
Kegiatan jelajah berjalan dengan lancar dan sesuai jam yang di tentukan.
Waktu masuk sholat ashar ketika para pembina mengakhiri kegiatan jelajah pada hari ini, Erika dan semua guru lainnya berkumpul di tenda induk untuk ishoma (istirahat, sholat, makan).
Semua guru makan bersama makanan yang dimasak oleh pak Edo dan bu Sinta, ishoma dilakukan sampai jam sholat maghrib nanti, setelah maghrib akan ada acara tausiah dari kepala sekolah yang akan berkunjung nanti kemudian dilanjutkan dengan acara api unggun, di dalam acara api unggun akan di selipkan satu game yaitu nyatakan cinta yang sudah di susun oleh Ali dan Erika tempo hari.
Ali duduk di sebelah Linda karena Linda berada di sebelah Erika, tapi Roy malah mengambil ancang-ancang untuk duduk di sisi lain Erika, Ali memberi isyarat pada Rendi agar Rendi duduk di sebelah Erika terlebih dahulu, akhirnya perseteruan diam-diam itu di menangkan oleh Ali dan Rendi.
"saya ambil kecap dulu ya bu Er" Linda
"iya bu Linda"
Linda meninggalkan tempat duduknya yang langsung segera diisi oleh Ali agar bukan Roy yang berada di samping Erika.
"kamu kenapa cuma makan pake telor?" Erika yang sedari tadi melirik piring makan Ali akhirnya bertanya.
"dia emang gitu dik, makannya susah kalau nggak mie instan ya nugget atau sosis" Rendi
"rese lu Ren" Ali
"kaya anak kecil aja makannya kayak gitu" Erika
"bukan gitu, aku lagi adaptasi aja, waktu kuliah dulu aku malah hampir nggak makan nasi soalnya mengikuti gaya makanan orang sana terus sekarang harus makan nasi lagi ya kayak memulai sesuatu yang baru"
__ADS_1
"ya kan ada sambel masa kamu nggak makan sambel juga?" Erika
"makan kok"
"eh jangan makan sambel dulu deh kamu kan habis diare entar kambuh lagi" Erika
"ciye... adikku ini udah besar ya sekarang udah pinter kasih perhatian buat pacarnya" Rendi
"kakak!" Erika melotot ke arah Rendi
"iya iya sorry kelepasan hi hi hi"
ring... ring... ring...
ponsel Ali berbunyi, terlihat tanda video call masuk dan itu dari Reni mama Ali.
"kalau mengawali pembicaraan itu salam bukan hai" tegur Erika dengan berbisik.
"iya iya assalamualaikum mah..."
"waalaikumsalam... wr.wb... apa kabar sayang...?"
suara Reni yang cempreng terdengar di hadapan semua orang yang sedang berkumpul. Ali akhirnya permisi dari tenda ke tempat yang lebih sepi lagi.
__ADS_1
Ali duduk di bawah pohon kemudian melanjutkan video call nya.
"sayang tadi kayaknya ada suara calon mantu mama ya?"
"iya mah tadi negor Ali suruh ngucap salam bukan hai"
"si sweet banget sih, sekarang mana dia sayang?"
"tuh lagi makan sama yang lain"
"kalau udah selesai makan mama pengen dong ngobrol sama dia"
"iya mah nanti coba Ali ngomong sama dia, kalau dia mau biar nanti mama ngobrol sama dia"
"iya deh, tadi mama udah telpon adek kamu juga, kamu jaga dia juga jangan sampai Alisyah itu kenapa-napa"
"kenapa-napa gimana? Alisyah disini tuh banyak temennya mah mama nggak usah khawatir"
"ya udah kalau gitu mama seneng kok denger nya, nanti jangan lupa mama mau ngomong sama ning Nashwa ya"
"kok panggilnya gitu?"
"biasanya Alisyah panggilnya gitu mama jadi gemas "
__ADS_1
"iya mah insyaallah... ya udah aku tutup dulu ya assalamualaikum..."
"waalaikumsalam...."