
Saat ini di istana Pangeran Dae, mata-mata yang di kirim untuk memata-matai kekediaman nya Mr.Jhons saat ini telah melapor....
Lapor...."Pangeran....!!!
Yah..."Bagai mana hasil penyelidikan mu di kekediaman nya Mr.Jhons saat ini...!!!
Hemm..."Begini Pangeran...
Setelah hasil dari pengintaian kita saat ini...!!!
Dan ternyata...
Ada yang sangat mengejut kan dan itu ternyata adalah..."Mata-mata tersebut terhenti sejenak, takut Salah berucap...
Hemm...
Itu.....
Ehhh...
Ngomong yang jelas...!!!
Bukan ini...itu, cepat kata kan...!!! dan aku paling tidak suka orang yang berbelat belit bila berkata seperti ini...
Ayo cepat, kata kan...!!!
Eeehhhh..."begini Pangeran, dan dari penyelidikan kita tadi dan ternyata..."Panglima Lee itu seorang wanita.
Trus..."Pangeran Dae menunggu informasi selanjut nya.
Lalu..."mata-mata tersebut bingung akan sikap Pangeran yang nampak tidak terkejut dan biasa saja serta melanjut kan kembali informasi nya supaya Pangeran Dae tidak murka.
Lalu..."saat ini, seperti nya...
Mr.Jhons, sangat memanfaat kan Panglima Lee serta seperti nya sedang menaruh hati.
Apaaa...???
__ADS_1
Pangeran Dae yang murka setelah mendengar informasi tersebut dan langsung Sontak menggerbak meja makan yang ada di hadapan nya serta langsung berdiri dengan tatapan tajam dan menghunus serta membuat semua yang ada di situ merasa ketakutan dan bergidik ngeri.
Dan berkata lagi, Lalu apa lagi informasi yang kamu dapat...? "dengan terus memandang ke depan, Pangeran Dae berucap...
Hemm..itu, seperti nya, Penglima lee...telah di ancam untuk bersekutu dengan Mr.Jhons serta Panglima Lee, saat ini menjadi tahanan dan di paksa menjadi..."Dan perkataan tersebut kembali terhenti...
Menjadi apa...???
Cepat katakana sekarang juga hah...!!!
Emmm..."seperti nya, Panglima Lee saat ini, di paksa menjadi selir nya Mr.Jhons, Pangeran ku..."dengan rasa ketakutan, mata-mata tersebut berucap dan memohon ampun serta, menunduk, mencoba memberi hormat dengan mengatup kan kedua tangan nya ke lantai sambil bersujud.
Ampun...Pangeran..ampun...Pangeran, Mata-mata tersebut, terus berucap berulang Kali.
Apa..."selir...!!!
Tidak...tidak..., tidak ku ku biar kan yang sudah ku miliki dan akan di miliki oleh orang Lain, Dan aku akan segerah mengambil nya kembali, Pangeran Dae yang berucap dengan menahan amarah nya, dan menggertakan gigi nya serta menggenggam erat tangan nya.
Dan..."Pangeran Dae pun berpikir sejenak serta berucap kembali....
Kalau begitu, terus awasi gerak-gerik mereka, Dan terus lapor kan ke pada ku.
Haaahhhh..."semua orang yang berada di situ, tersentak kaget mendengar nya serta tak berani melawan titah sang Pangeran.
***
Dannn..."Saat ini di kediaman nya Mr.Jhons, Catelena serta Mr.Jhons saat ini sedang menikmati sarapan malam nya dengan bersenda gurau. Walau Catelena seperti serius menanggapi semua perkataan Mr.Jhons saat ini, tetapi di dalam hati nya, iya merasa muak dan ingin segerah pergi dari tempat tersebut.
Hem..."kita sudah selesai sarapan nya, dan Ayo kita berpindah sit ke kamar Cantik, dengan mata sorot penuh nafsu, Mr.Jhons sudah tidak tahan lagi menahan gejolak nya tersebut dan langsung saja berdiri serta menarik tangan Catelena secara kasar untuk segerah ikut bersama nya saat ini juga.
Catelena yang terkejut serta melotot kan mata nya, karena iya juga baru menyelesai kan makan nya serta, belum mengambil napas untuk barang istirahat sejenak, Dan menenang kan pikiran pun belum dan sekarang mulai merasa kalut.
