Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 55


__ADS_3

"aku udah selesai, sekarang giliran kamu"


"iya"


Ali meninggalkan Erika dan melakukan sholat, di sela-sela menunggu Ali selesai sholat, Erika menerima telepon dari Rendi yang menanyakan dirinya.


"aku ada di musholah kak pinggir jalan"


"oh iya kakak lihat kamu, kakak ke sana "


"iya assalamualaikum..."


"waalaikumsalam..."


beberapa saat kemudian Rendi telah hadir di hadapan Erika.


"katanya di depan ada kecelakaan ya kak?" Erika


"iya dik, mobil ketimpa pohon gede mangkanya evakuasinya lama"


"innalillahi... kak Rendi udah sholat?"


"belum dik, itu yang di dalam Ali?"


"iya kak"


"kalian udah baikan kan?"


"udah kak"


"sukur deh kalau gitu, kakak juga sholat dulu sekalian, anak-anak di dalam bis pada tidur kecapean"


Rendi mengambil air wudhu kemudian sholat di sebelah Ali yang sudah selesai dengan sholatnya.

__ADS_1


"Rendi bisa ke sini? kamu yang kasih tahu?" Ali duduk di sebelah Erika dan memakai sepatunya


"iya tadi dia telpon nanya aku di mana? ya aku kasih tahu lagian dia juga harus sholat dulu"


"mau tunggu di sini apa di mobil?"


"bentar kita tunggu kak Rendi dulu"


"ya udah"


Setelah selesai memakai sepatunya Ali mulai sibuk dengan ponselnya dan tak menghiraukan Erika di sebelahnya.


"bro !" Rendi menepuk pundak Ali dan duduk bersama mereka


"ada kecelakaan apa di depan sampai macet gini?"


"mobil ketimpa pohon gede"


"pantesan lama"


"boleh, kamu mau ikut?" Ali menawari Erika


"enggak aku balik ke mobil aja ya"


"ya udah"


Erika berlari kembali masuk ke dalam mobil dan duduk anteng di dalam.


Sedangkan Ali dan Rendi menyusuri trotoar mencari makanan yang cocok dengan selera mereka.


Hujan yang sudah reda membuat mereka leluasa memilih dan memilah mana makanan yang mau mereka makan.


Akhirnya pilihan mereka jatuh pada warung soto ayam dan memilih makan di tempat.

__ADS_1


"Erika makan apa ya?"


"lu telpon aja tanya dia mau apa?" Rendi


"iya ya"


Ali mencoba menghubungi Erika tapi beberapa kali tidak tersambung.


"nggak aktif, kalau ke sana nyamperin dulu pasti kelamaan, enaknya di beliin apa nih?"


"nasi goreng aja biar praktis soalnya nanti dia makan di dalam mobil kalau beli yang berkuah takutnya ribet"


"iya dah apa kata lu aja"


Mereka memesan satu porsi nasi goreng kemudian Ali kembali ke mobilnya dan Rendi kembali ke bis bersama anak-anak.


padahal gua sholat sekalian makan ada kali satu jam tapi masih nggak bergerak sama sekali macet nya (Rendi)


Ali masuk ke dalam mobil dan sudah duduk di kursinya.


"sayang maaf ya lama ini aku bawain nasi goreng" Ali menoleh ke arah Erika yang tidak menjawab perkataannya, ternya Erika sedang tidur dengan ponsel yang ada di tangannya.


ya ampun dia tidur sweet banget sih, biarin aja dulu dia tidur tapi kalau nanti nasi gorengnya dingin kan nggak enak jadinya, ya udah aku bangunin aja dia biar makan dulu nanti biarin tidur lagi (Ali)


"sayang..." Ali menarik ujung hijab Erika agar Erika segera bangun


"kamu udah balik, aku ketiduran"


"iya nggak apa-apa, nih aku bawain nasi goreng"


"kamu?"


"aku udah makan tadi sama Rendi, mau aku suapi?"

__ADS_1


"enggak aku bisa sendiri"


Erika menerima kotak makanan yang terbuat dari Styrofoam itu kemudian memakan isinya.


__ADS_2