
Setelah selesai aku pun pulang menjemput faiq dirumah susan, sampai di sana aku disambut susan dan faiq.
"Bun, sudah pulang?", tanya faiq.
"Sudah sayang, pulang yu", ajak ku.
"Mah, faiq pulang ya", kata faiq ke susan.
"Ya hati hati sayang", jawab susan.
Aku dan faiq pun melangkah meninggalkan rumah susan. Sampai di rumah ku, faiq masuk kamar dan aku pun sama, ternyata prince sudah dari tadi pulang dan sekarang lagi tidur.
Aku pun mencari susi dan ai ternyata mereka ada di ruangan jualan online ku, aku pun mendekati mereka.
"Eh ibu sudah pulang?", tanya ai.
"Iya, hari ini banyak?", tanya ku.
"Ya bu, ini sudah ada 30 pcs yang mau di kirim, tinggal 20 pcs lagi", jawab ai.
"Sini aku bantuin", kata ku.
Aku pun ikut bantuin mereka sampai selesai, setelah selesai aku masuk ke kamar untuk mandi dan menunggu suami pulang. Telpon masuk dari suami ku.
"Hallo sayang", kata mas ryan.
"Ya sayang", jawab ku.
"Mas, bakalan telat pulang, masih ada kerjaan", kata mas ryan.
"Ya sudah mas", jawab ku.
Aku tutup telpon dan langsung panggil anak anak agar makan malam bersama.
"Bun, ayah gak pulang?" , tanya prince.
"Ayah masih ada urusan sayang", jawab ku.
Setelah makan malam anak anak berkumpul seperti biasa, tapi aku malah ke kamar karena lagi males saja.
Tiba-tiba pintu di ketuk orang.
"Masuk", jawab ku.
__ADS_1
"Maaf mba, apa lagi sibuk?", tanya ica.
"Gak, ada apa?", tanya ku.
"Aku boleh bicara sesuatu sama mba?", tanya ica.
"Boleh saja", jawab ku.
"Maaf banget, aku salah, aku tidak tau diri, aku bodoh. Aku tiap kali mencoba untuk merebut perhatian nya mas ryan, tapi ketika aku mencoba mas ryan menolak. Dia setia sama mba erin, semakin ke sini aku semakin malu", pernyataan ica.
"Sebelum kamu bicara jujur dan sebelum kamu minta maaf, aku sudah duluan memaafkan mu", jawab ku.
"Maaf mba aku tidak sengaja, besok sidang perceraian terakhir ku dan aku juga ingin ke luar dari rumah ini", kata ica.
"Kalau kamu keluar, kamu mau kemana?", tanya ku.
"Gak tau aku mau kemana mba", jawab ica.
"Hmzz coba aku hubungi mba susan, siapa tau dia bisa menerima kamu. Untuk sementara waktu, selagi mas ryan mencari kan tempat buat jualan online", jawab ku.
"Makasih mba, itu yang membuat ku berfikir berulang kali untuk melakukan ke salahan itu. Kebaikan mba erin yang membuat ku sadar", kata ica.
"Ya sudah lupa kan lah, semoga besok jalan dengan lancar", jawab ku.
"Iya ca", jawab ku.
Ica pun pergi meninggalkan ku dan aku mulai merebahkan diri di atas kasur, mungkin besok aku akan ke rumah susan dulu sebelum berangkat kerja. Aku menunggu suami ku pulang kerja, tidak lama mobil terparkir di depan rumah dan itu punya mas ryan.
"Sayang", sambut ku di depan pintu.
"Sayang kok belum tidur?", tanya suami ku.
"Sengaja menunggu suami pulang", jawab ku.
"Seperti nya lagi bahagia, apa rayn punya adik lagi?", tanya mas ryan.
"Ikh apa sih, rayn aja masih minum asi aku mas", jawab ku.
"Terus apa yang membuat istri mas bahagia?", tanya mas ryan.
"Besok ica kan ada pengadilan terakhir, terus dia mau pindah. Aku saranin ke susan, apa menurut mas betul?", tanya ku.
"Ya boleh juga, susan kan sendirian. Terus tadi ica juga minta maaf kalau slama ini sudah menggoda mas ryan, beberapa kali dan mas ryan masih setia sama aku. Sehingga mas ryan menolak ica ketika ica mencoba untuk merayu nya", jawab ku.
__ADS_1
"Nah, mas kan sudah pernah bilang, semua orang tidak akan sama seperti apa yang kamu fikirkan. Ada yang menjilat ludah nya sendiri, ada yang bersilat lidah", jawab suami ku.
"Ya mas, aku tahu tapi rasa kasian ku lebih besar dari pada itu", jawab ku.
"Aku ingin jujur sama kamu dari dulu, tapi aku tidak mau malah nanti kita yang bertengkar karena kamu sendiri belum melihat nya", kata mas ryan.
"Maaf ya mas dan trimakasih masih tetap menjadi milik ku", kata ku.
Aku pun masuk ke kamar bersama mas ryan dan seperti biasa karena senang kita pun melakukan suatu kewajiban suami istri. Sampai di ujung kenikmatan, setelah selesai aku dan mas ryan pun pergi ke kamar mandi. Cerita nya mau beres beres, eh dilanjut lagi di bawah shower dan lagi lagi berujung kenikmatan.
Karena terlalu bersemangat hingga akhirnya kita pun lemas, setelah itu kita istirahat dan tidur dibawah selimut berduaan sambil berpelukkan.
Pagi nya aktivitas seperti biasa sarapan dahulu.
"Mba erin, mas ryan dan semuanya trimakasih sudah mau menerima ku di keluarga ini", kata ica.
"Tante mau kemana?", tanya prince.
"Tante mau pergi, jadi gak tinggal disini lagi", jawab ica.
"Sayang tante ica mau tinggal di rumah nya kak faiq, nemenin tante susan", jawab ku.
"Tante susan sudah pulang bun?", tanya prince.
"Ya sayang", jawab ku.
Setelah selesai anak anak pergi ke sekolah, aku naik taxi mau pergi ke rumah mba susan. Suami ku berangkat kerja dan ica berangkat ke pengadilan agama. Sampai di rumah susan, aku di sambut bibi dan aku pun masuk.
"Eh ada mba erin, ada apa?", tanya susan.
"Maaf mba saya ganggu pagi pagi gini", jawab ku.
"Gak kok, ya tumben saja masih pagi mba erin sudah ke sini", kata susan.
"Gini mba, aku mau titip ica. Istrinya mas haris, sekarang dia lagi dipengadilan dan ini terakhir. Dia sebelum nya tinggal sama aku tapi gak tau dia mau pergi dari rumah aku. Aku saranin untuk tinggal sama mba susan saja, kan mba susan sendirian", kata ku.
"Oh iya suruh ke sini saja, biar aku ada yang nemenin", kata susan.
"Makasih ya mba susan", kata ku.
Aku pun pamit untuk pergi dan aku naik taxi pergi ke klinik nya. Sampai di klinik aku masuk ruangan, sebelum bekerja aku mengabari dulu ica agar dia pulang nanti nya ke rumah susan.
"Ca, tadi mba sudah bilang ke mba susan. Kamu boleh tinggal di rumah mba susan, nanti tinggal ke sana saja. Ini alamat...............", aku kirim pesan ke ica agar dia bisa ke rumah susan nanti nya.
__ADS_1
"Makasih ya mba erin sudah membantu saya, nanti saya bakalan ke rumah mba erin buat jualan online", pesan aku pun di balas sama ica.