Tunggu sebentar, Mr.Jhons..
Anda...ini...sungguh tidak sabaran sekali, serta malam ini adalah malam yang panjang bagi kita berdua, Dan kenapa anda begitu terburu-buru sekali sih..."Catelena dengan nada manja nya berucap, mencoba mengulur waktu.
Hem..."memang benar cantik, tapi aku sudah tidak tahan untuk makanan penutup ini, Dan berbisik di telingan Catelena.."kamu adalah makanan penutup bagi ku dan aku sudah sangat lapar ingin segerah memakan mu.
__ADS_1
Apaaa...!!!"Catelena melotot kan mata nya, serta kembali kelabakan...
Hem...aku mau minum terlebih dahulu...kayak nya Mr.Jhons, Catelena yang berucap, karena nampak semakin gugup, karena sehabis mendengar perkataan tersebut, terlebih...saat ini, mereka telah sampai di dalam kamar nya Mr.Jhons, serta Mr.Jhons pun seperti sudah hendak memulai aksi nya dengan cara memeluk Catelena serta selepas mengunci pintu kamar nya dan memasuki kan kembali kunci kamar nya ke dalam saku celana nya.
Mr.Jhons, Masih dengan mengungkung Catelena di depan pintu kamar hendak mencium Catelena saat ini.
Tapi..."Catelena terus mengelak dengan cara, mengulur nya dan berkata, aku haus dan butuh minum saat ini, Mr.Jhons...
Mr Jhons, nampak sedikit kesal, tapi iya mencoba bersabar serta dengan segerah menghampiri nakas dan mengambil kan segelas minuman wiski yang telah tersedia serta dengan segerah memberikan nya ke pada Catelena.
Akan tetapi, bukan nya langsung Catelena meminum nya, tapi Catelena berucap...
Hemm..terimakasih Mr.Jhons, Catelena pun segerah mengambil minuman tersebut dan segerah menghampiri kembali nakas serta menuang kan segelas lagi wiski nya dan tampa sepengetahuan Mr.Jhons, Catelena telah mencampur kan sesuatu.
Setelah selesai, Catelena kembali mendekati Mr.Jhons serta memberikan Salah satu air tersebut ke pada Mr.Jhons sambil berucap...
Tidak adil kalau aku yang menikmati minum ini sendirian, Dan ini kita bersulang untuk malam panjang kita dan ayo...kita bersulang.
Catelena yang berucap sambil memberikan minuman tersebut serta menebar kan persona dengan senyum Manis dan menggoda nya, lalu berucap ciss...sambil menyatukan gelas nya yang berbunyi ting...dan mengangkat minuman tersebut serta menenggak nya habis dengan sekali minum.
Mr.Jhons pun, tertantang dan tampa curiga, langsung ikut menegak nya habis serta mengambil gelas Catelena dan menaruh kedua gelas tersebut di atas nakas serta kembali mendekati Catelena.
Akan tetapi..."baru saja Mr.Jhons hendak mencium Catelena saat ini.
Kepala nya menjadi pusing, serta semua mulai gelap dan...brukkkk..."Mr.Jhons jantuh kelantai pingsan akibat obat tidur yang di berikan Catelena di campuran air minum tadi, serta yang Catelena ambil dari tempat peracikan obat-obatan siang tadi.
Huuuu...."Catelena mengambil napas berat nya sambil berucap.."Hampir saja si breksek ini menjamah ku.
Tapi, lawan mu tidak seimbang Mr.Jhons dan jangan remeh kan aku yang seorang wanita ini hah.."Catelena yang berkata karena kesal dengan perbuatan Mr.Jhons tadi.
Lalu dengan cepat Catelena bertindak sebelum terlambat, dan..mencari kertas serta stempel dan mulai menulis nya dengan alakadar serta memberi stempel dan menggigit jari untuk mengeluar kan darah dan dengan cepat pula, Catelena mencap jari mereka berdua di atas kertas tersebut, Dan sekarang...selesai..." Catelena berucap dengan bangga nya.
Lalu...sekarang, tinggal cara melari kan diri Dari tempat ini saja dan aku sudah tau seluk-beluk daerah ini.
Kau sungguh bodoh mempercayaiku Mr.Jhons dan saat nya Catelena kembali beraksi.
*****
__ADS_1
Kita sambung lagi nanti yah and see you Dan makasih juga dah baca