
alhamdulillah ya allah akhirnya aku di pertemukan dengan mas Ali.... Erika cengengesan sambil meninggalkan dapur dan menuju ke kamar dan mengganti pakaiannya.
Lima belas menit sudah Erika menyiapkan dirinya kemudian keluar rumah dan menguncinya dari luar, Ali yang memang sudah menunggu Erika dari tadi langsung beranjak dari duduknya dan berpamitan kepada Rendi yang tadi menemaninya menunggu ketika melihat sang pujaan hati keluar dari rumah.
"gua duluan bro tuh calon istri gua udah standby di depan rumah"
"ok ok bro hati-hati ya"
"assalamualaikum "
"waalaikum salam"
Ali berlari menuju mobilnya yang terparkir di depan pondok.
"assalamualaikum mas... "
"wa'alaikum salam calon istri mas, udah siap? "
"udah mas"
"ayo"
Mereka melaju dengan kecepatan sedang, perjalanan sangat menyenangkan bagi mereka yang memang sudah sama-sama saling merindukan, canda tawa terlontar dari keduanya. Ali memarkirkan mobil di sebuah cafe.
"kenapa ke cafe mas? "
"kita makan"
"kok makan? nanti juga di sana bisa makan, mas laper banget? "
__ADS_1
"bukan mas tapi kamu yang harus makan"
"aku udah makan mas tadi"
"mas lihat kok kamu tadi nggak jadi makan pas terima telepon dari mas"
"mas tahu dari mana? "
"mas di dapur tadi, udah kita makan dulu"
"nggak telat mas? " Ali melirik jam tangannya
"enggak sayang masih keburu kok mangkanya ayo cepet"
Erika mengikuti Ali dari belakang dan masuk ke cafe, mereka memesan sirloin steak hot plate agar mereka kenyang lebih lama karena mereka harus menempuh perjalanan yang lumayan lama setelah ini.
Tanpa basa-basi mereka berdua memakan makanan mereka dengan lahap dan sesekali diselingi candaan dari Ali yang sering kali mencuri pandang pada kekasih hati yang berada di depan matanya saat ini.
Ponsel Ali berdering tanda panggilan masuk, tertera kata. "papa" di layar ponsel, segera Ali mengangkat panggilan telepon itu.
"assalamualaikum pah, udah pah, iya Erika baru pulang seminarnya pah, iya pah iya nggak ngebut, ya udah pah wa'alaikum salam.... "
"kenapa mas? "
"mama tuh udah ribet nanyain kamu"
Erika tersenyum mendengar bahwa Reni sudah sangat menginginkan kehadirannya.
"mas aku udah selesai yuk mas berangkat sekarang kasihan mama Reni nungguin kelamaan "
__ADS_1
"iya aku juga udah selesai"
Setelah membayar bill yang di berikan pelayan mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan ke rumah bibik Ali yang punya acara.
"dik"
"ya mas? "
"kamu kalau ngantuk tidur dulu aja nanti kalau udah deket aku bangunin, kamu kan capek habis seminar "
"enggak mas aku nggak ngantuk"
"ya udah"
Tiga puluh menit kemudian, Erika sudah bersandar sambil sedikit meringkuk di kursi dengan kedua mata terpejam sedang tidur.
"dasar tadi bilangnya nggak ngantuk tapi di tinggal fokus nyetir bentar aja udah anteng, mana lucu lagi tidurnya" Ali
Ali berhenti di tepi jalan dengan pelan, kemudian mengambil ponselnya yang berada di dasbor mobil. Ali mengambil beberapa gambar Erika yang sedang tidur.
"hi hi hi lucu banget sih, kalau aja boleh udah ku cium bibir manis mu itu dik"
Ali memakai salah satu foto tidur Erika yang estetik menjadi wallpaper ponselnya di layar depan.
"dengan begini aku akan merasa melihatmu setiap aku memegang ponsel, calon istri mas yang sholehah"
pim... pim...
Clarkson mobil di sebelah mobil Ali seketika membuat Erika terbangun dengan tiba-tiba
__ADS_1
"astaghfirullah... "