Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 58


__ADS_3

Penjaga toko memberikan pasmina hitam yang Erika mau, setelah mengenakan semuanya Ali pergi ke kasir untuk membayar belanjaan Erika.


Erika terlihat sangat canggung mengenakan baju yang di berikan oleh orang lain, karena selama ini Erika belum pernah mendapat hadiah dari orang lain apa lagi itu seorang laki-laki.


"berapa totalnya? " Erika


"ada deh" Ali memasukan struk belanjaan ke dalam sakunya dan menggiring Erika untuk kembali masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan ke rumah Ali.


"berapa totalnya belanjaan aku ini? "


"berapa pun itu udah jadi tanggung jawab aku"


"apaan sih, aku pengen tahu kalau aku ada duwit aku bakalan ganti"


"kalau kamu bahas soal ganti ganti lagi aku marah nih"


"ih marah aja"


"kamu nggak takut kalau aku marah? aku bisa makan kamu disini loh"


"kalau kamu berani sentuh aku awas aja"


"enggak-enggak "




Ali membukakan pintu mobil untuk Erika.



"ayo turun, aku tadi udah bilang mama papa kalau aku pulang sama kamu "



"ih kenapa bilang sih makin nervous kan aku "



"nggak apa-apa ayo"



Ali menunggu Erika keluar dari mobil kemudian berjalan bersama masuk ke dalam rumah Ali yang berkali-kali lipat besarnya dari rumahnya.



Erika berhenti dan sejenak mengagumi rumah Ali yang bak istana itu.



"ayo... " Ali menarik ujung hijab Erika agar Erika berjalan mengikutinya ke dalam rumah.



"mama... " Ali berteriak



"kamu kebiasaan deh, salam dulu" Erika memukul lengan Ali dengan tas yang dia bawa.


__ADS_1


"iya iya hehe assalamualaikum... mah pah Ali pulang "



"mama... papa... " Ali kembali berteriak



"sabar dong kamu jangan teriak-teriak" Erika



"mama lama banget sih, aku panggil dulu ya ke atas"



"he'em "



Ali berlari menaiki anak tangga dengan penuh semangat. Beberapa saat kemudian Ali datang menggandeng Reni dan sedikit menariknya agar cepat sampai di bawah.



"ada tamu spesial... apa kabar sayang? " Reni memeluk Erika dan mencium pipi kanan kirinya.



"baik tante"



"kok tante? kita kan udah sepakat panggilnya mama Reni"



"iya mah"




"langsung balik tan... eh mah nanti abah nyariin"



"ya... kok nggak nginep sih kan udah malem ini"



"Ali udah terlanjur janji mah mau antar Erika pulang langsung setelah dari sini"



"ya udah deh kalau gitu kita makan malam ya"



"tadi udah makan mah di luar"



"terus kalau semuanya udah selesai kita ngapain dong? "

__ADS_1



"mama ngobrol aja sama Erika Ali mau mandi dulu"



"ya udah ayo ikut mama ke kamar mama"



"tapi mah"



"tenang papanya Ali belum pulang, nanti kita langsung balik ke pondok ya kalau papanya Ali pulang"



"iya mah"



*pantesan dari tadi nggak kelihatan papa nya Ali ternyata lagi keluar* (Erika)



Erika dan Reni duduk di ranjang Reni yang besar dan sangat bagus.



"gimana kamu sama Ali? Kalian baik-baik saja kan? "



"baik mah"



"Ali itu dulunya anak yang bandel banget tapi dia pinter dalam hampir semua pelajaran, dia selalu seenaknya sendiri tapj sekarang mama ngerasa kalau dia sudah berubah meskipun nggak drastis tapi mama bersyukur karena perubahan Ali mengarah ke hal yang baik dan mama yakin semua itu adalah berkat kamu "



"Erika sama sekali nggak melakukan apa-apa mah"



"tapi mama yakin Ali berubah karena kamu kok"



"ini cuma kebetulan mah"



"kamu mau lihat kamar Ali? "



"nggak usah mah "



"nggak apa-apa ayo"

__ADS_1



"


__ADS_2