
Di sisi lain Jun yang baru saja membaca pesan dari adrian dia sangat geram dengan orang yang melakukan nya. Saat ini para anak buah adrian sedang mengejar nya, tapi jun yakin jika ini adalah perbuatan yang di lakukan oleh putri hengki. Setelah itu dia menelfon lala untuk memastikan apakah adik nya baik baik saja atau tidak, langsung saja ia melakukan vidio call. Tak lama lala pun mengangkat nya, saat jun melihat adik nya dari layar ponsel di depan nya dia merasa lega. “Ada apa ka?” tanya lala kepada jun “Memang nya kenapa? Apa kahh aku tidak boleh menelfon mu, oke baiklah. Kalua begitu aku matikan saja bye bye..” ucap jun. Panggilan pun berakhir begitu saja dengan singkat, memang jun hanya ingin melihat lala saja, setelah ia melihat nya hati nya sudah merasa tenang. Lagi pula dia juga tak tahu apa yang harus dibicarakan dengan adik nya. Sedang kan lala yang sedang bersama riana dia terlihat kebingungan “Hahh? Ada apa dengan nya. Dari tadi pagi sikap nya sangat aneh” gumam lala, dia pun melanjut kan obrolan nya yang terhenti dengan riana. Toko riana hari ini terlihat sepi tak seperti biasa nya, hanya beberapa pelanggan saja yang terlihat. Kirana yang menatap ke arah lala dan riana berjalan menghampiri mereka berdua, “Kalian pergi lahh, aku bisa menjaga nya sendiri. Nikmati masa libur kalian sebentar lagi kalian akan segera masuk sekolah” ucap kirana yang telah sampai di hadapan mereka. Riana dan lala yang mendengar itu kedua nya terlihat kegirangan karena akhir nya mereka bisa bepergian bersama. Kirana tersenyum lalu pergi meninggal kan kedua nya, “La, tunggu lah aku akan mengganti baju ku” ujar riana. Lala hanya menganggukan kepala nya seraya berkata “Cepat lahh..” ucap nya. Sambil menunggu riana dia berfikir akan pergi kemana setelah ini bersama teman nya, dia masih bingung tak tahu mau kemana. Akhir nya dia memutus kan untuk pergi ke sebuah taman yang cukup terkenal di kota nya. Setelah itu riana turun dari tangga rumah nya, dia sudah selesai mengganti baju nya. Lala berdiri menghampiri riana mereka pun pamit kepada kirana yang berada di meja kasir “Ka, kami pergi dulu yaa” ucap riana, kakak nya yang memdengar itu pun menjawab nya “Yaaa, bersenang senang lahh” ucap nya sambil melambaikan tangan kepada kedua gadis kecil itu. Saat lala dan riana telah melewati pintu mereka di hentikan oleh salah satu bodyguard yang sudah berada disana untuk menjaga lala. “Maaf nona, ingin kemana?” tanya bodyguard itu, lala yang melupakan jika ada bodyguard yang menjaga nya dia terlihat bingung. Karena pasti mereka akan membuntut dari belakang, “Aku ingin pergi ke taman bersama teman ku” ucap lala “Baik lahh, kami akan mengantar dan menjaga nona. Naik lah ke mobil yang telah di siapkan oleh tuan jun” ucap bodyguard nya, lala yang mendengar hal itu menghela nafas nya dalam dalam “Huhh lagi lagi seperti ini, benar apa yang sudah ku fikir kan mereka pasti akan mengikuti ku” gumam lala dalam hati, sementara riana hanya diam saja mendengar obrolan lala bersama bodyguard nya. “Tidak mauu..” sahut lala yang kesal, para bodyguard nya sangat terkejut mendengar perkataan nona kecil nya. “Nona jangan seperti itu kami akan kena marah jika kami tidak menjaga nona” ucap bodyguard yang terlihat memelas kan wajah nya. Akhirnya lala yang tak tega kepada bodyguard di depan nya dia pun menyetujui. “Hmm.. baiklah ,tapi ada syarat nya” ucap lala, “Katakan saja nona kami akan menuruti nya” sahut bodyguard “Pertama aku ingin kalian