
Aldi tidak tinggal diam, setelah cukup lama Nakisya pergi, Aldi langsung menyusul istrinya. Namun sekarang ia mengerutkan keningnya, saat mendapat kabar dari Widya kalau Nakisya sama sekali tidak datang kerumahnya.
Widya mulai merasa ada sesuatu yang janggal. "Kalian gak lagi bertengkar 'kan?" tanyanya.
Aldi menggeleng, dia tidak mau kalau mertuanya itu jadi kepikiran. "Enggak kok Bunda. Mungkin Kisya pergi kerumah sahabatnya. Aldi coba hubungi dia dulu." Aldi langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Nakisya. Panggilannya terhubung, tapi Nakisya tidak juga mengangkatnya. Aldi kembali menekan panggilannya dan tidak lama kemudian nomornya malah tidak aktif.
"Oh iya, tadi Kisya bilang kalau ponselnya mati, Bund. Kalau gitu sekarang Aldi pamit. Nanti Aldi hubungi Bunda kalau sudah ketemu sama Kisya," ujarnya yang langsung menyalim tangan Widya.
"Bunda, kita beneran gak lagi marahan," imbuhnya kemudian saat melihat wajah Widya yang masih terlihat cemas.
Aldi mengecek ponselnya yang terhubung dengan GPS Nakisya. Namun lagi-lagi dia lupa, kalau benda itu sudah dilepaskan secara paksa oleh istrinya.
***
Nakisya sudah sampai di depan rumah orang yang dia harapkan bisa membantunya. Dengan tidak sabaran tangannya terus memencet bel.
"Siapa sih, berisik banget oy!" teriak seseorang dari dalam yang dapat terdengar oleh Nakisya.
"Oh adik nya Kak Riko. Kirain siapa?" ujar Riko saat melihat seseorang yang sedang berdiri di hadapannya.
__ADS_1
"Kenapa gak langsung masuk aja sih?" imbuhnya kemudian sambil melangkah kembali ke dalam rumahnya.
Nakisya berdecak sebal. "Gimana mau masuk, pintunya kan dikunci," jawabnya dengan ketus.
Riko tertawa pelan, "tumben nyasar kesini. Mana suami kamu?" tanyanya sambul mengedarkan pandangannya kearah luar.
"Kakak..." Nakisya langsung berhambur memeluk tubuh kakak sepupunya.
Riko mengerutkan keningnya, "kamu kenapa? Bilang kalau suami kamu nyakitin kamu. Kakak bakalan ngasih pelajaran sama dia."
"Kakak..." tangisan Nakisya semakin pecah.
Riko semakin bingung, "hei, kamu kenapa sih? Kakak jadinya bingung. Kamu jangan nangis." Riko mngusap pipi Nakisya, kemudian beralih memegang kedua pundak adiknya. "Sekarang kamu pelan-pelan cerita sama kakak."
Riko terlihat antusias mendengarkan setiap kalimat yang keluar dari mulut adiknya. Dia terlihat sedikit kecewa dengan Aldi yang sudah begitu teledor sehingga orang lain bisa dengan mudah menjebaknya. "Terus mana foto nya? Kaka mau lihat."
Nakisya langsung mengambil ponselnya, "ada disini, tapi ponselnya mati," ucapnya sambil memperlihatkan layar ponselnya yang gelap.
Riko menghela napas, "yaudah kamu charger dulu HP nya disana. Kakak mau bikinin minuman dulu," ucapnya sambil melangkah kearah dapur.
__ADS_1
***
Aldi menghentikan mobilnya di depan rumah Riko. Entah kenapa ditengah kebingungan nya mencari Nakisya, ia bisa langsung menuruti perintah sahabat somplaknya untuk datang kerumahnya.
Aldi langsung turun dari mobilnya, matanya langsung menangkap mobil yang terparkir tepat di depan mobilnya. "Ini kan mobil kisya," gumamnya yang langsung melangkah cepat kedalam rumah Riko.
Mata Aldi langsung menangkap sosok yang sudah berhasil mebuatnya panik. "Sayang, kamu disini? Aku panik nyariin kamu." Aldi langsung berhambur memeluk tubuh istrinya.
"Kamu habis nangis?" imbuhnya kemudian saat menyadari kalau mata istrinya terlihat merah dan sedikit bengkak.
Nakisya memalingkan wajahnya dari Aldi. "Kakak kok ngasih tau kalau aku disini?" tanya Nakisya sambil menatap wajah Riko yang tersenyum mengangguk kepadanya.
"Gapapa, biar cepet clear masalahnya. Sekarang kamu ambil ponsel kamu, mungkin udah bisa hidup," perintahnya yang langsung di turuti oleh Nakisya.
Riko memerhatikan wajah Aldi yang terlihat bingung. Dia tau kalau sahabatnya ini belum tahu masalahnya. "Harusnya tuh kamu percaya kalau suami kamu ini memang selingkuh. Jadi biar Kakak bisa hajar nih orang."
"Lo ngomong apa 'sih? Siapa yang dimaksud lo selingkuh?" tanya Aldi menatap Riko dan Nakisya bergantian.
Riko dapat melihat, kalau sahabatnya memang benar-benar sedang di jebak. "Elo yang selingkuh sama mantan sekertaris Lo!" jawab Riko tanpa menolehkan pandangannya yang sedang asik membuka akun gosip.
__ADS_1
Mata Riko terlihat tajam, saat melihat sebuah artikel yang baru saja di posting. "Seorang artis pendatang baru yang berperan sebagai pembantu, memamerkan kemesraan nya bersama pengusaha muda, Aldiano Bima Saputra."
Bersambung....