
Adegan 21+....
Harap bijak membaca, bagi yang masih bocil minggir dahulu yah, skip aja...
Dengan perasaan lega, Catelena...akhir nya sampai di dalam kamar mandi nya, iya pun hendak terus mengulur waktu untuk tidak melaku kan hal itu bersama Mr.Jhons.
Tapi..."mau bagaimana lagi...
Itu, sudah termasuk perjanjian mereka, Catelena tidak bisa mengelak, hanya bisa mengulur nya saja.
Lain saat ini, Mr. Jhons sudah nampak gelisah dan segerah berdiri dari berbaring nya.
Iya merasa, Catelena sudah cukup lama berada di dalam kamar mandi tersebut, sedang kan hasrat nya sudah di ubun-ubun tak tertahan kan.
Ini sunggu menyiksa, tapi aku harus bersabar, dan berucap sambil mencoba menotok pintu kamar mandi nya.
Catelena....
Apa kau masih lama di dalam ...
Tapi, tak lama Catelena pun keluar dengan pakaian yang berbeda dan yang pasti masih lengkap yah....
Dengan langkah cepat, Mr. Jhons yang melihat nya, langsung saja menarik dan menghempas kan tubuh Catelena ke tempat tidur nya serta mengungkung nya.
Dengan pergerakan cepat, Catelena tak dapat menghindar tapi, dengan keadaan seperti ini, jangtung mereka berdua pun berdebar kencang.
Dalam hati Catelena pun berucap..."Ya Tuhan....
Aku harus membalas kan endam ini, tapi kenapa hati ku hendak berkata lain.
Lain pula perkataan hati Mr. Jhons, akhir nya aku mendapat kan mu, dan tidak akan ku lepas sampai kapan pun itu.
Dengan pergerakan cepat pula, Mr. Jhons ******* bibir Cetelena, untuk menuntas kan hasrat nya selama ini, akhir nya Mr.Jhons dapat melaku kan tampa bisa Catelena menolak nya lagi.
Ciuman itu sunggu lama dan dalam hingga mereka merasa sudah kehabisan napas nya, hingga Mr. Jhons merasa dan melepas kan nya, untuk mengambil napas nya sejenak, dan menerus kan nya hingga membuat tanda di leher nya.
Catelena yang memang belum perna melaku kan nya, ada desiran aneh di tubuh nya, ingin menolak tapi, apa ini...!"seakan iya Menikmati nya juga, hingga tampa terasa, pakaian nya pun telah terlepas oleh ulah Mr. Jhons.
Catelena mulai tersadar dan mencoba mendorong tubuh Mr. Jhons sambil berucap...
Sayangggg....
Bukan kah...kita tidak boleh melakukan lebih terlebih dahulu, sebelum kau berhasil melakukan keinginan ku itu.
Mr. Jhons menatap lekat Catelena sekarang. Sambil tersenyum, Mr. Jhons pun berucap....
__ADS_1
Tidak sayang, aku memang membuka bahan yang mencoba menutupi tubuh mu ini, tapi tenang saja, aku akan menahan untuk melaku kan lebih, berbeda yang di dalam hati Mr. Jhons berucap...
Sebenar nya, iya sungguh tidak dapat menahan nya, tapi iya harus bersabar dan menahan nya, hanya ini yang dapat iya lakukan, lalu iya pun kembali mencumbu'i tubuh Catelena, tampa sejengkal pun, iya tidak mau menyia-nyiakan nya saat ini, walau iya harus menahan hasrat nya yang lebih, yang di sebab kan perjanjian itu.
Dalam hati Mr. Jhons pun berteriak, perjanjian laknat, ku harap...secepat nya dapat menyelesai kan keinginan istri nya itu, agar dapat melakukan lebih dan bebas ke pada istri nya.
Tak tahan, Catelena yang kegelian pun mendesah pelan, hingga membuat senyuman di bibir Mr. Jhons.
Sambil meremas gundukan bukit kembar, dan menatap Catelena, Mr. Jhons pun berkata...
Apa kau menyukai nya istri ku....???
Catelena tersadar, sambil berucap...
Sialan, kenapa aku menikmati nya, tapi iya harus melanjut kan sandiwara nya, iya pun mengangguk kan ke pala nya, yang langsung di sambut senyuman oleh Mr. Jhons, serta langsung kembali ******* bibir nya dengan lembut dan dalam.
