Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta
Cerita ke sebelas


__ADS_3

Setelah dari kejadian itu, Dan waktu pun berlalu serta..hari peperangan pun telah tiba.


Mereka semua telah bersiap untuk pertempuran selanjut nya.


***


Siapppp....mulai....


Para panglima perang, sudah meneriakan kan selogan perang dan peperangan pun segerah di mulai...


Dengan menaiki kuda yang tangguh serta senjata andalan mereka masing-masing, yaitu Pedang yang telah mereka persiap kan dari jauh-jauh hari, dan kini, pedang tersebut telah banyak memakan korban nya.


Mereka sangat sibuk bertarung dengan lawan mereka masing-masing, serta..tang..ting...Catelena nampak fokus dengan musuh di hadapan nya.


Tapi..Catelena pun melupakan dan sedikit ceroboh dengan musuh dari sisi lain nya.


Salah satu panglima dari, sebelah kubu Mr.Jhons..saat ini nampak cuma fokus untuk memenang kan kelompok nya saja.


Dan iya melupakan, pesan dari Mr.Jhons untuk tidak menyerang Catelena, terlebih...Catelena perna terluka di peperangang sebelum nya.


Dari kejauhan..Panglima tersebut, hendak menyerang Catelena dan menusuk nya dengan pedang dari sisi belakang Catelena.


Tapi...saat itu juga...


Pangeran Dae..melihat pergerakan tersebut hingga iya pun dengan segerah menyelamat kan Catelena dengan cara segerah berlari serta menghalangi pedang musuh dengan pedang nya.


Akan tetapi...dengan pergerakan tersebut, Masih dapat mengena'i sisi bahu nya Pangeran Dae dan membuat Pangeran Dae terjerembat ke lantai dengan banyak nya darah berhamburam membuat semua panik.


Tapi di saat penyelamatan tersebut.


Ada satu yang membuat hati Pangeran Dae nampak senang, walau kalah dalam peperangan saat ini.


Yaitu...saat menyelamat kan Catelena tadi dengan cara cepat serta memutar tubuh nya Catelena dengan Pangeran Dae.

__ADS_1


Pada saat itu pula ..penutup atau topeng perang nya Catelena terbuka serta memperlihat kan Rambut panjang nya Catelena yang tergerai serta wajah cantik nya, yang memperlihat kan kalau Catelena bukan lah seorang Pria melanin kan seorang wanita.


Tak lama dari itu..Pangeran pun hilang kesadaran karena luka yang iya dapat kan serta dengan segerah pula mendapat pertolongan dari semua Kru Panglima serta para Pengawal dan Prajurit nya itu.


***


Dengan gerakan cepat pula, Mr.Jhons yang menyadari posisi kemenangan nya saat ini, Dan iya takut akan perubahan sikap Nona lee yang berubah pikiran serta mempermain kan nya.


Mr.Jhos...dengan gerakan cepat, telah bersiap serta langsung mendekati Catelena dan membius nya sampai tidak sadar dan segerah membawa nya kekediaman Mr.Jhons..untuk segerah menagih janji nya itu.


***


Pagi itu di istana Pangeran Dae, Dan setelah kesadaran nya.


Semua orang nampak harap cemas akan kondisi Pangeran Dae saat ini.


Tapi..Awal semula mata nya membuka...Pangeran Dae langsung berucap..di mana Tuan lee...???


Serta membuat mereka semua nampak bingung hendak menjawab apa dan...mereka pun saling tatap untuk memberi alasan yang tepat agar Pangeran Dae tidak murka setelah mendengar nya serta menghukum mereka semua.


Aku tanya pada kalian semua sekali lagi di mana Tuan lee..cepat katakana dan jangan berteleh-teleh, karena aku paling tidak suka itu


Dengan tubuh yang bergetar...Salah satu Palima nya berucap dengan bersujut dan kedua tangan yang di satukan di depan dahi serta muka yang di tunduk kan..Panglima itu berucap...


Ampunnn....Pangeran....


Maaf kan atas kesalahan kita semua, atas keteledoran karena panik saat itu atas kondisi Pangeran dan tidak sadar kalau Panglima Lee hilang tampa jejak dan kemungkinan saat ini mungkin Panglima Lee telah menjadi Sandra musuh.


