
Aku menyelesaikan sholat ashar kami bertiga setelah membaca doa yang di aamiin kan oleh ibu dan istri dari pak Heru, aku berbalik menghadap kepada kedua orang yang lebih tua dari aku itu, aku mengulurkan tanganku meminta tangan mereka bergantian untuk aku salami, aku mencium punggung tangan mereka bergantian.
"kan kamu imamnya kok salim nya ke makmum?" ibu Reni (istri pak Heru)
"kan ibu sama Oma lebih tua dari Nashwa, emm maaf Nashwa panggilnya Oma"
"kenapa minta maaf nak Oma seneng loh di panggil begitu sama kamu, kamu sama kaya cucu Oma"
"ok gimana kalau kita kenalan dulu"
aku tertawa mendengar perkataan ibu Reni yang sedikit lucu menurutku.
"boleh deh assalamualaikum saya Erika Nashwa..." aku menyodorkan tanganku kepada Oma terlebih dahulu dan mencium punggung tangan Oma, kemudian aku meminta tangan ibu Reni.
"waalaikumsalam saya Oma Lila"
"kalau saya Reni, panggil saya mama Reni ya"
"Oma Lila sama Mama Reni" aku tersenyum kepada kedua orang kaya yang ternyata nggak se nyebelin saat pertama kali ketemu.
Malam sudah hampir larut tapi keluarga kaya itu belum juga meninggalkan pondok, aku masih menemani abah menjelaskan kepada santri baru abah itu tentang kegiatan di pondok pesantren, orang itu hanya diam tak menanggapi apapun yang abah bicarakan, aku sedikit kesal karena tingkah lakunya yang seperti tidak menghormati abah.
"dan yang paling penting di pondok tidak boleh membawa hp ya nak Ali" abah
"sial kenapa kalian mengirim aku ke tempat seperti penjara ini mah pah? "
"Ali jaga bicaramu" pak Heru membentak anaknya yang memang kurang ajar itu
"terserah apa yang kalian mau lakukan padaku, aku tidak perduli" lalu dia keluar dengan meninggalkan ponselnya di atas meja.
__ADS_1
"maafkan kelakuan anak saya pak kyai, inilah salah satu alasan kami memasukkan dia ke pesantren, agar dia mempunyai sopan santun kepada orang lain, mohon bimbingan pak kyai dan nak Nashwa untuk Ali agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi"
"semoga Allah mengijabah niat baik pak Heru, tapi kami semua disini juga manusia biasa dan memiliki batas ilmu, pengalaman, juga kesabaran jika memang nak Ali berjodoh menjadi santri disini insyaallah dia akan kerasan di pondok ini"
"aamiin aamiin aamiin pak kyai, kalau begitu saya mohon izin untuk pulang pak kyai, titip kedua anak saya pak kyai"
"insyaallah pak Heru..."
"assalamualaikum wr.wb..."
"waalaikumsalam wr.wb..."
"ini hadiah untuk nak Nashwa tanda suka mama Reni kepada kamu diterima ya"
semua orang tersenyum melihat tingkah laku ibu Reni
"buat saya bu?"
"kok ibu? tadi udah sepakat loh panggil saya mama Reni, inget kan?"
__ADS_1
"nggih inget mama Reni, ini beneran buat saya?"
"iya itu buat kamu, spesial "
aku menerima pemberian ibu Reni setelah mendapat kode persetujuan dari abah.
"terimakasih mama Reni"
"sama-sama Nashwa... "
"kami permisi pak kyai nak Nashwa, assalamualaikum..."
"waalaikumsalam wr.wb"
mereka akhirnya meninggalkan rumahku.
"sampek dua kali salam lo Er" Salsa tiba-tiba datang di sebelah ku.
"ndak papa wong salam itu doa kok" abah
__ADS_1
"nggih bah"