7+1 Child

7+1 Child
Konfrensi Pers


__ADS_3

Esok nya, jun mengadakan konfrensi pers. Semua datang kesana untuk memberi penjelasan kepada awak media yang bertanya tanya, semua nya yang hadir disana juga di buat terkejut dengan kehadiran chandra yang sudah mereka yakini telah m*ti. Dengan serinci rinci nya chandra menceritakan apa yang terjadi pada nya. Setelah selesai para wartawan satu persatu melontarkan pertanyaan nya.


“Tuan jun, apa yang saat ini akan anda lakukan?” tanya salah satu wartawan, jun kemudian menjawab nya “Tentu saja setelah ini aku akan mengambil semua hak shiella sebagai pemegang harta warisan keluarga winarta. Untuk masalah dia mau mengola nya atau tidak, itu keputusan nya sendiri. Yang penting aku sudah mengamankan semua milik nya” sahut jun. Lala yang juga masih bingung, dia terdiam di bangku nya dia tak tahu apa yang saat ini akan ia lakukan. Selama ini ia sama sekali tak tertarik untuk mengelola bisnis, ia hanya ingin fokus untuk menjadi penari balet yang terkenal.


“Untuk nona shiella, apa hubungan anda dengan bram? Seperti nya kemarin kami melihat kalian begitu dekat?” tanya wartawan satu nya. Sementara lala yang sedang melamun tak mendengar apa yang dikatakan oleh wartawan itu. Semua kakak menoleh ke arah nya, kemudian jo yang berada di sebelah nya mencolek nya. Lala yang sedikit kaget tersadar dari lamunan nya, “Ahh ya, apa tadi pertanyaan nya. Maaf aku tidak mendengar nya begitu jelas” ucap lala. Wartawan tadi kembali mengulang pertanyaan nya, saat mendengar nya lala hanya mengangguk dan tersenyum.


“Aku dan bram hanya teman dekat, kami bersahabat cukup baik di sekolah” sahut nya. Para kakak sangat lega mendengar jawaban lala, karena selama ini mereka mengira jika adik perempuan nya juga menyukai bram. “Saya rasa cukup sampai disini saja konfrensi pers ini. Saat ini kami masih dalam suasana yang berduka, jadi kuharap kalian mengerti” ucap jake. Semua nya pun bergegas pergi dari sana, mereka akan kembali ke kediaman nya.


Saat ingin menaiki mobil ada seorang wanita yang menimpuk lala dengan tomat mentah, para bodyguard dengan cepat menutupi lala dengan badan kekar mereka. Sementara itu semua sangat susah berjalan karena di luar terdapat orang yang sangat ramai.

__ADS_1


“Kau anak durhaka! Anak mana yang menjebloskan ayah nya ke penjara. Kau anak terkutuk” teriak seorang wanita paruh baya, semua sangat marah mendengar nya. Sementara jimy yang berada di sebelah lala menutup kedua telinga adik nya, jo maju paling depan. Dia segera menghampiri wanita itu. Setelah nya dia menarik tangan wanita itu dengan kasar,


“Cepat minta maaf! Atau aku akan menuntut mu” ucap nya, saat jun melihat nya dia tentu dia tidak asing dengan wanita itu. Dia adalah mona istri kedua hengki, jun kemudian tersenyum smirk. Seperti nya ia lupa masih memiliki beberapa orang yang harus di urus nya.


“Jo mundur, biar aku saja” ucap jun, saat melihat jun yang menghampiri nya mona sedikit gemetar. Tapi ia tetap berusaha agar tidak terlihat gugup, “Mona lisa, rupa nya kau punya nyali untuk menampakan diri mu disini. Jika kau tidak bisa menjaga mulut mu, jangan salahkan aku. Jika aku akan memberitahu semua rahasia mu kepada awak media” ucap jun. Sementara lala dan semua nya sangat serius memeperhatikan mereka. Para bodyguard menahan semua orang yang berdesakan agar memeberi ruang yang cukup untuk jun dan keluarga nya.


“Apa maksud mu?, memang benar dia anak yang durhaka..” teriak nya, lala hanya bisa mengumpat di belakang para kaka nya. Ia tak mengerti dengan yang diucapkan wanita itu


Zoya yang baru saja datang untuk bertemu dengan lala, dia dikejutkan dengan suara wanita yang memaki lala. Tanpa ragu ia langsung menampar pipi wanita paruh baya itu, “Apa kau tidak punya otak?, kau sudah tua gunakan lah otak mu untuk berfikir. Apa dia pantas disebut ayah? Mengapa mengatai nya sebagai anak durhaka” ucap zoya yang merasa kesal, sedangkan jun dibuat terkejut dengan kedatangan zoya yang entah dari mana. Lala sangat terkagum dengan wanita yang membela nya, semua juga sedikit dibuat terkejut dengan tamparan nya.

__ADS_1


“Kau siapa? Berani sekali kau menampar ku. Apa hak mu disini, dilihat dari diri mu seperti nya kau hanya orang biasa” ucap mona yang menahan sedikit tamparan keras dipipi nya. Zoya yang semakin kesal kembali menamparnya, “Ingat ini baik baik, aku adalah calon istri dari Ardian. Jika kau masih berani mengatai lala, kau sama saja mencari perkara dengan ku” sahut zoya, tanpa sadar kata kata itu terucap dari mulut nya. Lala dan yang lain nya lagi lagi di buat terkejut nama adrian sangat tak asing di kuping mereka. Sementara adrian yang baru saja datang dengan nafas terengah, dia juga di buat speachles saat mendengar nya.


“Apa? Apakah ucapan nya benar, setahuku adrian sangat susah di dekati dengan wanita. Dia sama nya dengan jun yang bersikap dingin pada wanita” bisik orang yang sedang menonton pertengkaran di depan nya. Siapa yang tak kenal adrian, nama nya sudah sangat terkenal. Karena ia sering membantu polisi untuk menangkap bandar bandar narkoba, hal itu pula yang membuat orang mengenal nya.


“Hahaha, jangan mimpi! Apa aku harus percaya dengan mu” ledek mona dengan mata sedikit melotot ke arah zoya, dia masih saja tak kapok setelah zoya menampar nya dua kali.


“Sudah cukup ibu mona, aku sudah tak sabar kepada mu. Yon sebarkan berita nya, jake kau tolong segera telfon polisi untuk menangkap satu lagi penjahat yang tersisa” ucap jun melerai pertengkaran kedua wanita di depan nya. Mona hanya tertawa dia mengira jika jun akan menangkap wanita yang menampar nya, namun saat polisi datang malah mona yang di tangkap oleh polisi itu.


“Tunggu.. Lepaskan saya, harus nya kalian menangkap dia bukan saya” teriak mona. Wartawan yang masih disana memotret dan merekam kejadian nya, masalah ini juga pasti akan menjadi berita besar bagi mereka. “Sodari mona anda di tangkap atas tuduhan telah memb*nuh nona jeni, dan memasulkan identitas. Anda bisa menjelaskan nya di kantor polisi” ucap bapak polisi yang bertubuh kekar.

__ADS_1


Lagi lagi semua dibuat terkejut, apa lagi yang di sembunyikan oleh keluarga hengki. Seperti tak ada habis nya mereka melakukan kejahatan. Setelah mona dibawa oleh polisi jun dan keluarga nya juga ikut masuk, sedangkan adrian menghampiri zoya untuk membawa nya masuk ke dalam mobil. Jun yang melihat kedua nya sangat tersenyum senang, karena tahun ini akan menjadi tahun yang baik untuk mereka.


__ADS_2