
Acara akan segera di mulai, ketika sedang membenahi penampilannya di depan cermin seseorang menghampiri Erika dan memberikan secarik kertas kepadanya.
"hai gua Lila, gua mau lu jadi MC di acara ini tapi pakai bahasa inggris ya biar keren" Lila pergi tanpa persetujuan Erika atas perintahnya
Erika membaca kertas yang hanya berisi susunan acara tanpa teks apapun itu.
"kenapa sayang? " Reni menghampiri calon menantunya itu
"Erika disuruh jadi MC mah" Erika menunjukan kertas itu kepada Reni
"loh kok dadakan begini lagian sudah ada MC nya kan"
"kurang tahu mah"
"ayo ikut mama siapa yang suruh kamu tadi? "
"emm kalau nggak salah tadi bilangnya namanya Lila mah"
"dasar si Lila, ayo ikut mama"
Erika mengikuti langkah Reni yang cepat dan terkesan buru-buru itu.
"La kenapa nyuruh Erika jadi MC sih dia kan belum ada persiapan, lagian MC yang harusnya di tugaskan kemana?"
"ih ngadu dia ke kakak? "
"bukan gitu tapi kan ini mendadak dan nggak ada pembicaraan seputar ini sebelumnya " Reni
"mah mama... nggak apa-apa kok insyaallah Erika bisa, kita coba ya bismillah.... " Erika mengelus lengan sang mama agar tenang dan tidak ribut lagi
"tuh dia aja ok kak, udah biarin aja dia yang jadi MC, jangan lupa ya pakek bahasa inggris "
__ADS_1
"iya tante... " Erika menyetujui dengan senyum lebarnya
"lu panggil gua tante? " Lila sedikit kesal
"kalau nggak salah tante Lila adiknya mama Reni kan? bener nggak mah? " Erika
"iya sayang ini adik mama satu-satunya namanya Lila, by the way kok kamu bisa tahu kalau Lila ini adik mama? "
"mas Ali yang bilang mah"
"oh pantesan, tapi kamu yakin nih mau jadi MC? "
"insyaallah mah, aku coba ya mah"
"ya udah deh terserah kamu aja"
"lu ngapain nyuruh Erika jadi MC segala? " Ali mendatangi Lila yang dengan senyum sinisnya memandangi Erika dari kejauhan
"gua cuma mau ngetes dia, ukhty-ukhty kampungan "
"jaga ya mulut lu" Ali sudah sangat kesal kepada bibi nya itu
__ADS_1
"kenapa? lu takut dia bikin malu? harusnya lu mikirin itu sebelum memutuskan memasukkan dia ke dalam keluarga kita"
"lu yang bakalan malu liat aja" Ali meninggalkan Lila sendirian.
Sepi meruang, semua orang sudah rapi di tempat duduk masing-masing bersiap untuk memulai acara pernikahan hari ini.
"Assalamualaikum wr wb.... " Dengan lantang dan merdu Erika membuka acara dengan salam yang khidmat dan mantap.
"Praise and gratitude only to Allah SWT who has given so many blessings to all of us so that we can meet, gather and friendship each other on this happy day in good health. Good afternoon Mr / Mrs and all our respected family"
Dengan lancar kalimat pembuka dalam bahasa inggris di utarakan oleh Erika dengan lancar tanpa sedikit pun kesalahan dalam pelafalannya.
Lila mulai geram melihat Erika yang dengan mudahnya menjawab tantangan darinya.
*sialan! gua kira dia anak kampungan yang bisanya hanya mengaji dan nggak tahu apa-apa* (Lila)
__ADS_1
"puas lu sekarang? asal lu tahu ya Erika itu lulusan luar negeri, dan dia mahir beberapa bahasa dunia, lu salah kalau ngeremehin dia, mangkanya jangan suka meremehkan orang lain karena kita nggak tahu seberapa besar kemampuan orang itu"