Apaaa...Pangeran Dae nampak terkejut serta melotot kan mata nya dan membuat sedikit pergerakan, hingga membuat luka yang baru di obati itu sedikit mengeluar kan darah segar kembali, seperti luka nya kembali terbuka dan membuat mereka semua panik.


***


Maaf beribu maaf Pangeran ..

__ADS_1


Kita belum tau maksud mereka menahan Panglima Lee saat ini. Dan mungkin itu hanya taktik lawan agar kita bisa menuruti kehendak nya itu.


Dan mohon untuk Pangeran, untuk sementara, tidak memikir kan nya, terlebih dahulu serta memulih kan diri Pangeran yang paling utamah.


Dan urusan membalas musuh itu akan muda bila kesehatan Pangeran telah pulih, karena kita tidak boleh gegabah di dalam stategi perang ini.


Pangeran Dae, mengenyit kan dahi nya serta teringat wajah Catelena saat itu dan teringat topeng nya yang terbuka dan menunjuk kan jati diri sebenar nya, membuat Pangeran merasa was-was. Dan bila musuh akan memanfaat kan Catelena dengan sesuatu hal buruk dan ini membuat Pangeran Dae..semakin murka..mengingat kalau perasaan nya Selama ini terbukti kalau tidak Salah


Karena di saat tadi, Pangeran Dae yang telah mengetahui wujud sebenar nya Catelena serta wajah itu ..nampak tidak asing bagi Pangeran Dae serta membuat nya berfikir...di mana iya perna bertemu dengan wajah yang seperti itu.


Dengan membayang kan wajah ayu nya Catelena serta saat ini sedang berada di tangan musuh, membuat darah Pangeran Dae bergemuruh serta murka dan ingin dengan segerah menghampiri kekediaman musuh nya itu, untuk segerah membebas kan Catelena saat ini.


Dengan berucap dan tampa pikir kondisi nya saat ini...Pangeran Dae berucap...


Aku harus menghampiri kekediaman Mr. Jhons sekarang juga sebelum Tuan Lee di manfaat kan oleh mereka.


Para Panglima, Tabib dan Pengawal yang melihat Pangeran nya dengan keras kepala mau menyelamat kan Tuan lee serta ketidak tauan mereka akan perasaan Pangeran Dae saat ini dan wujud asli Catelena, membuat mereka segerah menghalangi niat Pangeran tersebut dengan cara menotok di bagian tekuk leher Pangeran, agar Pangeran segerah tidak sadar Dan beristirahat kembali...untuk memulih kan luka nya itu.


***


Serta malam sehabis peperangan itu, Dan Mr.Jhons yang sempat membius Catelena hingga tidak sadar dan segerah membawa kekediaman nya serta membaring kan di tempat tidur nya


Dengan terus memandang tampa henti Mr.Jhons menatap Catelena dan..menyuruh para pelayan nya untuk segerah melepas pakaian perang Catelena dengan mengganti pakaian tidur biasa itu pun dengan gelisah, Mr.Jhons mondar-mandir di depan kamar nya.


Setelah selesai..para pelayan yang mengganti pakaian Catelena tadi, segerah memberi tau Mr. Jhos dengan berucap..."Sudah..Mr..dan setelah nya dengan kode melambai kan tangan untuk segerah menyuruh mereka semua pergi, serta Mr.Jhons pun saat ini sudah memasuki kamar nya dan ikut membaring kan tubuh nya, untuk tidur dengan memeluk Catelena saat ini.


***


Pagi pun tiba ...aaaakkkhhhh...Catelena menghajar Mr.Jhons dan mereniaki nya sambil memaki nya dengan berucap...


Dasar...bajinga kau...bukan begini yang aku maksud, dan kau telah bermain curang terhadap ku saat ini Mr.Jhons. Dan aku benci kamu...sambil terus melempari Mr.Jhons dengan semua batal guling nya ke arah Mr.Jhons yang saat ini sudah berada di lantai karena amukan Catelena saat ini.


*****

__ADS_1


kita sambung lagi nanti yah..Dan mohon kalau bisa tinggal kan jejak nya untuk pesemangat and see you...makasih dah baca.


__ADS_2