
Pada saat ini, Pergerakan Catelena sedang di intai.
Awal semula iya tidak menyadari, akan tetapi ada suatu pergerakan yang sangat aneh dan mencurigakan, membuat Catelena sedikit mulai waspada.
Dan tak lama iya pun mulai beristirahat sejenak, akan tetapi di saat iya hendak melangkah memasuki kamar nya, Catelena mendapat serangan anak panah yang berisih sebuah surat untuk nya.
"Untung dengan gesit Catelena dapat menghindarinya.
Lalu Catelena melihat dan dengan segerah mengambil surat tersebut serta membawa nya masuk kedalam, dan sesambil meminum teh hijau nya itu, Catelena mulai membaca nya.
Teruntuk Tuan lee atau Nona lee, "hehhh...suatu identitas yang membingung kan, dari Mr.Jhon pemimpin kerajaan Negara Portuguese, dan dengan ini saya berkenan sekali lagi mengajak anda bekerja sama ke pada saya, serta persyaratan dari mu akan saya kabul kan dan itu pun dengan ketentuan syarat dari saya juga.
Dan bila berkenan dengan syarat ini, anda bisa datang ke hutan wilayah Timur kerajaan untuk menemui ku, dan bila tidak dapat, maka kita masih bisa berunding kembali lagi, dan tertanda saya Mr.Jhons..berharap anda menyetujui nya dan aku Mr.Jhons sangat menantikan kedatangan mu dan sampai bertemu di hutan Timur. Mr.Jhons.
Setelah Catelena membaca nya, Catelena lalu meremas surat tersebut dan berkata... "Dasar, semua Pria tidak waras...,dan apa mau mereka, karena kekuasaan sampai membuat mereka tidak waras seperti ini.
Aahhkkk...Catelena menjerit dan berpikir sejenak, akan kah aku mengikuti permainan mereka terlebih dahulu, dan kemudian Catelena menyungging kan sebuah senyuman licik nya itu, tanda iya mempunyai suatu rencana.
Hahaha..akhir nya Catelana tertawa sendiri dan langsung meneguk habis teh nya sambil berucap..."rencana ku mulai berjalan sedikit-demi sedikit, dan kalian memasuki umpan ku dengan sendiri nya, lalu Catelena pun mulai berdiri serta mulai melepas pakaian nya satu per satu, dan mulai memasuki tempat pemandian nya untuk menyegar kan tubuh nya saat ini.
Dan waktu telah menunjuk kan di mana tepat saat ini iya harus menemui Mr.Jhons.
Catelena pun sudah bersiap-siap, dan di saat Catelena hendak keluar, dia bertabrakan tampa sengaja dengan Pangeran Dae.
Pangeran Dae yang tampa sengaja menabrak Catelena dan dengan gesit menangkap tubuh Catelena dengan memegang pinggang dan menahan Catelena agar tidak terjatuh.
Pangeran Dae merasah ada sesuatu yang aneh dengan Catelena, tapi iya tidak mengerti dan Catelena yang cepat tersadar pun langsung melepas kan diri nya serta berucap.."maaf ke pada Pangeran Dae sambil menunduk kan wajah nya.
__ADS_1
Lalu dengan canggung pula Pangeran Dae berucap.."sudah lah, sebenar nya tadi aku juga yang salah, karena terburu-buru dan Pangeran Dae merasa heran dengan Catelena yang mengambil gelar nya sebagai pengganti nama Catelena di panggil sebagai Tuan lee pinigseu atau di panggil sebagai Tuan lee itu.
Dan Pangeran Dae berucap.."kamu juga seperti nya sangat rapi dan terburu-buru juga yah..???
"Hem.. Catelena menjawab sambil menunduk kan wajah nya dan berusaha menghindar dengan segerah berpamitan kepada Pangeran Dae dan berucap.."maaf Pangeran, boleh kah saya segerah unjuk diri dan permisi, karena saya ada sesuatu tugas yang hendak di urus.."masih dengan wajah menunduk, Catelena berkata.
Pangeran Dae merasa ada yang aneh dengan Catelena, akan tetapi, iya juga sedang terburu-buru dan berucap.."iya sudah, aku juga hendak melaku kan sesuatu dan mereka pun akhir nya berpisah serta menuju ke niat awal yang mereka tuju tadi.