Dannnn....
Tiba-tiba saja...
terdengar ketukan pintu dari luar kamar nya....
〰️
Aaaaakkkhhhhhh......
Ada apa....?????
Sedang kan Catelena mengambil napas lega nya, karena terlepas dari cumbuan ganas Mr. Jhons.
Hhhaaa..."Catelena bernapas lega dan berucap....
Untung saja, sambil melirik ke arah pintu dan sedikit menguping.
Dan berbeda situasi dengan seorang prajurit yang berada di depan pintu kamar nya itu.
Wajah nya nampak pucat, setelah menatap wajah Mr. Jhons, yang seperti ingin menerkam nya saat ini, tapi ini kesalahan nya, yang mengganggu kesenangan atasan nya tersebut, tapi kabar ini, benar-benar mendesak.
Iiiii....itu Tuan.....
Kita dapat kabar, seperti nya Cham kita yang di sebelah Utara sedang di serang dadakan, dengan mengakibat kan kita banyak kehilangan prajurit, karena tidak ada nya persiapan.
Mr. Jhons pun menambah kekesalan nya dan berucap, siap kan semua prajurit terbaik sekarang, dan suruh setiap petisi tinggi berkumpul di aula rahasia dalam waktu lima menit dari sekarang.
Bilang ada rapat dadakan penting atau yang tidak datang akan di copot jabatan nya secara tidak hormat.
__ADS_1
Prajurit yang mendengar nya, dengan susah payah menelan air liur nya, dan berucap...
Siapppp...."laksanakan.....
Dan terdengar, hempasan pintu dengan keras nya....duarrr.....
Dengan kesal, Mr.Jhons menutup pintu nya serta mendekat kembali kehadapan istri nya, dan menatap nya lekat sambil berucap dan memegang lembut tangan nya.
Catelena masih terus duduk bersandar, dan menguping sedikit tadi, sambil menunggu apa yang akan di sampai kan Mr.Jhons saat nya ini.
Hemmm...."sayang, maaf....
Untuk acara kita kali ini, seperti nya harus di tunda dahulu.
Dan seperti nya lagi, aku harus menuntas kan keinginan mu itu. serta maaf sekali lagi, aku harus meninggalkan mu disini hingga aku kembali dan mendapat kabar baik untuk mu.
Tidak..."Mr.Jhons...
Izin kan aku ikut bersama mu...
Dengan menatap sayu, dan berharap keinginan nya di Kabul kan, Catelena berucap kembali....
Aku pun ada misi dengan Pangeran Dae, maka dari itu, izin kan aku ikut, Yah...Mr. Jhons...
Tidakkk....
Dengan lantang Mr.Jhons menolak serta memakai pakaian peperangan nya...
Sambil terus berucap Mr. Jhons....
Aku dengan keras tidak mengizin kan mu ikut.
Kamu tau sendiri Pangeran Dae sangat menginginkan mu, dan terlebih, aku takut kamu terluka di sana sayang.
Percaya Pada ku Mr. Jhons, aku pun tidak akan jauh-jauh dari sisi mu, dan bukan sebelum nya aku pun seorang Panglima Mr. Jhons.
Apa itu tidak cukup untuk kau percaya pada ku, lalu Catelena dengan tampa persetujuan Mr. Jhons segerah bangkit dan mencari pakaian perang nya juga, tapi iya pun baru teringat, setelah membuka lemari nya yang berisi kan banyak gaun wanita yang sangat tidak di sukai Catelena, sambil berucap dan menepuk dahi nya.
Astaga...."aku lupa, ini bukan kamar ku yang lama, dan aku tidak mempunyai pakaian perang di sini, lalu mendekat ke arah Mr. Jhons sambil berucap....
Sayangggg...."Aku pinjam pakaian perang mu yah....
Tidak bisa, kau tetap di sini saja, serta dengan cepat Mr. Jhons meninggal kan Catelena saat ini setelan sedikit memberi kecupan di bibir nya, dan berlalu meninggal kan Catelena yang masih kesal karena keinginan nya, yang saat ini belum terkabul oleh Mr. Jhons.
*****
__ADS_1
kita sabung besok lagi yahh....