
tok... tok... tok....
"abang... abang.... bangun abang sholat subuh "
Ali mengerjab memulihkan matanya agar bisa terbangun dengan sempurna.
"iya Syah... "
"di tunggu papa sama yang lain kita sholat subuh jamaah"
"duluan aja Syah abang nanti sholat sendiri "
"yakin? ning Nashwa juga udah siap loh di bawah di imamin papa tuh "
"ok ok abang turun"
giliran nyebut nama ning Nashwa sekali aja udah langsung semangat dia, kayaknya abang beneran jatuh Cinta sama ning Nashwa (Alisyah)
"Erika bantu ya bik"
"jangan non udah tugas bibik lagian disini juga banyak yang bantu pembantu nyonya banyak kok non"
"nanti saya ngantuk bik kalau diem aja"
"non bisa aja, non duduk disitu ya bibik takut kalau non bantuin bibik"
"takut apa bik? emangnya mama Reni galak? "
"enggak non cuma non kan pacarnya aden nanti aden marah lihat non di dapur"
"enggak bik mas Ali nggak bakalan marah"
"ya nggak bakalan marah si non tapi bibik yang takut"
"nggak apa-apa bik lagian tidur habis sholat subuh itu menyempitkan rejeki loh"
__ADS_1
"emang gitu non? "
"iya bik jadi biarin Erika bantuin di dapur ya"
"ya sudah kalau begitu"
Erika dan tiga orang pembantu lain bersama-sama memasak sarapan di dapur yang super luas itu, bersama para pembantu itu Erika beberapa kali di ajari menggunakan alat-alat yang sangat modern yang sebelumnya sama sekali Erika belum pernah menggunakannya.
"bibik... "
"iya non"
"makasih ya ilmunya"
"ilmu apa non? "
"ilmu bagaimana non? "
"ilmu cara menggunakan microwave "
"eh si enon bibik kan cuma kasih tau"
"itu juga ilmu bik"
"non mau di masakin apa? "
"ini semua udah cukup bik, saya nggak pilih-pilih makanan"
__ADS_1
"alhamdulillah.... bibik boleh minta tolong? "
"minta tolong apa bik? "
"tolong non panggil tuan, nyonya, aden sama non Alisyah ya non"
"tapi ini makanannya belum di bawa ke meja makan biar aku bawa dulu ya bik"
"jangan non biar kita aja yang siapin non tolong panggil semua orang aja"
"ya udah deh iya... "
"mama capek banget semalem di rumah sana mama nggak betah, rame banget mangkanya mama ngajakin pulang dari pada nggak bisa istirahat"
"gapapa sih mah Alisyah juga nggak betah di sana"
"sayang habis ini kita prepare ya kita harus ikut acara ngunduh mantu ke rumah besannya tante kamu"
"lagi mah? " Alisyah
"terakhir kok sayang ya mau ya sama abang kamu juga sama kak Erika juga ya sayang? " Reni melihat ke arah Erika meminta keikutsertaannya
"iya mah" Erika menganggukkan kepalanya tanda dia setuju
"mah coba deh mama makan dagingnya rasanya beda" Heru merasa heran karena menu pagi ini ada sedikit beda rasanya
Reni mengambil satu potong daging dan menaruh di piringnya kemudian memotong sedikit dan langsung di makannya.
"iya beda"
"emmm maaf mah itu Erika yang masak nggak enak ya mah? maaf ya mah"
"pantesan beda yang masak beda tangan" Heru
"biar saya bawa ke dapur aja "
"kenapa di bawa ke dapur? ini beda karena ini lebih enak dari biasanya sayang... " Reni
"beneran enak mah? " Ali
"iya dong, kamu coba deh" Reni mengambilkan untuk Ali dan juga Alisyah di piring mereka masing-masing.
__ADS_1
"eh iya enak " Alisyah
alhamdulillah... semua pada suka