Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 65


__ADS_3

"terimakasih" Heru menyeruput teh yang di sugukan oleh Salsa.


"duduk Ab" Kyai Ghufron mengisyaratkan agar Aab duduk di kursi bersama-sama dengannya.


"Salsa permisi ke dalam dulu bah"


"iya nduk"


"nak Aab ini asalnya dari mana? " Heru


"saya dari kota G pak Heru"


"wah kita tetangga an ternyata, saya dari kota S"


"oh iya pak"


Perbincangan basa-basi diantara mereka berlangsung lama bahkan sudah merambah ke perbincangan yang lebih serius.


"pak kyai saya ijin mau ketemu sama Alisyah bisa? " Reni tiba-tiba menyela pembicaraan suaminya.


"oh iya bu silahkan biar diantar sama anak saya, Sa sini nduk"


Salsa sedikit berlari karena panggilan kyai Ghufron.


"antar bu Reni ke pondok Putri biar ketemu sama Alisyah"


"nggeh bah"


Reni mengikuti Salsa daei belakang menuju asrama pondok Putri. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya Alisyah datang kemudian langsung memeluk mamanya itu.



"Mah emang bener ya semalem ning Nashwa nginep di rumah kita? " Alisyah bertanya di sela-sela dia mengunyah makanan yang penuh di mulut nya.



"iya sayang... malah dia itu boboknya di kamar abang kamu loh"



"hah? bobok di kamar abang? "



"iya"

__ADS_1



"jadi ning Nashwa sama abang? "



"eh eh enggak nggak gitu, kak Erika tidur di kamar abang sedangkan abang tidur di kamar tamu, kamu ini pikirannya kemana-mana "



"he he kirain, emangnya abang sama ning Nashwa beneran pacaran ya mah? "



"kayaknya sih iya sayang soalnya nih ya abang kamu mana pernah ajak cewek ke rumah? iya kan? "



"pernah dulu itu yang bule"



"sstt... jangan bahas dia nanti kakak Erika denger loh"




"iya ini"



Reni menyelesaikan menyuapi Alisyah yang sangat di rindukannya itu.



"assalamualaikum anak cantik papa" Heru tiba-tiba hadir di ruangan yang memang dikhususkan untuk menyambangi santri putri.



"papa... " Alisyah menghambur ke pelukan sang ayah yang masih saja berdiri di tengah-tengah pintu.



"kemarin papa ke sini tapi kata pengurus pondok kamu lagi tidur jadi papa nggak jadi ketemu sama kamu"

__ADS_1



"kenapa nggak minta bangunin? "



"ya papa kan kasihan sama kamu pasti anak cantik papa ini capek banget habis pulang dari kemah kan lagian sekarang papa kan udah di sini"



"ya udah deh"



Heru ikut duduk di dekat istrinya yang masih memegang sendok di tangannya karena sedang menyuapi anak gadisnya.



"papa, abang beneran pacaran sama ning Nashwa? "



"doakan saja ning Nashwa itu mau sama abang kamu yah biar papa sama mama ini dapat mantu idaman yang cantik dan sholehah "



"aamiin Alisyah juga suka kok sama ning Nashwa"



"ee.... sohib gua udah dateng "


"assalamualaikum... "


"waalaikum salam.... gimana-gimana? kayaknya bakalan ada yang sah ni bentar lagi"


"aamiin aamiin aamiin.... "


"lu nggak mau cerita apa-apa nih ke gua? "


"cerita apa? kan udah jelas ceritanya "


"basa-basi kek gimana gitu diem bae"


"nggak bisa di ungkapkan dengan kata-kata bro betapa senangnya gua ngelihat Erika yang semakin kesini semakin ah bikin gua klepek-klepek, apalagi keluarga gua welcome banget sama dia, lu tahu mama gua exited banget bro sumpah kayaknya kali ini alam semesta pun mendukung gua"

__ADS_1


"sukur deh kalau lu bahagia gua juga ikut bahagia, terus gimana? udah siap nikah? "


__ADS_2