Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta
Cerita tujuh belas


__ADS_3

Pangeran Dae pun menatap lekat wajah Catelena saat ini, hingga lamunan nya pun terlampau jauh dan tak tak mendengar kan perkataan Catelena tadi.


Sehingga Catelena yang merasa frustasi dan tak mendapat jawaban pun, terus berusaha dengan menyadar kan serta terus memanggil-manggil nama Pangeran Dae dan mencoba menyadar kan nya dari lamunan tersebut.


Pangeran....Pangeran..."Dan...Pangeran Dae pun...akhir nya tersadar serta berucap .."maaf aku yang tidak fokus.


Tapi bisa kau ulang apa yang mau kau sampai kan tadi Nona lee..!!!"Dengan terus fokus, Pangeran Dae mencoba mendengar kan keluhan dari Catelena saat ini.


Catelena merasa Lelah dan seakan sia-sia jiga iya berkata lagi, Dan dengan malas nya pula Catelena berucap..."Itu...Pangeran, tentang surat tadi, tidak boleh kah saya yang menyimpan nya saat ini, karena saya yang berkaitan di dalam surat tersebut dan saya juga yang membuat nya untuk berjaga-jaga, bila mana musuh kembali dan mengingin kan saya kembali


Pangeran Dae, sedari tadi telah menjadi pendengar setiap, serta dengan menarik napas berat nya, Pangeran Dae berusaha berucap.


Ini...saya yang akan tetap menyimpan nya, Dan bila mana kamu yang menyimpan sendiri, takut saat ini musuh yang sudah memata-matai serta saat ini, mereka telah menggeledah kediaman mu dan kau akan terseret kembali ke dalam dekapan musuh.


Tidak ..aku tidak mengizin kan itu, Nona lee...!!!


Dengan berkata dan suara yang di tekan, Pangeran berusaha memastikan kalau Catelena tidak bisa tidak patuh dan terlebih, perkataan Pangeran bisa di ibarat kan sebuah perintah.


Catelena pun menarik napas berat nya, serta berusaha berucap walau tidak rela.


Iya pun, yakin suatu saat akan mengambil kembali surat tersebut dan membuat Pangeran serta Mr.Jhons kembali bergaduh dan saling trus menjatuh kan, hingga mereka tidak menyadari kalau suatu saat, Dan ...saat itu pula mereka akan kehilangan sesuatu yang berharga Dan menghancur kan nya, hingga tak tersisa.


Catelena pun mulai menyungging kan senyum licik nya dan berusaha tidak canggung serta menatap Pangeran Dae penuh arti dan Pangeran pun berucap...


Aku akan membiar kan mu istirahat saat ini juga, agar kesehatan mu cepat pulih Dan kita akan kembali berdiskusi tentang penyerangan kembali, Dan itu pun bila kau Masih berminat Panglima Lee.


Tapi..."tentang keputusan menjadi selir ku, mungkin akan ku undur, hingga saat pemberitahuan di mana musuh telah kalah Dan mundur saja, untuk menghindari desasdesus yang buruk, di tambah saat ini, keadaan situasi belum menentu Dan baik.


Dan aku juga yakin, kalau hingga saat ini, musuh Masih terus mengintai serta mungkinsaja di sekitar ada seorang penyusup, Dan Maka dari itulah aku memindah kan mu, untuk berehat di kediaman ku.

__ADS_1


Terima kasih Pangeran..."dengan menunduk kan kepala serta mengatup kan kedua telapak tangan untuk memberi hormat ke pada Pangeran serta rasa saat ini, hati Catelena mulai di landa awas Dan sedikit bimbang.


Bagaimana tidak, apa yang akan di laku kan Pangeran di saat iya akan berehat nanti malam, Dan mereka berdua bukan lah dalam satu Jenis yang sama dan akan tinggal bersamaan dalam satu ruangan ini.


Mustahil, tidak ada setan lewat, pikiran Catelena sudah terbang kemana-mana, hingga Pangeran menyadar kan nya dengan berucap..


Nona lee...Nona lee...Nona lee...apakah anda baik-baik saja...!!! "dengan perasaan bingung Pangeran Dae berucap, karena belum mendapat jawaban sedari tadi....


