
*Semalam di basecamp adrian
Di salah satu ruangan jun tengah berbicara pada zoya, kedua nya seperti sedang membahas sesuatu yang sangat serius.
“Tanda tangani ini sekarang kau sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi, ini keputusan terakhir untuk mu. Kau bisa memilih percaya dengan ku atau pria tua itu” ucap jun
“Apa untung nya buat ku? Apa kah setelah ini aku akan bisa terbebas dari pria tua itu?” sahut nya.
“Tenang saja aku akan menjamin nya, setelah ini hidup mu akan bahagia. Jangan lupa aku sudah menyembunyikan ibu mu di dalam rumah sakit ku. Tolong jangan ingkari kata kata mu” balas jun
Zoya hanya mengangguk dan menandatangani nya, setelah itu jun memberikan segelas wine untuk menyambut kerja sama mereka. Jun hanya tersenyum saat zoya menenggak habis minuman nya.
__ADS_1
“Apapun yang terjadi percayalah padaku! Ini demi keselamatan dan kebebasan mu. Pasti setelah nya kau akan mendapat kan semua keinginan mu” ucap jun. “Sekali pun harus menikah dengan nya” lanjut jun dalam hati.
Kejadian yang terjadi antara zoya dan adrian sudah di rencanakan terlebih dahulu oleh jun. Denan di bantu oleh anak buah yang lain nya, semua tampak mengkuti perintah jun. Anak buah nya pun ikut senang saat tahu jika setelah ini bos nya akan mengadakan acara pernikahan.
Jun melakukan nya dengan sengaja, karena saat ini mereka harus membuat rencana mereka menjadi nyata. Dia pasti tahu musuh nya Hengki pasti tidak akan melepaskan zoya begitu saja. Antara hidup atau m*ti nya gadis itu ada di tangan hengki. Makanya jun nekat melakukan nya, dia tahu jika teman nya pasti akan bertanggung jawab dan menikahi gadis itu setelah menikmati badan nya. Walaupun dia seorang ketua gengster adrian bukan lah pria b*jingan seperti yang lain nya di luar sana. Dan setelah nya adrian pasti m*ti m*tian akan melindungi zoya dari hengki. Karena pasti jika rencana nya berhasil sudah pasti adrian tidak akan ada yang membiarkan siapapun untuk menyentuh wanita nya.
Sebelum nya jun juga telah sepakat memainkan nya bersama kevin. Karena kevin yang sudah kecewa dengan hengki, dia memberi tahu semua rahasia yang telah mereka simpan. Dari pembunuhan berencana yang di lakukan hengki terhadap orang tua nya dan ibu lala. Lalu dengan perjanjian tertulis di atas materai, Sampai waktu kemarin ia baru saja di perintahkan untuk menyewa pemb*nuh bayaran untuk membunuh jun.
...****************...
Pagi nya lala dan jo sudah berada di sekolah nya, seperti biasa lala bersama riana. Mereka hanya berdua tidak terlihat bram disana, karena keluarga lala yang masih juga belum mengijinkan nya untuk bertemu. Bram memutuskan untuk membuat jarak saat ini dengan lala. Dia hanya bisa melihat lala dari kejauhan, dalam hati ia ingin sekali berada di dekat nya.
__ADS_1
Sementara jun lagi lagi pergi di pagi buta dengan mobil nya ia berkeliling jalan entah apa yang ingin di lakukan nya. “Ya, aku sudah siap” gumam nya di dalam mobil sambil memakai kaca mata hitam nya. Adrian dan yang lain nya juga nampak bersiap siap begitupun dengan zoya. Walaupun semalam telah di gempur habis oleh adrian, dia harus menjalani ke sepakatan yang telah ia buat bersama jun.
Sekarang mereka akan melakukan peperangan dengan hengki, adrian menyuruh anak buah nya agar menjaga jun dengan baik, Karena mungkin saja yang akan di hadapi nya adalah pembunuh bayaran yang cukup hebat, mengingat hengki yang cukup kaya untuk menyewa nya. Semua tengah bersiap siap, adrian juga tak lupa menyuruh anak buah nya untuk menjaga zoya, walaupun dia belum memberitahu anak buah nya setelah ini selesai akan menikahi gadis itu. Tapi mereka sudah mengetahuinya, semua hanya berlaga pura pura tidak tahu dan sedikit berakting.
Kevin juga sudah bersiap siap untuk mendatangi hengki, dia juga tak lupa memasang keamanan ketat di area rumah nya. Ia juga menyuruh bodyguard untuk menjaga bram anak satu satu nya yang ia miliki. Dia takut jika hengki akan berbuat sesuatu kepada keluarga nya karena telah menolak ajakan nya. Cukup diri nya saja yang menerima kemarahan hengki, karena dirinya telah di jadikan kambing hitam oleh nya.
Di suatu ruangan seorang pria bertubuh tinggi, badan nya cukup bugar, otot otot di tangan nya bisa terlihat. Pria itu memakai perlengkapan nya, dari rompi anti peluru hingga masker muka. Dan dia terlihat memainkan pistol di tangan nya
“Bagaimana apa kau siap melakukan nya” tanya adrian kepada jun lewat walkie tokie yang telah terhubung dengan nya. “Ya, aku sudah siap” sahut jun. “Baiklah, Dari yang di beritahu kevin mungkin malam nanti ia akan bergerak” ucap adrian. “Ya, aku tahu” sahut jun, “Hari ini kau terdengar cukup bersemangat, apa telah menghabiskan malam dengan nya” pekik jun sambil tertawa. Saat mendengar jun adrian mengingat jika semalam telah melakukan nya bersama zoya, dia juga sedikit mengingat jika gadis itu terkena efek obat perangsang yang cukup kuat. “Yaa! Apa itu kau yang memberinya” teriak adrian, “Oh dada aku akan mematikan nya. Bye....” sahut jun, setelah mematikan nya dia sedikit tertawa tawa. Karena bisa di dengar dari perkataan adria, pasti kedua nya tengah menghabis kan malam bersama.
Malam ini akan tiba hari pembalasan dendam untuk hengki, jun sudah membulat kan tekat nya. Dia ingin menunjukan pada semua jika diri nya benar kejadian tiga belas tahun lalu adalah pemb*nuhan bukan kecelakaan. Dia tak sabar untuk menantikan nya, seperti yang di katakan kevin jun juga sudah memeperketat keamanan di kediaman rumah nya. Untuk berjaga jaga dan menghindari hal yang tidak di ingin kan, karena di sana ada ketujuh adik nya yang sangat berharga juga ada nenek yang saat ini ia hormati dan cintai. Jun tak mau terjadi apa apa pada semua orang tersayang nya.
__ADS_1