
Lalu setelah berpikir, akhir nya..Mr.Jhons pun berucap.. baiklah-baik lah..dan yang akan ku sampai kan ini adalah..."bagai mana rencana mu tentang taktik perang selanjut nya, dan aku ingin tau dari mulut mu itu langsung.
Aku berharap kamu kali ini tidak akan menghianati ku, karena aku benar-benar ingin menjadi kan mu tangan kanan ku serta kalau kau bersedia, jau bisa menjadi pendamping ku, hahaha...Mr.Jhons yang berucap sambil tertawa akan perkataan nya sendiri.
Catelena pun tersentak dan membalas, sambil berucap.. kenapa kau tertawa...tidak ada yang lucu dari semua perkataan mu itu, cihhh..jan berpikir yang macam-macam kau..dan aku akan memberitahukan mu apa rencana ku itu, serta kau dengar kan lah baik-baik karena aku tidak akan mengulangi penjelasan ku lagi...!
Hemm...baik lah...Mr.Jhons berucap sambil menatap tajam Catelena dan bersedekap melipat kedua tangan di dada nya sekarang sedang menunggu apa penjelasan dari Catelena.
Catelena pun sedang menjelas kan dengan detil, singkat dan sangat jelas..serta dengan penekanan pula Catelena mengulangi perkataan nya itu dan berucap..."ingat yah..kau nanti akan bertarung sungguh-sungguh dengan ku, akan tetapi..bila di akhir..nanti kau berpindah melawan Pangeran Dae dan berpura-pura kalah dalam pertarungan tersebut.
Karena hanya dengan begitu, lawan akan merasa menang dan melemah kan pertahanan nya dan di pertempuran berikut nya, akan ku pikir kann lagi bagaimana rencana selanjut nya.
__ADS_1
Dan...Mr.Jhons langsung menyauti perkataan dari Catelena dengan berucap..."baik lah cantik..aku akan menuruti permintaan mu itu dan akan tetapi..Mr.Jhons masih berpikir dan berucap kembali...bagaimana bila Pangeran Dae saat itu pula akan langsung mebghabisi ku.
Tenang saja...Catelena langsung menjawab nya dan berucap..."aku akan berpura-pura terluka karna mu saat itu dan menyuruh nya agar menunda kembali perang nya..bagai mana..! apa kau menyetujui rencana ku ini..? Catelena yang bertanya dan ingin secepat nya mengakhiri pertemuan nya itu.
Hemm..ku pikir itu menarik...tapi, aku belum yakin, apa benar...kau saat itu akan melaku kan nya dan bila tidak nyawa ku taruhan nya lo.
Catelena pun tersentak dan mendongak kan wajah nya serta saat ini menjadi menatap tajam ke arah wajah nya Mr. Jhons dan sambil berucap..."apa maksud dari perkataan mu itu..! apa kau ingin membatal kan perjanjian ini, ooohhh..kau begitu pengecut hingga ingin mundur dari sekarang yah, kau takut kalah sungguhan dan kau ingin membatal kan nya dari sekarang.
Dan terang saja, dengan perkataan Catelena tersebut membuat emosi Mr.Jhons memuncak dan mulai melangkah maju saat ini, hendak mendekati Catelena dan membukti kan ke pada nya, bahwa seorang Mr.Jhons tidak akan takut apa pun serta saat ini, Catelena yang menatap heran kelakuan Mr.Jhons saat ini pun, mulai waspada dan mundur selangkah-demi selangkah hingga diri nya saat ini sudah terpojok di dinding pohon besar hutan tersebut serta dengan gerakan cepat Mr.Jhons mengukung dengan kedua tangan nya ambil menatap tajam Catelena dan berucap...siapa yang berani mengata kan aku pengecut, dan kau harus tau kalau baru kau saja yang berani mengata kan nya serta itu menjadi sebuah penghinaan bagi serta kau harus di beri hukuman saat ini agar kau tau siapa aku.
Akan tetapi, Catelena salah perhitungan, dan debgan cepat pula gerakan Catelena yang sudah di baca Mr.Jhons pun, langsung menghalangi tangan nya dan mendekap nya erat serta sampai Catelena terus berontak dan akhir nya Catelena pun bisa melepas kan dan mendorong cepat Mr.Jhons ke depan hingga Mr.Jhons jatuh kelantai, dan dengan gerakan cepat pula Catelena yang berdiri di hadapan Mr.Jhons sambil menancap kan ujung pedang nya ke dada Mr.Jhons sambil berucap, berani sekali lagi kau melaku kan nya, detik ini pula ku batal kan semua perjanjian ini.
__ADS_1
Dan tak lama..Catelena pun mencoba bersabar dengan menarik napas berat nya, mengingat akan misi nya saat ini, atau semua rencana bya selama ini akan gagal, Catelena pun langsung berbalik dan meninggal kan Mr.Jhons saat itu tampa penjelasan lagi dan masih terhayut akan kejadian detik-detik yang di alami nya tadi dan sambil menatap kepergian Catelena..iya menyungging kan sebyuman nya sambil berucap...kau dkan segerah takluk di tangan ku dan akhir nya iya pun bangkit berdiri serta mulai mebunggal kan tempat itu juga.
Catelena yang pulang dengan kesal karena kejadian tadi, serta memasuki kekediaman nya dengan napas verat dan meminum air yang berada di atas meja dengan kasar dan sekali teguk pula dan mengingat kembali, membuat nya semakin marah serta tampa di sadari cangkir yang di pakai Catelena untuk minum pun pecah di genggaman tangan nya serta tampa di sadari mengeluar kan banyak cairan darah dan berucap sambil termunung dan marah...brengsek kau...itu ciuman pertama ku, serta kau akan mendapat kan pembalasan yang lebih berat lagi...akkkhhhh...Catelena bedrteriak dan nengamuk...dan menghancur kan apa saja yang berada di meja tersebut.
Akan tetaoi tak lama iya pun tersadar dan mencoba menenang kan diri bya serta berpikir akan lebih baik iya merendam dan membersih kan diri nya agar jejak musuh nya itu tidak lama mekekat didiri nya.
Catelena akhir nya mulai menuju ke pemandian di kamar nya itu dan mulai melepas satu persatu pakaian nya serta saat ini pun iya sudah berrendam serta membersihbkan diri nya dan tak lupa menggosok dengan kasar dan berulang bibir nya itu, agar segerah hilang hilang, akan tetapi, bayang-bayang kejadian tersebut tetap terngiang di pikiran Catelena dan itu membuat nya semakin berang serta tampa sadar iya telah berebdam berapa lama dan tertidur di pemandian tersebut.
***
Tak lama karena hari yang mulai gelap serta para pelayan masuk kekediaman Catelena yang seperti biasa hendak menyiap kan makan malam nya pun menjadi terkejut akan kondisi kamar yang di lihat berantakan serta tak ada seseorang pun dan dengan cepat pula mereka membersih kan nya tamoa di perintah serta Pangeran Dae yang sedang berjalan-jalan dan melintasi kekediaman Catelena pun hendak mampir sejenak.
__ADS_1
***
Hehehe. kita sambung besok yah..biar makin penasaran dengan kekanjutan nya...see you..