Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 4


__ADS_3

Aku berjalan kembali ke ruang guru karena bel istirahat sudah berbunyi, aku mendaratkan bokongku di bangku kantor ruang guru.


"bu Erika mau makan siang apa?"


Bu Linda TU di sekolah ku menawariku untuk membeli makan siang.


"enggak bu Linda, saya bawa bekal"


"ok bu Erika selamat makan siang"


"terima kasih bu Linda"


Aku membuka kotak makan siang ku yang selalu Salsa siapkan, jadi setiap kali akan makan siang aku baru tahu apa yang di bekalkan Salsa untukku. Salsa membawakan aku tujuh butir jelly in***co.


"astaghfirullah Salsa bener-bener tuh bocah ngerjain aku, eh ada note nya juga lagi"


sayangku Erika Nashwa kamu harus diet ya soalnya bajumu sudah pada ndak muat, biar besok pas nikahan aku sama mas Aab baju bridesmaids nya muat ya...


I Love you sayangku


Salsabila


ya tuhan terus harus makan jelly doang nih, emang si Salsa kebangetan banget ngerjain aku.


Aku keluar ruangan dan clingukan mencari bu Linda yang tadi menawari membeli makan siang tapi ternyata bu Linda sudah pergi dengan motornya.


"ya...telat"


"bu Erika..." aku menoleh ke sumber suara yang sepertinya hanya berapa jengkal dari tempatku berdiri.


"eh Dika ngagetin aja, ada apa?"

__ADS_1


"nggak papa sih bu, bu Erika ibu cantik banget sih"


"dari pada kamu gombalin ibu mulu mending kamu beliin ibu makan siang deh"


"mau makan siang apa bu?"


"tuh batagor di depan aja, benaran nih mau beliin ibu?"


"buat ibu guruku yang cantik apa sih yang enggak"


Dika berlalu dari hadapanku dan setengah berlari menuju mamang jualan batagor di depan sekolah.


dasar anak jaman sekarang


Aku menunggu Dika di ruang koprasi, sebenarnya aku bisa sih makan di kantin tapi aku sedang tidak ingin makan nasi dan juga di kantin pasti sangat ramai anak-anak yang pada jajan.


"bu Erika...."


"makasih ya muridku yang baik"


"uangnya simpen aja bu masak beliin ibu gurunya sendiri pake di ganti segala"


"nggak papa ini kan uang kamu tadi yang di pake beli batagor"


"aku traktir hari ini, tapi kapan-kapan ibu yang traktir aku gimana?"


"gitu ya? okelah, ini batagornya makasih ya"


"sama-sama bu Erika...."


aku mulai makan batagor yang dibawakan Dika tapi Dika malah duduk di hadapanku dan tidak pergi.

__ADS_1


"kamu ngapain masih disini?"


"liyatin ibu makan"


aku hanya menggelengkan kepalaku tak tahu lagi harus bagaimana menyikapi anak muda di depanku ini.


"bu "


"hm?"


"kenapa ibu jadi guru sih? kenapa nggak jadi model aja? atau artis?"


"ibu suka sama anak-anak"


"jadi ibu suka aku juga dong"


"iya lah kamu kan murid ibu"


"selain sebagai murid ibu nggak ada perasaan apa-apa gitu ke saya?"


"ya ampun nih bocah ada aja sih yang di tanyain, kamu udah kaya adek ibu sendiri Dika mana mungkin ibu suka sama kamu"


lagian walaupun kamu lebih tua dari aku belum tentu juga aku akan suka modelan anak mbethik kaya kamu (Erika)


mbetik\=nakal


"jadi ibu beneran nggak suka nih sama aku?"


"suka kok tapi sebagai murid ibu dan juga adek ibu ya bukan yang lain"


"bu aku patah hati nih"

__ADS_1


"ha ha ha dasar bocah"


__ADS_2