
Jimy merasa kesal dengan ka jun yang memarahi nya, namun riana malah terlihat senang melihat kuping jimy yang memerah akibat jun yang menjewer telinga jimy. “Apakah kamu menertawakan ku?, lihat setelah ini aku akan memberi pelajaran pada mu” ucap jimy, namun riana tak menghiraukan nya. Sementara jun kembali ke tempat nya memancing, jake dan hans juga terlihat baru saja datang kedua nya segera bergabung bersama yang lain.
Riana masih memegang batang pohon yang telah di runcingkan oleh jimy, setelah lala menghampiri nya. Lala membawa sepasang life jacket atau jaket pelampung, ia memberi nya satu kepada riana. Kedua nya saling memandang untuk waktu yang lama dan terlihat seperti berbicara lewat mimik wajah mereka. Jimy yang berada di antara mereka ia tahu jika kedua gadis itu sedang merencanakan sesuatu, dia tahu jika lala bisa berenang. Perasaan nya tidak enak, jimy merasa jika kedua nya akan benar benar menyelam kedalam laut.
“Byurrrr.....”
Dan benar saja saat jimy sedikit tak memerhatikan mereka, kedua nya sudah tak terlihat batang hidung nya. Semua juga melihat lala dan riana yang nekat menyebur kedalam laut. “Jo cepat kau juga ikut menyelam dengan lala, jaga dia jangan sampai melewati batas pantai” ucap jun. Jo dengan cepat mengambil jaket pelampung, yang dan jimy juga terlihat ikut menyelam bersama jo.
__ADS_1
Dibawah air riana dan lala terus berenang mencari ikan, riana dengan cepat menusuk ikan dengan batang rungcing yang di genggam nya. Sementara lala asik melihat terumbu karang yang begitu cantik tumbuh di bawah laut. Karena ekosistem di pantai itu yang masih terjaga, membuat mereka bisa melihat keindahan alam dibawah nya. Jo dengan cepat berenang ke arah lala, sedang kan jimy sudah berada di depan riana.
Jimy terus mengikuti riana yang tengah menombak nombak ikan didepan nya, ia terus mengikuti kekasih nya kemanapun riana berenang. Sementara lala masih terkagum melihat terumbu karang, saat melihat seekor ikan nemo atau ikan badut lala menoleh ke arah jo dan menunjuk nunjuk ikan tersebut seolah ingin meminta nya di bawa pulang. Jo yang mengerti dengan maksud lala ia tak mengizinkan nya, karena memang habitat nya yang berada di laut. Setelah itu jo berenang mencari sesuatu yang bisa di ambil untuk diberikan pada lala. Mata nya tertuju pada satu kerang yang cantik, entah bagaimana kerang itu bisa ada di sana. Jo dengan cepat mengambil nya dan menarik lala untuk segera kepermukaan laut, namun lala yang kesal dengan jo dia memberontak dan tidak mau ikut bersama nya. Dengan cepat jo menarik nya dan mencium nya di bawah air, akhirnya lala perlahan mau untuk di ajak ke atas permukaan laut. Dari jauh Yang, menatapi mereka, ini kali keduanya ia melihat lala dan jo berciuman.
Jo dan lala sudah naik kedaratan di susul oleh jimy dan riana, hanya Yang, yg belum terlihat naik. Namun semua tidak begitu memperhatikan nya, jimy membantu membawa hasil tangkapan yang di ambil oleh riana dengan mengangkat nya. “Wuaahhhh, banyak sekali....” teriak hans yang dari kejauhan melihat mereka. “Sudah ka sebaik nya kau ambil itu, jangan mengharapkan jika umpan mu akan di makan ikan. Masak saja yang sudah ada” ucap jake kepada jun yang masih setia menunggu pancingan nya bergerak.
Jun segera membakar ikan itu, semua pun pindah ke villa. Saat sudah di sana mereka baru menyadari jika yang tidak ada diantara mereka. Jo berinisiatif memanggil yang, mereka mengira jika yang masih bermain di sekitaran pantai. Saat jo berjalan ke arah pantai, dia melihat yang sedang terduduk di atas bebatuan. Dia pun menghampiri dan duduk tepat di sebelah nya.
__ADS_1
“Mengapa tidak ikut masuk?” tanya jo, yang hanya terdiam dia masih memikir kan tentang kejadian tadi. Hati nya sangat sakit melihat lala dan jo sedang berciuman, “Aku tidak akan banyak bicara jo, apa kamu menyukai nya?” tanya yang. Sementara jo tak mengerti apa yang di bicarakan nya, “Apaa...” blum sempat jo menjawab nya yang sudah memotong ucapan nya “Katakan saja ya atau tidak” ucap yang. Jo masih tidak mengerti dia hanya terdiam, “Aku sudah melihat nya, kalian berciuman dengan begitu mesra..” lanjut yang. Saat mendengar nya jo pun mengerti sepertinya yang telah melihat nya saat bersama lala. “Ya aku... Aku mencintai nya” ucap jo, yang hanya menghela nafas nya dalam dalam.
“Apa kau ingin bersaing dengan ku? Saat ini mungkin kita akan menjadi rival setelah ini, mari kita bersaing dengan adil” ucap yang lalu pergi meninggalkan jo. Jo kembali terdiam, dia mengetahui dengan apa yang di ucapkan Yang. dia baru saja tahu jika Yang juga mencintai lala, jo masih terduduk di sana ia memikirkan sejenak tentang mereka. Saat ini bukan bukan hanya bram saja saingan cinta nya, sekarang sudah bertambah lagi satu orang. Walaupun jo mengetahui lala menyukai nya tapi ia juga sedikit takut jika Yang akan mendapatkan lala. Mengingat lala sangat dekat dengan Yang, dibandingkan dengan diri nya.
Semua sudah berada di meja makan, hans masih sibuk dengan handphone nya. Ia sedang berbicara berkirim pesan dengan kirana, hans terus memberitahu semua yang dilakukan oleh riana walau kirana tak meminta nya. Sedang kan lala sedang bersandar di sofa bersama riana, kedua nya telah dibuatkan secangkir coklat untuk menghangatkan tubuh mereka. Kemudian jimy juga bergabung bersama kedua nya, saat jo ingin bergabung sudah keduluan oleh yang. Pria itu sudah tepat duduk di samping lala, jo hanya mengepalkan tangan nya. Lala yang belum mengetahui perasaan yang, dia menyandarkan kepala di bahunya membuat jo sangat cemburu kepada nya. Kemudian yang menatap ke arah jo dengan ekspresi kemenangan. Setelah jun sudah selesai menyiapkan makanan, ia menyuruh semua untuk makan.
“Kaka.... Aku makan apa?” tanya lala kepada jun, “Tidak usah berteriak, aku sudah membuatkan steik untuk mu” sahut jun. Lala hanya tersenyum, sejak kecil ia memang tak suka dengan ikan. Karena bau amis nya membuat lala enag jika memakan nya. Semua makan dengan lahap nya, karena villa yang cukup luas semua menginap disana. Lala sekamar dengan riana, ini pertama kali baginya untuk tidur berdua dengan teman nya. Sementara yang lain juga membagi kamar, jun bersama yon, hans bersama jake, sedangkan yang, jo dan jimy harus tidur bertiga. Walau villa itu cukup besar tapi di dalam nya hanya memiliki empat kamar.
__ADS_1