Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta
Cerita delapan


__ADS_3

Peperangan akhir nya di mulai kembali.


Mereka mulai Baku hantam dengan senjata mereka masing-masing sampai tiba sekarang Pangeran Dae di hadap kan pada Mr.Jhons.


Tatapan tajam yang menusuk serta kebencian yang dalam dapat terlihat..laluuuu..hiaa..mereka berdua mulai bertarung dengan sengit.


Semula awal Mr.Jhons terlihat serius dengan pertarungan nya..akan tetapi, tiba-tiba iya teringat akan perkataan Catelena yang mengharus kan Mr.Jhons mengalah dalam peperangan Kali ini, untuk supaya menghambat kembali peperangan itu agar membuat musuh lengah.


Dannn...Mr.Jhons pun sudah mulai memain kan peran nya serta, saat ini Mr.Jhons juga hampir terbunuh karena Pangeran Dae...benar-benar bertarung secara serius dalam peperangan seperti perkiraan dan perkataan Mr.Jhons pada Catelena kemarin.


Catelena yang melihat situasi yang sudah gawat pun mulai juga melanjut kan aksi nya dengan cara iya melukai lengan nya melalui pedang Salah satu prajurit dari Mr.Jhos dan mulai berteriak serta menghampiri Pangeran Dae.


Terang saja penampakan itu membuat Pangeran Dae menjadi tidak pokus dan beralih menolong Catelena serta berteriak...mundurrr...


Mr.Jhons yang mendengar kata mundur pun tersenyum sengit, Dan berucap di dalam hati, perkiraan mu semua sangat tepat Mrs.leee...tapi nyawaku benar-benar hampir melayang di buat mu Dan kau harus mendapat kan hukuman atas ini semua.


lalu Mr.Jhons bangkit berdiri serta melihat kepergian Pangeran Dae yang sedang memapah Catelena yang saat ini juga sedang memain kan trik nya untuk mengelabui Pangeran Dae dan menghentikan sejenak peperangan tersebut dan akan di undur kembali di hari berikut nya.


Pangeran Dae sangat cemas melihat Catelena yang saat ini sedang terluka, seakan iya tidak mau terjadi sesuatu apapun terhadap Catelena dan perjalanan mereka nampak tergesah-gesah seakan iya takut Dunia ini akan berhenti bila terjadi sesuatu terhadap Catelena.


Pangeran Dae pun merasah aneh akan perasaan nya ini. Ini sungguh koyol, tapi iya tidak dapat memungkiri serta rasa takut nya itu semakin menjadi-jadi di saat di lihat nya Catelena yang nampak lemah karena kehilangan banyak darah.

__ADS_1


Hingga sampailah mereka di istana Pangeran Dae serta iya melanjut kan kembali memapah Catelena sambil berteriak...panggil Tabib secepat nya Dan suruh iya kekediaman Tuan Lee dengan cepat, dengan lantang Pangeran Dae berucap..seolah-olah iya takut akan kehilangan sesuatu yang berharga.


Dan sekarang mereka sudah sampai di kediaman nya Catelena serta dengan cepat Pangeran Dae membaring kan Catelena di tempat pembaringan nya serta saat ini Pangeran Dae ingin melihat Luka Catelena dan juga hendak membuka pakaian nya.


Catelena pun tersadar Dan menghenti kan nya dengan cepat dengan menahan tangan Pangeran Dae.


Pangeran Dae nampak curiga serta bertanya, kenapa Tuan Lee...sebentar lagi Tabib istana akan segerah tiba dan memeriksa Luka mu, tapi bila kau berpakaian seperti ini, sangat lah sudah untuk memeriksa nya.


Catelena tersentak dan baru menyadari kebenaran nya serta mulai panik Dan mencari cara untuk membuat Alasan agar iya tetap dapat di periksa tanpa membuka pakaian nya.


Haduh...perut ku sakit...Catelena berteriak mencari alasan serta menyuruh agar Pangeran Dae keluar sebentar dan Catelena bergegas mau memasuki kamar mandi agar bisa membuka sendiri pakaian perang nya serta merobek saja pakaian bagian lengan nya agar mudah di periksa.


