7+1 Child

7+1 Child
Flashback 13 years ago


__ADS_3

*Di kediaman Winarta


Hengki terlihat sedang memukuli angela, sedangkan lala hanya menangis menyaksikan kedua nya. Suara tangisan lala sangat kencang membuat hengki semakin kesal, lalu dia berjalan ke arah anak nya yang masih berumur 3 tahun.


“Plaaakk...., diam kau! Apa kau ingin seperti ibu mu? Jangan menangis kalian membuat ku pusing” teriak nya sambil berjalan meninggalkan angela dan puteri nya. Lala masih menangis kencang dengan darah yang mengalir dari dalam mulut nya. Angela yang sudah merasa lemas menguatkan diri untuk menggapai puteri nya. Setelah nya ia hanya bisa memeluki lala yang menangis kejar.


“Lihat saja, malam ini juga aku akan menyingkirkan anak itu” gumam hengki, dia tak sadar ada pelayan yang mendengar ucapan nya. Dengan cepat pelayan itu menuju kearah kamar tuan nya untuk memberi tahu angela, namun saat sampai di sana dia di buat terkejut dengan nyonya dan nona nya yang bersimbah darah. Dengan cepat pelayan itu mengobati luka lala dan angela, sambil menceritakan apa yang baru saja di dengar nya.


“Nyonya, cepat anda harus lari bersama nona. Jika tidak tuan akan menghabisi kalian malam ini” ucap pelayan yang tak tega melihat angela dengan puteri nya. “Ya, kau benar. Tolong kau datangi liana katakan jika aku membutuhkan bantuan nya” titah angela, pelayan itu menuruti nya. Ia bergegas menuju ke kediaman baskara, setelah sampai di sana ia memanggil manggil nama liana.


“Nyonya liana, tolong keluar aku ingin berbicara...” teriak nya, karena saat sampai disana penjaga tidak mengizinkan nya masuk. Pelayan itu tak berhentinya membuat keributan hingga akhirnya liana terlihag berjalan menghampiri nya. Pelayan yang melihat langsung berlari ke arah nya dan bersimpuh di bawah kaki jenjang milik liana.


“Nyonya angela sedang membutuhkan bantuan anda, ku mohon selamat kan nyonya dengan puteri nya” ucap pelayan itu sambil mengeluarkan air mata. Liana sangat terheran dengan sikap nya, tapi saat melihat nya menangis ia menganggap jika saja memang terjadi sesuatu pada sahabat nya.


“Ceritakan secara detail apa yang terjadi!” ucap liana, kemudian pelayan menceritakan jika hengki ingin melenyapkan anak dan istri nya. Liana yang marah hanya bisa mengepal kan tangan nya, saat itu juga dia menelfon chandra untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan hengki. Karena sudah 3 bulan terakhir angela dan lala selalu mendapat pukulan keras dari peria tak bermoral itu.

__ADS_1


Saat sudah sore liana membawa beberapa bodyguard untuk mengawal nya. Dia pergi seorang diri untuk menyelamatkan teman nya tanpa di dampingin suami nya. Liana merasa bersalah kepada sahabat nya karena mengenalkan angela pada henki, hingga keduanya menikah. “Tunggu aku angela, aku akan menyelamatkan mu!” gumam nya sambil menancapkan gas mobil nya.


Setelah sampai rumah angela, dengan dibantu pelayan liana mampu menembus penjagaan di sana. Kini dia telah berhasil membawa angela dan lala ke dalam mobil. Namun aksi nya terlihat oleh salah satu penjaga rumah itu, dengan cepat bodyguard yang di bawa liana menghadang penjaga yang ingin mengejar nya. Hengki mengetahui hal itu segera mengejar nya dengan mobil milik nya. Kini terjadi lah kejar kejaran antar kedua mobil itu, liana menambah kecepatan mobil nya.


Di waktu yang bersamaan anton dan chandra yang sudah mengetahui alasan hengki melakukan nya, kini telah berada di salah sati rumah sakit. Mereka telah melakukan neogosiasi dengan Pak Joko selaku ayah kandung hengki. Mereka membicarakan tentang perlakuan hengki setelah mengetahui ayah nya memberikan semua harta kepada anak nya. Kini surat wasiat milik keluarga winarta sudah berada di tangan anton. Karena mendengar penjelasan dari nya pak joko selaku kakek kandung lala mempercayakan surat wasiat kepada nya. Karena diri nya sudah tak mampu lagi untuk berdiri, kakek itu sedang berada di atas ranjang untuk menikmati sisa hidup nya. Handphone chandra tiba tiba saja berdering saat mengangkat nya ia terkejut dan memberi tahukan kepada atasan sekaligus teman nya tentang apa yang telah di lakukan liana.


Pak joko juga terkejut saat mendengar kelakuan putra kandung nya. Dengan air mata yang terjatuh ia memohon kepada anton “Ku mohon selamatkan menantu dan cucuku, aku telah membuat kedua nya menderita” ucap nya. “Tenang saja pak, kami akan menyelamatkan nya” sahut anton dan kemudian bergegas pergi bersama chandra untuk menuyusul istri nya. Sang kakek hanya bisa berdoa di atas ranjang nya “Ya Tuhan, ku mohon selamatkan lah cucuku....”


Liana masih berada di posisi depan sementara hengki berada di belakang nya. Tak lama terlihat ada mobil menyalip melewati nya, hengki yang tahu jika itu mobil anton semakin senang dan mengejar kedua mobil di depan nya. “Huhhh, pasangan yang selalu ikut campur” gumam nya. Lalu hengki menghubungi kevin untuk meminta bantuan nya.


