
Ting
Ponsel Ali berbunyi tanda sebuah pesan masuk di aplikasi WhatsApp nya.
"tolong kamu bukain hp aku, itu di dashboard"
"kenapa nggak ambil sendiri sih"
"aku kan lagi nyetir sayang... kalau nyetir kan nggak boleh pegang hp"
iya juga sih (Erika)
Erika mengambil ponsel Ali kemudian mengetuk dua kali layar ponsel Ali, betapa terkejutnya Erika melihat wallpaper ponsel Ali yang memajang wajahnya saat tengah serius menulis.
"eh ini apa-apaan kok ada foto aku segala di hp kamu?"
"wajar dong kalau aku simpen foto pacar aku sendiri yang aneh tuh kalau aku simpen foto orang lain, udah coba lihat siapa yang kirim pesan?"
"password nya apa?"
"tanggal lahir kamu"
"kok tanggal lahir aku? dari mana kamu tahu?" Erika sewot lagi karena Ali kembali membuat kejutan untuknya.
"nggak susah cari tahu tentang kamu sayang, tinggal merem udah deh lengkap semua"
"awas ya kalau ada yang aneh-aneh lagi"
__ADS_1
Erika menekan beberapa nomor yang sesuai dengan tanggal lahirnya untuk membuka ponsel Ali dan itu benar-benar terbuka.
astaghfirullah ni anak ada aja tingkahnya, tapi sweet sih hi hi hi (Erika)
Erika membuka pesan WhatsApp yang masuk, ada nama Lila tertera disana.
"dari Lila" nada suara Erika sedikit menurun tidak se keras tadi
"Lila? apa isinya?"
"sayang kamu pulang? aku kangen... gitu isinya"
Terlihat jelas wajah Erika berubah sedikit datar, dari caranya berbicara sampai mimik mukanya juga datar. Ali yang menyadari hal itu benar-benar senang melihat perubahan Erika yang sepertinya merasa cemburu pada Lila.
"oh udah biarin aja" Ali
"ehem kayaknya AC mati deh, panas banget hawa disini"
"iya nih mati ya AC kamu? duh mobil mewah tapi AC bobrok" Erika malah menimpali omongan Ali dengan nada kesalnya, Ali cengar-cengir mendengar Erika yang sekarang sewot karena pesan yang masuk.
"ciye... yang cemburu, gumush banget dah" Ali
"cemburu apaan? nggak ada yang kayak gitu" Erika yang baru sadar bahwa Ali menertawakan dirinya kemudian mengucap istighfar.
"astaghfirullah... astaghfirullah... astaghfirullah... audzubillah hi minasyaithonirrojim... aku berlindung kepada Allah dari godaan setan-setan yang terkutuk"
" astaghfirullah... masa pacar sendiri di samain sama setan"
__ADS_1
"kita cuma berdua yang ketiga pasti setan yang diam-diam akan menguasai hati dan pikiran kita jadi alangkah baiknya kalau kita minta perlindungan sama Allah"
"iya-iya sayang"
"udah deh jangan sayang-sayang terus fokus nyetir"
"iya... kamu cantik banget deh tapi sayang..."
" apa?"
" sayang aja"
"sayang apa?"
"ciye... udah panggil-panggil aku sayang aja ha ha ha"
Erika termakan oleh jebakan yang Ali buat untuknya.
"Lila itu tanteku, adiknya mama, dia seusiaku dan selalu memanggilku dengan sebutan sayang, jadi jangan cemburu ya?"
"apaan sih nggak ada yang kayak gitu"
"kalau ada pun nggak papa aku seneng kok ha ha ha"
"dasar kamu"
Erika membuang pandangannya keluar jendela dan sebuah senyum tersungging manis di sudut bibir Erika.
__ADS_1
kenapa aku ngerasa lega ya pas dengar penjelasan dari Ali? apa aku udah suka sama dia? nggak itu nggak boleh, abah pasti akan kecewa sekali dengan aku kalau tahu aku berpacaran dengan Ali. Ali ternyata orang yang baik, dia nggak macam-macam dan sama sekali tidak melanggar syarat yang pernah aku ajukan padanya, sudahlah aku akan menjalani kisah ini seiring berjalannya mau ke mana, jika memang aku dan Ali adalah jodoh mungkin ini cara Allah menyatukan kami. Wallahua'lam....