Antara Dendam Dan Cinta

Antara Dendam Dan Cinta
Cerita empat


__ADS_3

Setelah Catelena telah sampai ke kediaman nya. "Iya yang merasa muak dengan semua orang, terlebih dua orang yang barusan di temui nya hari ini.


Hehh..Pangeran Dae..pria bodoh tak berguna dan si Mr.Jhons, Pria mesum dan mereka berdua sama-sama tidak berguna serta aku harus menyingkir kan mereka berdua dan membalas kan dendam ini.


Dengan menggerbrak meja, Catelena melampias kan kemarahan nya dan kemudian menggenggam erat tangan nya serta berucap.."darah harus di bayar dengan darah..dan si dua berdebah itu adalah keturunan dari si pembunuh kedua orang tua ku dan aku harus membalas kan nya.. "cihh...tak lama Catelenna pun meludah, karena jijik dengan tingkah mereka berdua.


Akan tetapi..tak lama pun berselang.."senyuman licik tersungging di bibir mungil nya Catelena.


Hari pun mulai larut...suatu pertemuan akan di adakan mengingat minggu depan akan di adakan penyerangan kembali dan strategi pun akan susun dari pertemuan tersebut.


Setelapas Catelena menyantap sarapan nya, Catelena pun bersiap untuk pergi ke pertemuan tersebut.


Dan sesampai nya di sana, ternyata sudah ramai berkumpul para panglima tertinggi dan melihat kedatangan Catelana, mereka semua pun dengan kompak melihat ke arah nya serta menawar kan Catelena untuk segerah duduk dan memulai perundingan tersebut.


Dengan serius mereka satu persatu melontar kan ide-ide mereka dan berbeda denga Pangeran Dae..dia nampak santai sambil terus berpikir akan perasaan nya yang nampak curiga akan ada sesuatu yang berbeda pada diri Catelena dan seperti ada sesuatu rahasia dan yang di sembunyi kan pada diri Catelena.


Dan di saat Pangeran Dae yang berusaha keras dengan lamunan nya dan berpikir tentang Catelena, dan di saat itu pula salah satu panglima nya mulai menyadar kan Pangeran Dae dengan berucap.."Pangeran Dae..bagaimana pendapat mu dengan ide-ide kita semua ini, dan mana yang akan engkau pilih.


Pangeran Dae yang masih termenung menjadi tersadar, setelah panggilan dari salah satu panglima tadi dan dengan gagu serta terbata karena bingung iya harus berkata apa, karena sebenar nya dari tadi iya sendiri tidak fokus serta tidak mendengar kan sedikit pun pembicaraan mereka, menjadi salah tingkah serta dengan spontan berkata...

__ADS_1


Oh..Tuan lee...tolong kau jelas kan kembali ditel nya dan seperti nya aku akan menyerah kan semua tanggung jawab strategi baru ke pada mu, dan aku percaya kan semua ke pada mu serta jelas kan lah idemu itu kembali ke pada mereka agar aku mendengar nya kembali dan lebih memahami nya lagi..."dengan gugup Pangeran Dae berucap.


Semua orang nampak bingung dengan kelakuan Pangeran Dae saat ini dan setau mereka, Catelena yang sesaat dari tadi belum mengutarakan sedikit pun pendapat nya dan sekarang menjadi pusat utama dari semua para panglima serta sedang menunggu ide yang aka di utara kan oleh Catelena.


Catelena pun nampak tertegun karena kaget dengan keadaan yang belum siap ini, dan sudah di serang secara tiba-tiba oleh pria bodoh di depan nya ini.


Lalu dengan sigap pula menetral kan diri dan mulai berucap, terimakasih atas kepercayaan Pangeran Dae terhadap saya dan ide saya.."Catelena pun mulai mengutara kan ide dan strategi nya itu dan mereka semua seperti nya juga mulai menyukai pendapat nya, walau ada sedikit juga dari mereka yang berkomentar dan pada akhir nya juga menemukan kesepakatan hingga pertemuan pun berakhir dengan kesepatan mereka bersama.


Dan di saat mereka hendak bubar.."Pangeran Dae pun memanggil Catelena dengan berteriak.."Tuan lee..tunggu dahulu...!!!


Catelena pun yang mendengar menjadi menghenti kan jalan nya dan menoleh ke arah Pangeran Dae serta yang lain sudah meninggal kan ruangan itu.


Catelena pun tersentak mendengar nya lalu berucap, oh..Pangeran Dae..terimakasih atas undangan ajakan mu itu, akan tetapi, Pagi-pagi sekali aku sudah ada tugas dan seperti nya malam ini aku harus segerah betistirahat..dengan sopan Catelena menolak ajakan Pangeran Dae dan berkata sedikit berhati-hati, agar tidak menyinggung nya.


Dengan heran pula Pengeran Dae menatap Catelena dan menghenti kan jalan nya serta berpikir, biasa nya para panglima atau siapa pun tidak akan segan dan berani menolak nya serta dengan cepat mereka menerima ajakan nya dan segerah mencari muka ke pada nya, dan ini..berbeda dengan tuan lee.


Lalu berucap dan melanjut kan jalan nya serta sambil berucap..."ohhh..baik lah..kalau itu keputusan mu dan aku harus berkata apa lagi..ayo kita segerah pulang dan beristirahat.


Agar besok bisa melakukan aktipitas dengan segar dan baik.

__ADS_1


Hemmm..Catelena menjawab dan mereka pun akhir nya melanjut kan jalan nya menuju ke kediaman nya masing-masing. dan sesampai nya Catelena di kekediaman nya, Catelena kembali mendapat kan surat dan dengan segerah mengambil nya serta membawa nya masuk kedalam.


Setelah membawa nya masuk dengan cepat menutup kembali pintu kamar atau kekediaman nya itu dan Catelena pun langsung segerah duduk serta membuka surat nya.


Di situ telah tertulis bahwa, Mr Jhons akan mengajak Catelena kembali bertemu di tempat biasa pada siang esok hari.


Catelena pun kemudian menarik napas berat nya, lalu dengan segerah pula menuang kan air minum ke cangkir dan dengan sekali teguk iya meminum nya.


Serta dengan sedikit mengelap dengan kain lengan baju nya, Catelena pun berucap..."Haaahhhh...ini trik awal yang akan di mulai..baik lah, besok aku akan menemui nya dan membuat strategi yang berbeda dengan Mr. Jhons...dan kembali Catelan menuang kan minuman nya serta bersiap untuk segerah tidur.


Akan tetapi, di saat Catelana hendak berbaring di tempat tidur nya, kembali ada anak panah memasuki kekediaman nya dan kali ini di sertai surat serta setangkai mawar.


Di dalam surat tersebut tertulis jangan sampai besok tidak datang dan di situ aku akan setia menunggu mu hingga datang.


Catelena pun meremas kembali surat tersebut serta membuang ke luar mawar nya serta berucap dengan menggerutu..."tunggu saja kedatangan ku, tidak perlu sampai menyogok begini, karena aku tidak akan perna terbuai dengan hal-hal seperti ini..dan yang ku ingin kan saat ini hanya lah balas dendam...hahhh..Catelena mengambil napas nya kembali dan kembali ke tempat tidur nya untuk segerah beristirahat dan tidur.


*****


Kita sambung besok lagi yah, and kalau suka tolong tinggal kan jejak like and komen nya, see..you and makasih dah baca🤗

__ADS_1


__ADS_2