Hengki berhasil membalikan keadaan kini mobil nya berhasil menyusul kedua mobil di depan nya. Saat hengki menghentikan mobil nya liana tak sempat menginjak rem dan mobil mereka saling bertabrakan satu sama lain. Kedua mobil terguling namun semua masih selamat, liana segera keluar untuk menahan hengki agar tak mendekati angela.


“Dorrr....dorr...”


Liana menekan pelatuk nya, karena tangan yang gemetar peluru yang di keluarkan nya sama sekali tak ada yang mengenai tubuh hengki. Hengki yang sudah semakin dekat merebut pistol yang di pegang liana dan kembali menodongkan pistol ke arah nya. Saat ingin menmbak nya dengan cepat anton menjatuhkan pistol dari genggaman hengki. Kedua nya saling berkelahi, sementara chandra berlari kearah liana untuk memapah nya.

__ADS_1


“Jangan perdulikan aku! Aku masih bisa berdiri cepat bantu aku menolong angela dan lala mereka masih berada di dalam mobil” ucap liana yang melihat chandra mendekat ke arah nya, akhirnya angela dan lala berhasil di keluarkan dari dalam mobil. Anton yang sudah tak sanggup melawan hengki kini dirinya terbaring lemas di bawah. Dengan air hujan yang turun begitu deras membuat luka luka nya terasa sangat perih. Hengki memutuskan akan menembak nya dengan pistol. Namun liana yang melihat dengan cepat berlari kearah anton. Karena hengki ahli dalam menembak, dia berhasil menembak tepat keduanya hingga kedua nya tergeletak lemas di pesisir jalan.


“Hengki hentikan! Apa karena harta kau jadi seperti ini. Kau bukan seorang ayah, kau adalah iblis. Manusia yang rakus dengan harta” teriak anton. “Aku sudah tahu semua nya, ayah mu memberikan semua harta kepada putri mu. Sedangkan kau sekarang tidak bisa menerima nya dan membuat mu seperti ini. Hentikan! Apa kau sudah g*la?” lanjut nya.


Namun hengki hanya tertawa mendengar nya, dia kembali menodongkan pistol ke arah keduanya. Sementara liana sudah tergeletak tak sadarkan diri, setelah itu angela yang melihat nya menghampiri ketiga nya. “Tolong jaga anak ku, aku akan kesana” ucap angela menyerahkan lala pada chandra. “Tunggu sayang, kau jangan kesana” sahut chadra dengan khawatir. Tapi angela sudah berjalan jauh, chandra hanya bisa menggendong lala dan menutupi kepalanya dengan topi agar tak terkena hujan.


“Hengki cukup! Ku mohon hentikan, aku tidak keberatan jika akan menyerahkan harta itu kepada mu. Aku dan anak ku tidak menginginkan nya, tapi ku mohon sudahi semua ini” ucap angela yang bersujud di bawah kaki suami nya. Ucapan angela tidak di hiraukan nya, dan hengki telah menembak kedua nya hingga tewas. Kini giliran angela untuk menerima nya, hengki mengangkat tubuh angela dan melemparnya. Beberapa pukulan kembali di arahkan kepada istri nya, “Ini semua salah mu, mengapa kau melahirkan anak itu untukku. Sebaiknya sekarang kau menyusul kedua teman mu!”


“Dor...”


Angela kini juga telah tertembak, dia sudah tak bernyawa lagi. Chandra menangisi kepergian ketiga teman nya, dia ingin melawan nya tapi ia tidak bisa. Saat ini ia bersama lala sedang menyaksikan kejadian nya, dia lebih mementingkan keselamatan lala. Balita itu menangis saat melihat adegan di depan nya. Lala melihat ibu nya yang seolah mengerti akan di tinggalkan jauh oleh ibu nya, darah ketiga nya mengalir semua sangat jelas di lihat oleh lala. Tapi ajaib nya lala masih bisa membuka mata nya lebar lebar, dia hanya bisa menangis kencang dan membuat hengki menoleh kearah kedua nya.


Kemudian hengki yang melihat menghampiri nya, dengan cepat chandra berlari membawa lala dalam gendongan nya. “Lala kumohon sabar lah, aku akan menyelamatkan mu. Aku sudah menganggap mu sebagai puteri ku sendiri” gumam nya, beberapa peluru kembali di tembakan oleh hengki. Saat chandra sudah berada di jalan buntu ia mengehentikan langkah nya, di sana hanya ada jurang.


“Dor...dor...dor...”

__ADS_1


Tembakan terakhir tepat menganai bahu nya, dan chandra sontak melompat kedalam jurang. Saat hengki melihat nya terdengar suara benda yang tercebur kedalam air yang berada tepat di bawah jurang itu. Dengan senyum nya ia berfikir jika pria itu sudah tenggelam kedalam lautan bersama anak yang sangat di benci nya. Setelah itu hengki meletakam pistol yang di genggam nya seolah angela lah yang menembak liana dan anton.


Kevin juga terlihat sudah sampai dengan mobil derek, hengki langsung menyuruh nya untuk menderek bangkai mobil milik nya. Sementara hengki masuk kedalam mobil dan duduk tepat di samping kevin. “Ayo cepat keburu polisi datang” ucap hengki, tanpa tahu apa yang sedang terjadi. Kedua nya pergi meninggal kan tempat kejadian. Setelah beberapa menit polisi baru saja tiba disana.


__ADS_2