7+1 Child

7+1 Child
Malam yang Indah


__ADS_3

*Di kediaman adrian


Semua tampak sedang menikmati makan malam nya sambil berminum kecil di sana. Tak lama emon baru saja bergabung bersama mereka pria bertubuh gemulai itu hanya memakai piyama nya, adrian yang melihat nya langsung memicingkan mata nya. “Apa kau sungguh tertidur bersama nya?” tanya nya. Emon sedikit menoleh ke arah adrian “Ya iyalah bos, masa aku tidur ayam” ucap nya dengan nada sedikit bindeng.


“Brukkkk…”


“Apa kau g*la? Kau sudah meniduri wanita itu, apa kau tidak waras?” bentak nya dengan kesal. Emon sontak terkejut, ia memerhatikan adrian yang terlihat sangat marah “Ihhh bos, jangan teriak teriak begitu. Kenapa sangat marah? Aku tidur bersama nya bukan berarti meniduri nya, aku tidur dilantai menggunakan kasur angin sedangkan wanita itu di atas kasur” jelas emon. Saat mendengar nya, adrian menarik nafas nya dia sedikit merasa lega jika emon masih tahu batasan. Sementara jun yang melihat adrian dia tertawa geli, dengan perdebatan antara anak buah dan bos nya itu.

__ADS_1


“Sudah ku bilang percayakan saja dengan emon, kenapa kau sangat memikir kan nya” ucap jun kepada adrian. “Ahhh, sudah lah aku ingin mandi” gerutu adrian, “Ya, sebaik nya aku juga harus segera pulang. Besok kita akan memainkan drama dengan bagus” ucap jun lalu pergi meninggalkan adrian yang masih duduk di kursi meja makan nya, anak buah nya memberi hormat kepada jun yang sudah berjalan sedikit jauh.


Saat adrian sedang berendam di bathub nya, dia memejamkan mata nya. Namun tiba tiba saja terdengar langkah kaki yang mendekat ke arah nya, tapi dia tak begitu memerdulikan. Karena pasti biasa nya itu adalah salah satu anak buah nya, dan tak lama sudah terlihat sosok bayang yang menghampiri nya. Seorang gadis yang hanya memakai piyama untuk menutupi tubuh nya, membuka nya tepat di hadapan adrian dengan mata yang tertutup dan wajah mengantuk.


Adrian hanya terpaku melihat satu satu nya gadis di sana hanyalah zoya, dia menelan saliva nya saat gadis itu membuka sempurna benda yang menutupi tubuh nya sampai semua bisa di lihat oleh adrian. Kemudian tanpa membuka mata nya ia memasuki bathub yang di dalam nya sudah ada adrian. Karena luas bathub yanh sangat besar ia tak menyadari jika ada orang di dalam nya, zoya lalu tertidur pulas di dalam bathub. Sementara adrian tersenyum saat melihat gadis di depan nya sedang tertidur pulas dengan posisi menyandar di dinding batub. Setengah badan nya terendam air, hanya dari pundak saja hingga kepala nya yang masih kering tidak terkena air.


Adrian mengambil handphone yang berada di meja dekat bathub nya, ia segera menyuruh anak buah nya jangan ada yang memasuki kamar mandi utama. Dia tak mau jika ada lelaki lain yang melihat tubuh polos wanita di depan nya. “Akhhh… Panas sekali” pekik nya, suara itu sukses membuat adrian merasakan sesuatu yang berdiri tegak di bawah sana. “Panas, panas sekali…” ucap nya tak henti mengoceh sambil menggeliatkan tubuh nya. Adrian memerhatikan wanita di depan nya, ia merasa jika ini seperti efek obat perangsang yang cukup kuat. Lalu adrian memegangi pundak wanita itu “Zoy, zoya katakan pada ku siapa yang berani memberikan obat perangsang pada mu” ucap nya, gadis itu membuka mata nya dia sedikit jelas melihat adrian yang berada di depan nya. “Tolong… Badan ku panas sekali” ucap nya dengan wajah memelas tapi sedikit terlihat menggoda di mata adrian.

