
"silahkan di minum pak Heru" abah
"terimakasih pak kyai"
"maaf pak Heru saya agak lama tadi"
"nggak papa pak kyai saya paham, pak kyai juga tidak harus meluangkan waktu untuk kami karena pak kyai pasti sangat sibuk meladeni banyak tamu penting"
"semua tamu penting pak Heru"
Setelah beberapa saat berbasa-basi, akhirnya jamuan telah di siapkan di hadapan semua orang.
"silahkan pak Heru "
"mari pak kyai, pak kyai nggak makan juga?"
"saya kalau di turutin ini perut sudah meledak pak Heru ha ha ha"
"iya pak kyai"
Akhirnya kedua orang tua Ali itu makan tanpa pak kyai karena pak kyai memang sudah sangat kenyang. Sembari menunggu pak Heru makan pak kyai menunaikan sholat ashar, agar pak Heru juga tidak sungkan saat makan karena pak kyai tidak ikut makan.
"mah pah nggak mau sholat sekalian? udah masuk waktu ashar" Alisyah
"iya sayang kita sholat juga disini biar nanti nggak kehabisan waktu" Heru
Pak Heru dan Reni berpisah, Reni ikut Alisyah ke musholah putri untuk menunaikan sholat ashar, sedangkan Heru ke musholah putra.
"sayang itu pacarnya kakak kamu kan yang jadi imamnya?" Reni
"pacar bang Ali?"
"iya sayang anak pak kyai ituloh"
"ning Nashwa?"
"iya dia"
"gimana bisa jadi pacar bang Ali mah?"
"ceritanya nanti aja kita sholat dulu"
Alisyah dan mamanya kemudian mengikuti sholat jamaah yang di imami oleh Erika.
"kamu sudah selesai haid nya Nashwa?"
__ADS_1
"sampun bah"
"*sudah bah*"
"oh abah kira belum selesai"
"abah mau makan? biar Nashwa siapin"
"ndak *nduk* abah masih kenyang sekali beberapa kali karena ndak enak sama tamu yang lain abah terpaksa makan walau sebenarnya sudah kenyang, ayo kamu temenin abah menemui keluarganya pak Heru"
"emm tadi Nashwa sudah temenin mereka kok bah"
"ya ndak papa, biar abah ada temene"
"nggeh bah"
"mah pah pak kyai dateng" Alisyah
Pak kyai duduk di seberang kedua tamu itu, Erika berdiri di samping abah nya.
"duduk nduk" pak kyai
Erika menuruti abah nya duduk di sebelah beliau.
"pak kyai kami mau pamit pulang dulu sepertinya sudah terlalu lama kami disini" pak Heru
__ADS_1
"kok buru-buru to pak Heru, saya baru bisa menemani pak Heru beberapa saat kok sudah mau balik saja"
"nggak apa-apa pak kyai saya juga harus mengurus hal lain"
"ya sudah kalau begitu pak Heru, Nashwa kamu salim sama mereka"
"nggeh bah"
Erika menyalami Heru dan istrinya dan lucunya Ali pun mengulurkan tangannya ke arah Erika agar Erika menyalaminya juga, untung saja Erika sadar bahwa Ali sedang mengusili nya, dengan raut wajah kesal Erika mengulurkan lidahnya, Reni yang melihat hal itu tertawa dengan menutup mulutnya dengan kedua tangan.
*mereka berdua ini lucu sekali* (Reni)
Setelah pamit kepada pak kyai, kedua orang tua Ali dan Alisyah mencium kedua anaknya dan meninggalkan mereka masuk ke mobil.
"Ali sini nak" Reni
Ali berlari ke arah ibunya yang melongokkan kepalanya di jendela mobil.
"kamu suka sama anak pak kyai itu?"
"he he kan pacar Ali mah"
"kamu harus semangat mendapatkan dia karena yang mama lihat sepertinya Erika itu nggak suka sama kamu"
"bukan nggak suka mah tapi belum"
__ADS_1
"aarrggh... anak mama sweet banget, semangat mengejar cinta kamu sayang mama dukung seratus persen"