7+1 Child

7+1 Child
Mencari tahu tentang Jeni


__ADS_3

Di rumah nenek terlihat menghampiri jun yang sedang bersandar di bangku tepi kolam renang, “Ini ku kembalikan saja, benda ini sudah rusak” ucap nenek sambil memberikan handphone yang ada di genggaman nya ke arah jun. Jun yang terheran dengan perkataan nenek dia di buat terbingung, karna seperti yang di ucapkan kemarin dia baru saja membeli nya langsung dari pemilik brand handphone tersebut. Dia pun ingin melihat handphone milik nenek, dia ingin mengecek nya sendiri apakah itu benar benar rusak atau tidak “Coba sini biar ku lihat apa nya yang rusak” ucap jun, jun pun meraih ponsel yang di berikan nenek dia memperhatikan nya tapi dia tak melihat ada tanda tanda kerusakan. “Nek, handphone ini tidak rusak. aku baru saja membeli nya” ucap jun “Memang nya kenapa, ko nenek bisa mengatakan jika handphone ini rusak?” lanjut jun dan kembali bertanya pada nenek. “Saat aku menelfon lala aku tidak melihat ada lala disana, aku hanya melihat jo. Tapi setelah itu lala sudah muncul lalu menghilang” jelas sang nenek, jun yang mencerna perkataan nenek dia pun mengerti. Lalu menepuk pelan ke arah jidat nya sendiri, dia mengingat diri nya belum mengajari nenek bagaimana cara menggunakan nya. “Nek, duduk lah sini biar aku ajarkan” ucap jun. Lalu nenek duduk dan mendengar apa yang di jelaskan oleh jun. 

__ADS_1


Jo dan lala pun telah sampai di rumah, mereka secara bersaaman sampai dengan Yang dan jimy. Lala yang melihat kedua nya berlari mengahampiri mereka dan memeluk nya, sedangkan jo baru saja turun dari mobil nya. Mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah, lala bergegas mencari sang nenek. Dia yang gemas dengan nenek nya ingin memeluk, lala mencari cari dan dia akhir nya menemukan nenek sedang berada di tepi kolam bersama jun. “Nenek..” teriak lala sambil berlari ke arah nya dan memeluk nya, jun yang melihat lala dia pun segera bangkit dari duduk nya “Setelah ini pergi makan, aku akan menyiapkan nya” ucap jun sambil mengelus kepala lala yang masih berada di pelukan nenek. Jun bergegas jalan menuju meja makan, dia pun juga menyiapkan untuk jo jimy dan yang. 

__ADS_1


Sementara di kantor, yon dan jake sedang sibuk bekerja, karena saat ini di kantor nya sedang mengadakan perekrutan karyawan baru yang tentu nya sudah mendapat kan izin dari jun kemarin. Hal ini dilakukan nya karena perusahaan yang semakin naik secara terus menerus membuat para karyawan sering bekerja sampai malam. Semenjak mereka mengadakan pesta untuk lala setengah dari klien hengki terus berdatangan untuk meminta bekerjasama dengan perusaahan nya. Walaupun mereka tidak terlalu mengingin kan nya, tetapi mereka tetap menghargai dan menerima semua ajakan kerja sama. 

__ADS_1


Sementara itu di salah satu bar ternama, adrian berada di dalam nya bersama para anak buah nya. Pemilik bar meminta bantuan pada adrian untuk mengusir para preman liar yang sering mengganggu pengunjung. Adrian hanya terduduk sendiri di salah satu sofa di sana, sementara anak buah nya berpencar untuk mencari preman preman itu. Saat dia mengamati sekitar nya dia di kejutkan dengan melihat seorang wanita yang tidak asing bagi nya. Dari kejauhan dia memandangi wanita itu melihat dengan teliti, gadis itu memakai dress se atas lutut dengan bagian atas yang terbuka juga memakai riasan make up yang cukup tebal. “Cihh, apa tidak salah? Seharus nya dia berada di sekolah. Bocah bau kencur itu berani sekali memakai pakaian seperti itu” gumam nya. Dia masih terus memperhatikan nya, tak lama terlihat seorang pria mendekati gadis itu. Adrian mengerut kan dahi nya saat melihat kedua nya, dia melihat gadis itu sedang bercumbu bersama pria yang baru saja menghampiri nya. “Hhhh, ini bukan lah seperti gadis SMP pada umum nya. Apa lagi dia terlihat sangat lihai melakukan nya” ucap adrian, dia merasa hal ini tidak lah wajar. Karena seharus nya anak seusia nya belum mengerti banyak tentang ilmu percintaan, apalagi wanita itu telah menengguk banyak minuman keras yang kadar alkohol nya cukup tinggi. Adrian memicingkan mata nya lalu memanggil anak buah nya yang sedang berdiri menjaga nya “Mon, emon sini!..” panggil nya, salah satu dari pria yang berdiri pun menghampiri nya “Ada apa boss?” ucap nya mengeluarkan nada yang lemah gemulai seperti wanita. “Cepat suruh mereka menyelesaikan nya, ada sesuatu yang harus aku kerjakan” titah nya dengan nada bass nya. “Tidak mau boss, saya di sini saja. Suruh saja tuh dia” sahut pria gemulai di depan nya dengan tangan menunjuk ke arah teman nya dan menampilkan ekspresi panik dan takut. Adrian hanya mengehela nafas melihat anak buah nya, dia terlupa jika dari sekian banyak anak buah nya ada satu yang sangat lemah gemulai seperti wanita. Tugas nya hanyalah mengusir wanita wanita yang sering mendekati boss nya, karena dia adalah waria yang terkenal cukup galak. Adrian hanya memijat kening nya melihat tingkah anak buah nya “Yasudah cepat katakan pada nya” tegas adrian. Anak buah nya itu sangat senang kegirangan dan berjalan lenggok layak nya seorang wanita sambil berkata “Terimakasih boss” dengan nada yang di buat seperti wanita. Setelah itu teman nya dengan cepat mengikuti perintah boss nya, dalam waktu 15 menit urusan nya pun sudah kelar. Dia bergegas pulang bersama rombongan anak buah nya. Setelah sampai di kediaman nya yang juga di jadikan basecamp untuk berkumpul bersama anak buah nya. Adrian terduduk di kursi nya lalu mengutak atik handphone nya “Cari tahu semua tentang gadis ini jangan sampai terlewat kan satu berita pun” perintah adrian sambil melemparkan handpone nya ke meja, disana terlihat foto gadis cantik yang tak lain adalah jeni gadis yang ingin menyakiti lala. Memang belakangan ini dia tidak begitu mengusik lala, karena sudah dua kali dia gagal. Dia juga harus berhati hati dengan sikap nya yang hanyalah seorang anak SMP, dia tak mau mengambil resiko jika ada yang heran melihat tingkah nya. “Hhhhh, lihat saja aku pasti aku akan memberikan hadiah kejutan untuk jun” gumam adrian sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


__ADS_2