__ADS_1


“Jangan berteriak apa kau ingin yang lain tahu jika kita sedang berada disini bersama” ucap nya. Mata zoya langsung terbelalak saat mendengar ucapan adrian, dia melihat ke arah bawah badan nya dan melihat hanya bagian pinggang kedua nya saja yang tergenang air. Lalu ia baru tersedar jika tangan nya sedang menggenggam erat benda yang tak seharus nya ia sentuh. Badan nya terasa lemas dan terhuyung kedalam air, dia juga sudah melepaskan cengkraman yang di buat nya. Adrian menatap zoya dengan senyuman licik


“Kenapa? Ku kira kau akan memainkan nya, sayang sekali kau malah melepaskan nya” ucap adrian. Zoya yang mendengar nya sedikit kesal dan menyelengkat kaki adrian dengan sekuat tenaga. Bukan nya terjatuh keluar bathub adrian malah jatuh tepat di atas zoya, kini posisi gadis itu sedang berada dalam kungkungan nya. “Apa maksud mu?, apa kau sedang mencari kesempatan terhadap ku” lirih adrian sambil menatap wajah zoya yang terlihat sedikit ketakutan. Kemudian zoya menggerakan kaki nya dan menendang ke area sensitif milik adrian. Dia merasakan kesakitan dan badan nya sedikit tidak seimbang, akhir nya kepala nya tepat mendarat di dua buah gunung milik zoya dengan badan kedua nya saling menempel.


“Akkhhhh…” rintih zoya saat mendapati sesuaty masuk ke dalam lembah milik nya. “Ohhh ****, kenapa dia bisa masuk ke sana” pekik adrian. “Lihat apa kau sudah puas? apa ini yang kau mau?” ucap adrian yang masih tak bergerak dari posisi nya. Sementara zoya masih menahan kesakitan yang luar biasa karena ini pertama kali bagi nya ada yang menerobos masuk ke dalam benda milik nya. Saat zoya ingin beranjak, adrian yang tak kuasa menahan benda yang terjepit di bawah sana langsung memegangi pundak zoya.


“Diam lahh kau harus bertanggung jawab untuk ini” lirih nya sambil meraup bibir zoya dan menggerakan pelan pinggul nya kedepan dan kebelakang. Zoya yang merasa ada sensasi yang sangat nikmat dalam tubuh nya ia hanya terdiam merasakan gerakan yang di buat oleh adrian. “Hmmm, gadis ini masih segel. Tapi mengapa dia sangat merasakan nya, bukan kah seharus nya ia marah” gumam adrian dalam hati. Adrian tak terlalu memikir kan nya, dia dengan penuh gairah memainkan peran koboy nya di dalam bathub.

__ADS_1


Sementara zoya hanya menggeliatkan tubuh nya, dan sedikit mengerang dengan seksi. Membuat adrian kalap dan menikmati tubuh polos milik wanita dalam kungkungan nya. Semakin lama adrian menambah pacuan nya setelah merasa sedikit sudah tidak terlalu rapat. Zoya tak berhenti nya mengerang membuat adrian harus menyumpal mulut nya dengan bibir nya. Saat sudah merasa ingin melakukan pelepasan adrian semakin mengencangkan nya, hingga akhir nya secara bersamaan mereka menyemburkan cairan dari area nya masing masing. Adrian kembali terkulai lemas di atas gunung milik zoya sambil mengecup pelan di pucuk gunung itu.


Setelah nya zoya mendorong badan adrian dan ia segera mengambil piyama nya untuk keluar dari sana. Sementara adrian hanya menatapi nya, “Hmmm, malam yang indah” gumam nya. Dia juga bangkit untuk membersihkan badan nya di bawah kucuran shower, saat menatap kedalam bathub dia melihat jika air di sana telah tercampur sedikit oleh darah. “Rupa nya benar dia masih segel. Setelah masalah jun selesai aku akan menikahi nya” ucap adrian.


__ADS_2