7+1 Child

7+1 Child
Kebersamaan Jo dan Lala


__ADS_3

Ketika sudah pulang sekolah, lala dan jo terlihat sedang berdiri menunggu pak andi yang belum datang “Tumben sekali pak andi telat, biasa nya tidak pernah seperti ini” gumam nya. Jo yang mendengar nya dengan cepat menyauti omongan lala “Tunggu saja nanti juga datang, mungkin terjebak macet” sahut jo, “Huuhhhh” lala hanya mengehela nafas nyaa “Aduhh hari ini mengapa sangat terik” gumam nya lagi. Jo dengan cepat berdiri menghadap lala, dia menahan cahaya matahari dengan badan nya agar tak mengenai tubuh adik kecil nya. Lala tertegun dan mendongak ke arah wajah jo yang lebih tinggi dari nya, dia terus menatap wajah pria yang di sukai nya sejak lama. Jo yang sibuk memainkan handphone nya tidak sadar jika lala memperhatikan nya, dia mencari cari nomor pak andi dan segera menghubungi nya. Namun saat masih mencari nama pak andi di kontak ponsel nya tiba tiba jo mendapat panggilan masuk. Panggilan itu berasal dari jun, jo mengangkat nya dengan cepat. “Haloo ka” ucap nya “Kalian berdua pulang lah naik taxi, pak andi sedang bersama ku dan nenek. Kami sedang belanja di tengah jalan ada kecelakaan yang membuat nya jadi macet.” jelas jun pada adik nya, jo yang mendengar itu pun dengan cepat membalas ucapan jun “Baiklah kami akan mencari taxi” ucap jo. “Oh ya, tetap di samping lala jangan sampai kau meninggal kan nya awas saja. Maaf ku kira tidak akan ada kejadian ini, hati hati di jalan cepat pulang ya, dahh...”. Tut..tut..tut.., belum sempat jo menjawab ucapan jun tapi sudah lebih dulu di matikan. Lala yang penasaran pun bertanya “Ada apa jo?” tanya nya, jo yang mendengar nya langsung menatap wajah lala sambil mengatakan “Pak andi sedang bersama ka jun, kita di suruh naik taxi” jelas jo. Kemudian terlintas di otak lala untul berjalan jalan sebentar, dia pun menarik tangan jo “Ayo ikut aku” ujak nya. Jo hanya bisa mengikuti kemauan lala, mereka berdua keluar dari gedung sekolah menyusuri trotoar di pinggir jalan. Hingga sampai di tepi danau yang berada tak jauh dari sekolah, jo masih mengikuti lala dengan tangan nya yang masih berada di genggaman lala. Dia sangat senang dengan sikap lala saat ini, setelah sampai di bibir danau mereka terduduk di bawah pohon rindang, berteduh di bawah nya dengan badan yang bersandar dibatang pohon. Angin yang sepoi sepoi membuat daun yang kering beterbangan, sementara lala menyandar kan kepala nya di bahu jo. “Nanti saja pulang nya aku ingin berada di sini untuk beberapa menit” ucap nya sambil meletakan kepala nya di bahu jo. Deg..deg..deg.. Suara detak jantung mereka yang terdengar seirama, “Apa kau suka berada di sini?” tanya jo untuk meredakan detak jantung nya yang semakin bertambah cepat. “Humm..” sahut lala sambil mengangguk kan kepala nya, “Di sini sangat nyaman, aku merasa sangat tenang berada di sini” ucap nya lala berbohong pada jo, bukan karna tempat nya tapi karna saat ini diri nya sedang bersandar di bahu jo. “Ya, aku juga suka” sahut jo, yang di maksud jo adalah suka karna saat ini dia sedang berduaan dengan lala. Jo mengambil handphone nya lalu memakai kan earphone nya, dia memakai yang sebelah kiri sedanh kan yang kanan di pasang kan nya ke kuping lala. Jo menyetel lagu still with you yang di bawakan oleh Jungkook (BTS), alunan lagu membuat jo FLASHBACK saat saat bersama lala dulu.

__ADS_1


Di mana pada saat itu dia sedang berlarian bersama lala di bawah deras nya hujan, saat di mana lala masih sangat manja pada nya. Lala dengan senang nya menghampiri jo yang berlari dan memeluk nya. jo tak pernah melupakan semua kenangan saat bersama lala yang menurut nya sangat indah. Dia ingin selalu ada di dekat lala....

__ADS_1


Saat telah sampai di rumah seperti biasa jun sudah menunggu mereka, tapi saat ini sekarang ada seorang nenek yang juga menunggu kepulangan para cucu nya. Semenjak kehadiran nenek keluarga itu terasa lengkap, walaupun nenek hanyalah orang desa tapi bagi jun dan adik nya dia sudah seperti nenek mereka sendiri. Nenek juga menyayangi mereka tanpa pilih kasih, dia juga menganggap jun dan adik nya adalah cucu nya walaupun bukan terlahir dari rahim anak nya, tapi mereka sudah seperti cucu nya sendiri. “Cepat kalian berdua pergi mandi, gantilah pakaian kalian yang rapih. Saat makan malam kita akan kedatangan tamu” ucap jun.

__ADS_1


__ADS_2