahan ingin mencium nya.


Jo yang sudah berada di dalam kamar lala melihat ke sekeliling ruangan di depan nya. Mata nya tertuju pada buku harian milik lala dia mengambil buku itu lalu menyandarkan badan nya di heardboard kasur. Dia membuka buku itu dan perlahan membaca nya, semua buku itu bertuliskan tentang jo. Satu satu dia membaca apa yang tertulis di buku itu. Dan dia mengingat semua kejadian yang di tulis lala. Dia tersenyum sambil membaca nya, hingga dia berhenti di tulisan terakhir. Yang di mana tertulis jika lala sangat dengan lantang menulis kan kata jika dia cemburu bahkan sangat cemburu dengan gadis itu.

__ADS_1


Jo yang tadi nya tersenyum jantung nya hanya berdegup kencang. Dia baru sadar selama ini ternyata lala juga diam diam menyukai nya. Dia pun bergerak ke kanan kiri dia sangat senang dengan apa yang baru saja di ketahui nya. Dia tertidur di kasur milik lala sambil memeluk buku itu. Dia sangat berterimakasih pada buku itu karna berkat nya dia jadi mengetahui perasaan lala selama ini. Jimy yang juga belum tidur merasa gelisah memikirkan perkataan riana dia terus mengingat nya, bahkan dia mencium bibir riana. Membuat nya senang ke girangan, tapi disisi lain dia juga memikirkan apakah riana mengingat itu. Tapi sekarang yang terpenting jimy juga mengetahui perasaan riana. Karna dia berfikir tidak mungkin riana berbohong Karna dia sedang mabuk pasti itu kata yang sudah lama di pendam nya.


__ADS_2