Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 56


__ADS_3

"nih minumnya " Ali mengulurkan air mineral ke arah Erika dan Erika menerimanya.


Ali terdiam melihat Erika yang sedang makan dengan seksama.


"kenapa lihatin aku kayak gitu sih? " Erika yang salah tingkah sedikit memalingkan tubuhnya agar membelakangi Ali


"eh kok aku di belakangin? " Ali


"jangan lihatin aku makan"


"iya iya nggak ngelihatin lagi"


Erika mengembalikan tubuhnya ke arah semula tapi Ali malah mengarahkan ponselnya ke wajah Erika.


"ih kok. malah di foto sih, jangan gitu ih... " Erika sangat kesal tapi Ali malah tertawa.


"buat kenang-kenangan "


"kalau mau buat kenangan tuh yang Bagus dong fotonya "


"ya udah ayo kita foto yang bagus"


"entar aku lagi makan"


"ya udah kamu habisin dulu"


Erika menyudahi makan nya tapi tidak menghabiskannya.


Erika menyimpan makanan itu kembali ke kantong plastik lagi.


"nggak di habisin? "


"kenyang"


"selfie yuk"


Ali mengarahkan ponselnya agar menampilkan muka mereka berdua, mereka tidak berdekatan tapi mereka berada dalam satu frame.


Beberapa gambar di ambil dan mereka menyudahi kegiatan selfie tersebut karena mobil di depan mereka telah berjalan meskipun merayap.


"alhamdulillah akhirnya jalan juga" Erika


"iya alhamdulillah... "

__ADS_1


"aku lihat dong hasil selfie nya"


Ali menyerahkan ponselnya kepada Erika untuk dilihat hasil foto selfie mereka.


subhanallah... ternyata Ali ganteng banget kenapa aku baru sadar sekarang, astagfirullah mikir apaan sih aku sadar Erika kamu nggak boleh terpesona sama dia, tapi apa salahnya kalau aku suka sama pacar ku sendiri, astaghfirullah... kenapa hati dan pikiranku ngelantur mulu sih dari tadi (Erika)


"kalau mengagumi jangan diam-diam blak-blakan aja " Ali


"yeh GR kamu"


"ngaku aja deh aku tahu yang ada di pikiran kamu kok"


"ih apaan nggak ada yang kayak gitu"


"emang kok pacar kamu ini ganteng"


"dasa ke pd an"


"sayang kamu mau ikut aku ke rumah nggak?"


"ngapain? "


"balikin mobil kan di pondok nggak boleh bawa mobil"


"iya nggak lama kok kita langsung balik nanti"


"aku coba tanya abah dulu"


Erika merogoh ponselnya tapi ternyata ponselnya dalam keadaan mati.


"hp aku mati"


"di charger aja tuh disitu"


Erika mencolokkan ponselnya pada chargeran yang menempel pad mobil.


"telpon pake hp aku aja"


"emangnya kamu punya nomornya Salsa? "


"ya nggak punya sih tapi kali aja di grup pondok ada"


"oh iya ada"

__ADS_1


Erika segera menghubungi Erika yang memampangkan foto pernikahan dirinya dengan Aab sebagai profil nomor whatsapp nya.


"assalamualaikum... "


"waalaikum salam... siapa ya? "


"aku Erika Sa"


"kamu Er, pake nomor siapa? "


"nggak penting itu, abah mana aku mau ngomong sama abah dong"


"iye bentar"


Erika menunggu beberapa saat kemudian terdengar suara laki-laki yang sangat dia sayang memulai pembicaraan.


"assalamualaikum nduk"


"waalaikum salam bah, abah Erika kangen"


"hahaha dasar bocah mbetik wong nggak ketemu abah baru tiga hari aja bilang kangen"


Tak terasa Erika menitikkan air matanya, dia merasa sangat merindukan ayahnya itu.


Ali menyerahkan tisu pada Erika agar Erika mengusap air matanya.


"ada apa nduk? "


"abah... Erika mau minta izin, Erika sekarang kan numpang di mobilnya pak Ali terus kata pak Ali mau balikin mobilnya sekalian ke rumahnya, Erika boleh ikut ndak bah? soalnya kalau Erika pindah mobil lain takutnya ndk muat"


Pak kyai diam beberapa saat mendengar permintaan putrinya dari seberang telepon.


"ya sudah tapi setelah itu kamu harus langsung pulang ya nduk"


Merasa mendapatkan angin segar wajah Erika berubah berseri-seri


"nggih bah, terimakasih abah udah ngizinin Nashwa"


"iya nduk hati-hati kamu di jalan"


"nggih bah assalamualaikum... "


"waalaikum salam... "

__ADS_1


__ADS_2