
Aku terjaga dari tidurku tepat jam setengah tiga pagi, aku langsung ke kamar mandi dan mengambil air wudhu untuk melakukan sholat tahajud, sholat hajat dan juga sholat tasbih. Aku selalu rutin melakukan sholat sunnah karena ajaran dari abah padaku sejak kecil, aku selalu menyelipkan doa-doa khusus untuk keluargaku.
tok...tok...tok...
aku berdiri dengan masih mengenakan mukenah dan membuka pintu.
"tak kirain belum bangun, ayo masak Er biar cepet selesai, kamu sudah selesai kan sholatnya"
"udah, tumben sih ngajakin masak jam segini biasanya di molor-molorin sampek habis subuh"
"emangnya kamu mau kotak bekelmu tak isi sama jelly lagi? udah ayo"
aku mengikuti Salsa ke dapur setelah melepas mukenah dan melipat alat sholatku.
"mau masak apa Sa?"
"ikan goreng ya?"
"apa aja lah"
Hari ini aku ke sekolah agak telat karena aku harus menggantikan abah mengajar ngaji subuh santri putri, abah mengisi tausiah dadakan yang ada di masjid desa karena sebelumnya yang biasa mengisi disana adalah Gus Bi keponakan abah yang tinggal di sebelah rumah kami tapi karena hari ini Gus Bi mendadak sakit kepala jadilah abah yang menggantikan tausiahnya.
Aku tidak begitu tergesah-gesah karena jam pelajaran yang aku ajar bukan jam pertama melainkan jam ke tiga, hari ini aku mengajar anak kelas XI dan XII di jam ke tiga dan sehabis istirahat. Aku duduk di kursi ruangan ku mengotak-atik ponsel yang memang sudah lama sekali tidak sempat menggantinya.
*bener juga kata abah, nggak ada yang telepon aku sama sekali, nasib jomblo ya gini nih astaghfirullah... sadar Erika kamu kan nggak boleh pacaran* (Erika)
__ADS_1
tok...tok...tok...
"permisi Bu Erika...boleh saya masuk?"
"Pak Roy..." aku mengangkat tanganku melihat jam yang melingkar di pergelangan tanganku.
"boleh masuk Bu?"
"eh itu Pak Roy maaf saya ada jam ngajar, permisi ya Pak..." aku nyelonong keluar dari ruangan ku menuju koprasi sekolahan.
aku sengaja menghindari Pak Roy karena dia memang selalu menggodaku, aku sama sekali tidak suka dengan sifatnya itu mangkanya aku lebih memilih pergi ke koprasi untuk menghindari dia.
"waalaikumsalam Bu Erika ada yang di butuhin bu?"
"enggak Bu Linda saya cuma mau ikut ngumpet"
"ngumpet? ngumpet dari siapa Bu Er?"
__ADS_1
"itu dari Pak Roy Bu Linda"
"eemmm kebiasaan tuh orang nggak berhenti-berhenti ngejar Bu Erika"
"enggak kok Bu Linda saya cuma risih aja sama omongan dia yang suka *ngalor-ngidul* nggak jelas"
"emang sih Bu orangnya emang gitu nggak jelas, masak ya Bu kemarin saya lihat dia godain anak kelas X "
"astaghfirullah...kok gitu ya Pak Roy. Eh astagfirullah... Bu Linda kok malah ghibah sih kita"
"he he he maaf Bu Er terbawa suasana hi hi hi, Bu Er mau saya bikinin minuman?"
"enggak Bu Linda saya numpang duduk aja disini sambil nunggu jam ke dua habis soalnya mau ngajar di kelas XI nanti jam ke tiga"
"ya sudah Bu Erika saya mau beberes sebentar ya sekalian nitip koprasi sebentar kali aja ada yang mampir"
"siap Bu Linda"
__ADS_1
Bu Linda mulai beberes di area belakang koprasi dan aku hanya duduk-duduk manis memainkan ponselku lagi.