Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 22


__ADS_3

"Erika?"


"iya Erika, udah lu mau kan ya udah cepetan pake bajunya"


"aaarrrggh... awas lu Ren"


Ali tetap mengganti pakaiannya walaupun ngedumel ke Rendi


kenapa gua mau ya? apa beneran karena ada Erika? jadi ceritanya gua suka beneran nih sama Erika? ha ha ha lucu banget sih (Ali)


Setelah mengenakan satu set beskap lengkap dengan blangkonnya Ali beserta semua pagar bagus menuju ke tatanan bunga yang berbentuk seperti gapura itu. Disana terlihat beberapa gadis mengenakan kebaya pagar ayu salah satunya adalah Erika, Ali yang usil kemudian menghampiri Erika dan berdiri di hadapannya.


"hai pacar...cantik banget sih" kata Ali dengan gaya khas nya melipat kedua tangannya di dada, Ali sengaja berteriak karena suara sound sistem yang juga sangat keras. Erika yang mendengar jelas apa yang di katakan oleh Ali hanya melototi Ali tapi yang di pelototi malah cengengesan.


"pacar nikah yuk" Ali


"ciye... ning Nashwa pacarnya gumush bat dah ha ha ha" para santri putri yang juga menjadi pagar ayu bersama Erika kompak meledek Erika yang terus di godain Ali


"kamu..." Belum selesai Erika menuntaskan perkataannya, salah satu pagar ayu yang lain menarik Erika menuju para tamu undangan yang datang.


"nanti aja ngomelnya ayo sambut tamu-tamu dulu tuh pada dateng"


Melihat para pagar ayu berjejer rapi di sisi kanan jalan para pagar bagus pun juga berbaris rapi di sisi kiri jalan. Tugas mereka memang menyambut tamu-tamu yang datang.

__ADS_1


Ali yang berdiri tepat di seberang Erika dengan senang hati terus saja menggoda Erika. Terkadang Ali mengedipkan sebelah matanya, kadang juga memberikan ciuman jauh untuk Erika.


Nih orang bener-bener bikin kesel (Erika)




*yang kasih aku bunga tadi ganteng banget orangnya, malah lebih ganteng dia di banding mas Ibra, astaghfirullah...ih apaan sih aku ini, aku kan udah ada mas Ibra* (Nia)



Nia masih saja menatap bunga di tangannya, Nia tidak ikut menjadi pagar ayu karena merasa dirinya terlalu tua padahal tidak sama sekali tapi memang semua yang menjadi pagar ayu adalah sepantaran Salsa dan Erika jadi Nia merasa minder.




Acara resepsi pernikahan Salsa dan mas Aab berjalan sesuai jadwal yang di tentukan. Semua tamu undangan datang silih berganti untuk ikut berbahagia atas pernikahan Salsa dan mas Aab.



Setelah acara selesai tamu-tamu sudah pulang sedikit demi sedikit dan ini adalah momen pemotretan di panggung kuade pengantin. Beberapa foto telah di ambil, dari yang beramai-ramai bersama keluarga kemudoan bersama teman, di lanjutkan bersama semua pagar ayu dan juga pagar bagus, sampai hanya kedua mempelai saja yang di foto.

__ADS_1



Kejahilan Ali kembali muncul ketika semua hampir turun dari panggung kuade, Ali meminta Salsa menarik Erika untuk mau berfoto dengannya, karena jika Ali yang menarik tangan Erika maka Erika pasti akan marah-marah.



"bentar Er kita foto lagi ya" Salsa



"foto lagi?"



"iya sekali lagi aja"



Erika yang tidak menyangka bahwa di detik terakhir saat akan mengambil gambar Ali dengan sedikit berlali berdiri di samping Erika dan akhirnya...



jepret !

__ADS_1


__ADS_2