Hemm..."Catelena tersadar dan berucap..."Ada apa Pangeran...???


Hemm...bekan nya tadi ada yang hendak kau sampai kan Nina lee..


Ooohhh...itu..."aku tadi....


Maksud ku itu Pangeran...dengan berbelit-belit Catelena berucap, hingga membuat Pangeran semakin bingung Dan penasaran, entah...apa yang hendak di sampai kan Catelena saat ini.


Karena aku pun saat ini hendak keluar dan membiar kan mu untuk segerah beristirahat serta memanggil para pelayan, untuk segerah menyiap kan sarapan pagi mu hari ini, Nona lee...


Pangeran saat ini berucap agak sedikit pormal, mengingat parasaan nya yang di rasa beberapa hari yang lalu hingga seakan merasakan kalau saat ini Catelena telah seutuh nya menjadi milk nya.


Dengan ragu-ragu Catelena berucap...


Kalau aku saat ini aku tinggal seatap bersama Pangeran, bukan kah itu malah akan mengundang berita besar saja, Dan bila sampai ke musuh, bisa Jadi aku akan terus di jadikan target mereka, karena merasa di istimewah kan oleh Pangeran begitu...!!! "sambil menunduk kan wajah nya saat ini, Catelena Masih penasaran, apakah Pangeran Masih kekeh mempertahan kan nya untuk terus tinggal di kediaman nya.


Dannn..."Di mana Pangeran tidur nanti malam...!!!


Tidak mungkin mereka akan tidur bersama bukan...!!!


Tidak...tidak...tidak..."Catelena Masih terus berminolok di pikiran nya dan tampa sadar raut wajah nya berubah serta saat ini sedang di teliti oleh Pangeran dengan wajah yang di geleng-geleng kan dan Pangeran pun mendekat serta karena rasa penasaran nya, Pangeran pun berucap....

__ADS_1


Wajah Pangeran telah di condong kan sangat dekat dengan wajah nya Catelena, hingga tersisa beberapa inci saja Dan berkata..."ada apa Nona lee...???


Apakah saat ini anda sedang tidak sehat..!!!


Kalau pun anda sedang tidak sehat, Maka akan ku panggil kan serta Tabib ke Mari saat ini juga...!!!


Tidak..."bukan itu...Pangeran...


Setelah tersadar, Catelena pun berucap..."Jadi, bagaimana Pangeran hendak istirahat, bila saya Masih berada di kediaman Pangeran, Dan saya juga tidak mau terlalu merepor kan Pangeran serta malah musuh akan lebih mudah untuk menyingkir kan Pangeran bila mana saya terus berada satu atap dengan Pangeran.


Karena, saat mereka hendak mengincar saya, Dan melihat Pangeran, Maka dengan sekali Dua saying di dapat, musuh pun tidak akan menyia-nyia kan, bila melihat Pangeran nanti nya.


Tapi berbalik itu, Pangeran menjawab dengan mudah nya..."tidak masalah.


Sekalian aku akan melindungi mu, karena kau Calon selir ku saat ini, Maka mulai saat ini, kau pun akan mendapat kan penjagaan yang ketat, selayak nya mereka melindungi ku.


Dan...masalah tempat ku beristirahat, tidak ada Salah nya kita akan berbagi, karena kau juga adalah selepas masalah ini akan menjadi selir ku.


Apaaaa....!!!!


Catelena melotot kan mata nya tidak percaya apa yang telah di dengar nya.


Tidak...tidak bisa...


Aku harus terus mencari cara, agar cepat terhindar dari macan yang sedang kelaparan ini. dan dengan menyinggung kan senyum nya, Catelena pun mencoba lebih rileks, agar secepat nya mendapat kan ide, untuk mengibuli, Pangeran bodoh inj, serta keluar dari kediaman Pangeran dan segerah mencari siasat baru, untuk terus mempropokasi Pangeran dengan Mr.Jhons si srigalah busuk itu.


****


Kita sambung lagi nanti yah ..and see you🤗

__ADS_1


__ADS_2