mengganti baju kalian dengan baju santai, kedua bersikap lah seperti seseorang yang sedang bermain ke taman, ke tiga jangan terlalu dekat dengan ku. Aku tak mau sampai jadi pusat perhatian, karena kalian yang terlihat begitu ketat menjaga ku” ucap nya. Para bodyguard pun menyetujui permintaan lala, akhir nya riana dan lala naik kedalam mobil yang telah terparkir di depan toko. Lalu mereka pun pergi bersama dua bodyguard nya di depan, sedang kan dia duduk di kursi tengah bersama riana. Sementara anak buah adrian yang masih tersisa mengikuti mobil lala dari belakang. Bodyguard lala yang melihat anak buah adrian pun tak mempermasalah kan nya, karena mereka sudah lama saling mengenal. Para pria itu suruhan adrian gengster terkenal di kota nya, tentu saja mereka mengetahui jika tuan nya lah yang meminta bantuan pada adrian, mengingat mereka adalah teman dekat. Hal ini pun jadi meringankan pekerjaan mereka, karena bagi mereka hanya menjaga lala saja yang paling susah di lakukan. Berbeda dengan kaka nya yang terlihat menerut dengan ucapan mereka. Di mobil lala tak lupa mengabari bram untuk bergabung bersama nya dan riana, bodyguard di depan nya juga mengirim sharelok kepada jun, untuk mengabari dimana keberadaan adik nya.
__ADS_1
Jeni yang berada di rumah nya, terlihat kesal mendengar laporan dari bodyguard handal dirumah nya. Dia pun tak henti henti nya memarahi pria di depan nya, “Bagaimana bisa ayah ku memperkejakan mu, kau sangat tidak becus. mengurus hal kecil seperti ini saja tidak bisa” ucap nya dengan nada yang meninggi. “Jika seperti ini aku harus turun tangan sendiri untuk melakukan nya, kau cepat cari tahu di mana gadis itu sekarang” bentak nya. Bawahan di depan nya hanya terdiam dan menuruti perintah gadis di depan nya. Pria itu pergi dengan raut wajah yang kesal, “Cihhh, gadis kecil seperti dia berani sekali membentak ku” gumam pria itu. Sementara jeni kembali terduduk di sofa yang sedang ia duduki. Jeni mengerutkan kening nya, kedua tangan nya mengepal. Dia masih terlihat kesal karena tak berhasil mengerjai shiella. Tak lama setelah nya pria itu kembali datang menemui jeni “Nona dia ada di sebuah taman yang berada tak jauh dari sini” ucap pria itu, jeni yang mendengar lalu bergegas bangun dari duduk nya “Cepat antar kan aku kesana” titah nya. Dia bergegas pergi ke tempat di mana lala berada tanpa tahu pria yang di sukai nya juga sedang menuju ke arah taman yang di tuju nya. Mobil lala dan bram sampai lebih dulu secara bersamaan, sementara bodyguard yang melihat diam diam memotret lala dan riana yang sedang bersama bram. Lalu mengirimkan nya kepada jun, sesuai janji mereka kepada lala saat ini mereka berjarak cukup jauh. Mereka tak bisa mendengar percakapan ketiga nya, karena itu bodyguard nya memilih untuk melaporkan nya saja. Di rumah jun yang menerima pesan membuka isi pesan itu, dia sangat khawatir dengan lala. Tapi saat ini dia sedang mempelajari beberapa masakan yang di buat nenek, karena adik nya terlihat sangat menyukai semua masakan yang di buat nenek. Lalu dia meneruskan pesan nya ke adrian dengan menuliskan pesan kepada nya
__ADS_1
“Apa kah anak buah mu juga mengikuti adik ku?”, pesan tersebut telah dikirim oleh jun. Adrian yang sudah menerima pesan dari jun dia lalu membalasnya “Sudah....”, balas nya. Adrian mengehea nafas nya dalam dalam “Huhhh, dia bawel sekali” gerutu nya dalam hati. Setelah itu adrian mengajak Jimy dan yang lain nya pergi keluar untuk makan siang bersama.
__ADS_1