Ali Dan Erika

Ali Dan Erika
Bab 36


__ADS_3

Ali sengaja memperlambat laju kendaraannya agar tertinggal jauh dari mobil para rombongan, perjalanan yang sebenarnya bisa di tempuh sekitar 1,5-2 jam dengan mobil milik Ali sengaja menjadi lebih lama bahkan hampir tiga jam, Erika yang mulai lelah seketika bosan melanda, Erika tidak memegang ponselnya karena ponselnya berada dalam tas yang telah di bawa oleh Linda. Beberapa kali Erika menguap karena tidak ada yang dia lakukan.


"kamu mau tidur?" Ali


"enggak, aku bosen aja"


"main hp aku aja ada beberapa game disitu"


Erika kembali meraih ponsel Ali yang tadi di letakkan kembali di dashboard oleh Erika. Erika mulai menjelajah isi ponsel Ali.


"kamu nggak risih aku otak-atik hp kamu?" Erika


"enggak"


"nggak ada yang rahasia disini?"


"enggak"


"nggak ada yang harusnya aku nggak tahu?"


"emmm enggak"


"yakin?"

__ADS_1


"iya sayangku... gemes banget deh kalau aja boleh udah aku peluk kamu"


"eh nggak boleh nggak boleh" Erika memundurkan tubuhnya menjauh dari Ali.


"iya aku tahu, aku akan menghormati itu, aku komitmen dengan kamu jadi aku harus menghargai keputusan kamu"


Ali sepertinya serius dengan hubungan nggak jelas ini sudahlah nanti lama-kelamaan akan lupa sendiri (Erika)


Erika sibuk memainkan ponsel Ali yang mahal itu, tiba-tiba Ali berhenti di sebuah SPBU.


"bentar ya aku buang air kecil dulu" Ali


Ali turun dari mobilnya dan berlari ke toilet umum yang ada di pom bensin itu.


"selfie ah kapan lagi foto di hp mahal ha ha "


"udah?" Erika


"udah, kamu nggak mau beli minuman atau apa gitu? perjalanan kita masih lumayan loh"


"boleh deh, aku mau jus jeruk (yang dalam kemasan) ya"


"ayo turun entar salah lagi aku beli nya"

__ADS_1


Erika kemudian mengikuti Ali yang berjalan di depannya menuju mini market yang tersedia di SPBU, Erika mengambil satu botol minuman jeruk yang dia inginkan kemudian membawanya ke kasir, Erika lupa bahwa dompetnya juga berada di dalam tas yang ada pada Linda, Erika kemudian kembali mencari Ali yang masih belum selesai mengambil belanjaan.


"hey ssstt... ssstt..." Erika


Ali menoleh


"bayarin punyaku yah dompet aku di dalam tas"


"astaghfirullah... iyalah masa iya kamu bayar sendiri, aku kan pacar kamu calon pemimpin kamu ya udah kewajiban aku dong memenuhi kebutuhan kamu"


"apaan sih cuma suruh bayarin minuman doang bawa-bawa masa depan"


"udah? itu doang? kita masih lama loh di perjalanan, nggak mau beli pembalut atau sejenisnya? nanti disana nggak ada yang jual"


"enggak bulan ini aku udah haid kok jadi insyaallah nggak perlu pembalut lagi"


"ya udah bentar, kamu ikut aku dari belakang ya"


Ali mengambil peralatan mandi dan juga pakaian dalam, juga meminta satu kardus mie instan, deodoran, handuk dan juga pomade"


"kamu beli barang banyak banget?"


"soalnya tadi pas berangkat aku belum prepare apa-apa cuma bawa baju ganti"

__ADS_1


astaghfirullah ada ya orang modelan kayak begini, mau kemah tapi nggak bawa apa-apa, untung kaya di mana-mana bisa aja terpenuhi kebutuhannya tinggal beli-beli dan beli (Erika)


Erika membantu membawa belanjaan Ali yang super banyak dan membawanya ke kasir. Total yang di habiskan oleh Ali mencapai kira-kira saru jutaan, Erika melotot mendengar nominal yang di sebutkan kasir, Ali mengeluarkan kartu ATM nya untuk membayar.


__ADS_2