Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 23


__ADS_3

"eh kamu ngapain?" Erika yang baru menyadari ali berada di sampingnya setelah mas fotografer selesai mengambil gambar.


"pelit amat cuma mau foto sama pacar doang kok"


"pak Ali kamu jangan selalu bilang kalau saya ini pacar kamu ya pak karena semua itu nggak bener"


"sendiri nyatain cinta sendiri nya yang menolak ingat"


"saya kan sudah pernah jelasin hal itu ke pak Ali jadi pak Ali jangan terus bilang kalau saya yang meminta pak Ali jadi pacar saya"


Kedua mempelai turun dari panggung kuade dan meninggalkan dua orang yang sedang heboh di atas panggung kuade.


"dik itu Nashwa ndak di ajak masuk ke rumah? di lihatin banyak orang loh dik" Aab


"ndak papa mas biarin aja, mereka lagi diskusi hi hi hi"


"saya nggak menerima pembelaan apapun dari kamu, pokoknya kamu pacarku dan ya kamu harus panggil aku pacar, sayang atau terserahlah pokoknya bukan pak ok pacar" Ali


"kamu bener-bener ya"


"bener-bener ganteng dong"


"eh eh kalian berdua ribut terus to yo yo ada banyak tamu undangan ndak malu apa?" abah


"dia ni bah" Erika


"wes, karo-karone podo wae tukaran terus"


"sudah, dua-duanya sama saja berantem terus"


Erika akhirnya turun dari panggung.




"aaaerrgh... anak mama ganteng banget pake beskap sama blangkon kaya raja-raja jawa"

__ADS_1



*ya allah mamanya Ali kalau lagi heboh beneran bikin seisi rumah rame* (Erika)



Kedua orang tua Ali dan Alisyah datang untuk kondangan, mamanya Ali histeris melihat anaknya menggunakan pakaian adat jawa karena menjadi pagar bagus, aku menemani mereka karena abah masih menemani tamu lain yaitu bapak bupati di ruangan depan.



"ini calon mantunya mama juga jadi bridesmaids? aarrgghh.... cantik banget ya ampun ya ampun ya ampun kalian berdua cocok pake banget"



"pagar ayu tante" Erika



"iya sama saja sayang kalau di kota sebutnya bridesmaids"




"eh bentar-bentar saya mau foto kalian berdua dulu"



"udah tadi tante"



"ayolah pacar biar mamaku seneng" Ali



"aarrgghh Ali kamu sweet banget sih panggilnya kayak gitu, mau ya mama foto bentaran doang habis ini kamu boleh ganti baju deh"

__ADS_1



"ya udah tante"



Mamanya Ali menata aku dan Ali berdampingan berdiri di depan background yang seharusnya untuk foto kedua mempelai, tapi karena mereka sudah selesai sesi pemotretan jadi tempat itu tidak di pakai, ada ring light yang menjadikan pandangan semakin jelas dan bagus saat di foto.



*kalau aja ada abah pasti nggak boleh foto kayak gini, abah mana sih nggak balik-balik* (Erika)



Mamanya Ali menyuruh Ali untuk merangkul ku, tapi aku menolak karena memang bukan muhrim.



"ok ok nggak papa nggak pegangan yang penting kalian sebelahan, tunggu ya satu...dua...ok bagus, lagi ya satu...dua...aarrgghh bagus banget lagi-lagi ganti pose ya yang unyu-unyu ok ok satu...dua... bagus banget"



"sudah ya tante... saya harus ganti baju"



"aku juga mah, aku ganti baju dulu ya"



"iya sayang, mama tunggu disini ya"



"iya"


__ADS_1


*Ha ha ha mama the best lah bisa bikin gua sama Erika foto berduaan, kayaknya mama nih yang bisa deketin gua sama Erika, bantu anakmu ini ya mah ha ha ha* (Ali)


__ADS_2