Dann...sesampai nya di hutan Timur samping Istana.
Catelena masih berjalan dengan sedikit waspada, karena yang akan di temui nya ini adalah musuh nya.
Dengan melirik ke kanan dan ke kiri, Catelena mencari keberadaan Mr.Jhons saat ini, dan tiba-tiba di saat Catelena yang masih sedikit tegang dengan situasi.
Ada sesuatu yang jatuh dari atas pohon serta mengaget kan nya, dan karena sikap waspada nya tadi, membuat Catelena langsung menyergap dan mengekang leher serta menghunus dengan sebilah pedang nya di leher Mr.Jhons tersebut.
Mr.Jhons yang semula hanya mau memberi kejutan serta membuat sedikit gurauan pun, ikut terkaget serta berucap...
Dan kau selalu bermain kasar ke pada ku, tolong lepas kan dan kita mulai berbicara sekarang.
Catelena yang mendengar, serta melirik siapa dan mulai melepas kan Mr.Jhons dengan cara mendorong nya.
Mr.Jhons pun akhir nya tertawa dan mulai berbalik menatap Catelena.
Iya pun mulai berkata.."Hai Nona cantik, permainan mu sungguh berat, tapi aku suka itu dan apakah kau sudah mempertimbang kan nya..dengan terus menatap tajam ke arah Catelena dan bersedekap serta melipat ke dua tangan di dada nya, Mr. Jhons masih menunggu jawaban dari Catelena.
Akan tetapi, Catelena yang juga mempunyai siasat mulai dengan permainan tarik ulur, hemnn..Catelena menjawab dan berkata..
__ADS_1
Aku akan memikir kan nya, akan tetapi aku mau melihat kegigihan mu terlebih dahulu.
Dan bila benar apa yang kau tawar kan sangat menarik serta menguntung kan ku, maka aku akan mengikuti mu.
Akan tetapi, untuk saat ini..aku mau melihat kreabilitas mu terlebih dahulu serta memang aku mengakui kehebatan mu itu dan membuat ku bisa berpaling dari Pangeran Dae.
Dan kau tau kan, ini reseko nya besar.
Selain aku yang akan berhianat ke pada Negara ku, aku juga..bila menurutimu..maka aku sudah melanggar sumpah ku sebagai prajurit Negara ini dan kerajaan ini.
Dan kau pasti sudah tau sendiri kan konsenkuensi nya itu, sangat berat...,selain aku bisa di cap sebagai penghianat dan aku juga bisa di usir dari Negara ini.
Hemn..Mr. Jhons menjawab nya, lalu berucap lagi, aku tau dan maka dari itu...aku menawar kan mu sebuah kebahagian.
Selain kau bisa menjadi tangan kanan ku, kau bisa juga menjadi pendamping ku.
Cihhh...Catelena meludah, jijik mendengar nya dan berucap..jangan bermimpi terlalu jauh tuan.
Hahahaha..Mr. Jhons pun tertawa dan berucap.."semua orang boleh bermimpi, dan tampa mimpi, maka mana bisa mereka mencapai pada puncak nya.
Gila...dan Catelena berkata lagi..."aku.. tidak suka percakapan yang seperti ini, dan sebaik nya aku segerah pulang, sebelum ada yang curiga.
Tunggu dulu cantik, Mr. Jhons mencoba menahan Catelena dengan menarik pergelangan tangan nya, hingga membuat Catelena berputar berbalik ke hadapan nya dan jatuh dalam pelukan nya, yang membuat mereka berdua saling menatap tajam hingga beberapa lama dan membuat mereka berdua tertegun serta timbul ada rasa tertarik.
Sudah cukup lama mereka melaku kan nya hingga Catelena pun tersadar dan mendorong tubuh Mr. jhons menjauh dan memperingat kan nya sekali lagi.
Jangan mencoba mencari kesempatan dalam kesempitan, lalu Catelena berbalik pergi dan berlalu maninggal kan Mr. Jhons yang masih terus tersenyum dengan tingkah nya Catelana saat ini.
__ADS_1
*****
Kita sambung besok yah..see you.. and makasih dah baca .