7+1 Child

7+1 Child
Tamu Spesial


__ADS_3

Malam nya semua sudah berkumpul di meja makan begitu juga dengan nenek, lala yang melihat banyak sekali makanan di meja dia sangat bersemangat “Wahhh, mengapa menu nya banyak sekali” ucap nya, dia pun memikirkan di dalam hati nya “Siapa ya tamu yang di maksud ka jun pasti sangat spesial” gumam nya dalam hati. “Dorrr..” tiba tiba saja terdengar suara bariton yang membuat lala kaget, saat menoleh ternyata itu adalah ulah Yang. “Ahhh, kaka mengagetkan ku saja” keluh lala, Yang, hanya tertawa melihat wajah adik nya yang sangat terlihat lucu. Saat lala menatap ke arah belakang badan Yang, dia melotot saat melihat pria yang tak asing berjalan ke arah dimana tempat nya berada. Pria itu yang tak lain adalah adrian, tamu yang di maksud jun ternyata adalah sahabat nya. “Hahhh, mengapa dia disini?” gumam nya dalam hati dan mengumpat di balik tubuh yon yang berada di samping nya. Sementara adrian memiringkan senyum nya saat menatap ke arah lala. Jun dan semua menyambut kedatangan nya, hanya nenek dan lala yang tak begitu akrab dengan nya. “Jun lihat, apa begitu cara putri keluarga ini menyambut tamu yang datang” ucap nya sambil melirik ke arah lala setelah sampai di ruang makan, semua pun menengok ke arah nya begitu juga dengan yon yang tak sadar jika ada lala di belakang nya. Lala masih mengumpat di belakang tubuh yon, Jimy,Yang dan Jo hanya menahan tawa mereka saat mengingat kemarin lala membuat adrian marah. “Ohh, lihat lah sekarang bertambah ketiga bocah ini menertawakan ku” ucap adrian lagi. Ketiga nya pun melepaskan tawa nya yang sudah tak kuat mereka tahan, “Hahahahaha” lala juga ikut tertawa bersama ketiga kaka nya. “Sudah sudah ayo duduk dulu” ucap nenek, yang tak mengerti dengan apa yang terjadi. “Ada apa mengapa pada tertawa” tanya yon yang penasaran, “Hahahaha, apa kau tahu ka kemarin lala memukul ka adrian dengan sangat kencang” ucap jo yang masih terkekeh geli. Lala yang mendengar nama nya di sebut berlindung ke belakang bahu yon lagi yang masih berada di depan nya. “Hahaha, apa benar begitu?” ucap jun sambil meledek ke arah teman nya, “Huhhhh, semua keluarga di sini sama saja suka menindas ku” gumam adrian yang menatap ke arah jun “Kalian semua sama tidak waras” lanjut nya lagi. Tiba tiba saja

__ADS_1


“Plaakkk..”

__ADS_1


Sementara di kamar bram, dia masih kesal dengan apa yang terjadi tadi pagi. Saat ini dia masih belum bisa tertidur karna terus memikirkan lala, memang semenjak saat pertama kali bram melihat lala dia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama oleh nya. Awal nya dia juga tak mengetahui kebenaran tentang lala, di fikir nya lala hanya lah seorang murid biasa. Tapi tak sangka dia bagian dari keluarga Baskara, membuat nya sulit untuk mendapat kan hati nya. Di tambah lagi sekarang ada jo yang juga menyukai nya, dia terus memikir kan bagaimana bisa ia dekat terus dengan lala sementara setiap hari jo selalu mengganggu mereka. Bram menghela nafas nya dalam dalam “Huffttt, jika suatu saat nanti aku bisa mendapat kan hati mu aku akan menjaga mu lebih dari mereka menyayangi mu” ucap bram “Namun jika aku tak bisa mendapat kan mu, percayalah aku akan terus selalu berada di sisi mu. Hingga kamu mendapat kan cinta sejati untuk mu” lanjut nya, sambil meneguk segelas wine yang di genggam nya. Bram memang suka kepada lala, tapi dia juga hanya lah manusia biasa. Dia tak bisa memaksa kan kehendak nya untuk terus bersama lala, jika lala memang bukan di takdir kan untuk nya dia bisa menerima nya. Asal lala bahagia dia juga akan ikut bahagia

__ADS_1


__ADS_2