Tapiii..belum juga beranjak, Pangeran Dae..menghalangi serta mencoba terus membantu Catelena sehingga membuat pergerakan Catelena seperti di batasi.


Catelena berpikir.."untung saja Luka yang di buat nya itu di lengan, bila di dada..bisa terbongkar semua nya.."huupp..Catelena mengambil napas lagi dan mulai melepas pakaian perang nya serta dengan cepat merobek pakaian di bagian lengan nya sebelum iya keluar dengan pakaian lengkap dan di suruh lah Tabib untuk membuka pakaian.


Dan tak lama terdengar lah sebuah ketukan dari pintu dan teriakan Pangeran Dae yang mengatakan kalau Tabib sudah tiba serta ingin segerah memeriksa nya.


Lalu..iyahhhh..."teriakan..sautan Catelena yang menandakan kalau iya sudah mengetahui nya serta tak lama keluar lah Catelena dari kamar mandi serta di sambut Pangeran Dae dengan antusias serta kawatir Karena Luka nya belum terobati.


Dengan hati-hati pula Pangeran Dae memapah serta membaring kan Catelena di pembaringan nya dan di lihat Tabib kalau pakaian Catelena telah sobek serta terlihat Luka nya, dengan segerah pula Tabib tersebut memeriksa dan mengobatinya.

__ADS_1


Setelah selesai mengobati, Tabib tersebut memberi resep dan dengan segerah pula memberikan nya ke pada Pangeran Dae serta memberitau aturan makan untuk obat nya.


Pangeran Dae nampak lega setelah tau kalau sekarang Catelena sudah lebih baik dan ini, entah perasaan apa ini, perasaan yang tidak lazim.."ingin rasa nya Pangeran Dae memanggil Tabib tadi dan berkata pada nya serta meminta obat untuk penyakit nya ini. Tapi sungguh tidak mungkin dan sangat akan memalukan kerajaan bila tau kalau Pangeran Dae menyukai sesama Jenis dan itu harus di hindari.


Akan tetapi perasaan ini tidak bisa di hindari dan semakin hari semakin besar saja.


Ingin rasa nya Pangeran Dae berteriak, tapi aakkhhh..iya tersadar serta iya menatap Catelena yang menatap nya heran serta dengan berucap.."sekarang istirahat lah terlebih dahulu, karena besok Tuan Lee harus sehat serta berlatih lagi untuk peperangan selanjut nya.


Dannn..di jawab Catelena dengan..."Iya..baik lah, Pangeran Dae..serta sebaik nya Anda juga beristirahat dan terima kasih banyak atas semua bantuan nya tadi Pangeran Dae...dengan sedikit menunduk Catelena berucap dan mengusir Pangeran Dae secara halus.


Hemm..iya..saya pamit dahulu Tuan Lee dan..Selamat beristirahat serta tak lama, Pangeran Dae pun bergegas meninggal kan kekediaman Catelena serta kembali kekediaman nya untuk membership kan diri serta beristirahat.


***


Dan Lain lagi dengan Mr.Jhons yang saat ini nampak panik dan mondar-mandir sedang menunggu kedatangan informan nya untuk mengetahui kabar Catelena saat ini serta tak lama, informan yang di tunggu pun tiba dengan tergesah-gesah dan di sambut Mr.Jhons dengan antusias dan berkata.."bagai mana keadaan nya saat ini.


Serta informan itu pun menjawab dengan mengambil napas panjang terlebih dahulu di karena kan...mungkin kelelahan dan berkata.."Begini Tuan ku...dari kabar yang hamba dapat tadi, kalau Tuan Lee sudah mendapat kan pengobatan dari Tabib istana Dan saat ini keadaan nya sudah lebih baik..." sambil menunduk kan wajah nya..Informan itu berucap.


Setelah mendengar nya, barulah..MrJhons nampak bernapas lega serta dengan segerah mengusir informan nya agar segerah meninggal kan nya saat ini dengan di ucap kan juga terima kasih dan pergilah.


***

__ADS_1


Kita lanjut lagi nanti yah..see youuu


__ADS_2