
"*P**adahal kenapa kamu tidak jujur saja, kamu istri ku biar dia tahu tentang keadaan kita*", jawab suami ku.
"*B**elum waktu nya mas, aku kasian sama dia*", jawab ku.
"*B**oleh aku bertemu dengan anakku*?", tanya suami ku.
"*B**oleh mas*", jawab ku.
"*M**akasih sayang*", jawab suami ku.
"*T**api jangan bawa aku, mas sendiri saja temui mereka*", kata ku.
"*E**nggak sayang, aku akan bawa kamu dan kedua anak kita. Kemarin kan mantan suami mu tahu tentang kita dan sekarang pun begitu mantan istri ku harus tau tentang kita*", kata suami ku.
"*T**api keadaan nya beda mas*", jawab ku.
"*G**ak ada yang beda, semua sama dan harus tau*", jawab suami ku.
Aku ikutin apa kata dia saja lah, kita pun pulang ke rumah. Aku masuk ke rumah dan suami ku kembali lagi bekerja, aku lemas banget hari ini, aku pun masuk dan istirahat dikamar. Prince sudah besar dia mengerti tentang keadaan ku, dia tidak akan mengganggu istirahat ku dan dia juga menggantikan ku bermain bersama key. Aku bahagia punya anak anak hebat seperti mereka berdua, hari sudah sore dan suami ku pun pulang. Kita makan malam bersama dan setelah itu kita berkumpul di ruang keluarga, anak anak ku biarkan bermain sampai mereka puas setelah itu malam pun semakin larut. Kita masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat. Pagi ini aku bangun dan siap siap untuk berangkat kerja, kita sarapan bareng sebelum berangkat. Setelah selesai baru lah kita berangkat kerja dan anakku berangkat sekolah.
"*S**ayang, nanti hari minggu kita bertemu sama mereka ya*?", tanya suami ku.
"*Y**a sayang, nanti aku kabarin mereka dan nanti aku kasih alamat nya buat kita bertemu*", jawab ku.
"*A**ku sayang kamu, jangan khawatir aku tidak akan menengok masa lalu ku karena masa depan ku sudah bahagia bersamamu*", kata suami ku.
"*A**ku percaya sama kamu, mas*", jawab ku sambil tersenyum.
Aku selalu percaya sama dia, dia tidak akan menghianati rumah tangga ini walaupun aku sedikit cemburu dan takut. Sampai di klinik aku masuk dan suami ku berangkat kerja, aku mulai bekerja dan hari ini pun banyak banget pasien tumben banget banyak. Aku cukup kelelahan, aku suruh assisten untuk hubungi ilyas biar dia datang lebih awal karena aku cukup lelah menghadapi pasien yang banyak ini.
__ADS_1
"*K**enapa*?", tanya ilyas yang baru datang.
"*A**ku lelah mas, banyak sekali pasien nya, tolong lanjutin ya aku mau istirahat dulu*", jawab ku.
Aku pergi meninggalkan ruangan itu dan menuju ke ruangan untuk istirahat, aku mau ngabarin suami takut dia masih sibuk. Ku putuskan untuk istirahat dulu di klinik sampai waktu suami ku jemput, aku pun berbaring disana. Suami ku pun datang untuk menjemput ku di klinik.
"Sayang kenapa?", tanya ryan.
"Aku kelelahan menghadapi banyak pasien pagi ini mas", jawab ku.
"Ya udah pulang yu, aku gendong ya", kata ryan.
Suami ku pun menggedong ku masuk ke dalam mobil, aku benar-benar lelah ingin tidur. Aku sampai ketiduran di mobil dan sampai dirumah aku di gendong kembali sama suami ku, aku sudah tidak berdaya. Mungkin yang gantiin baju ku pun suami ku karena aku ketiduran dan pas aku bangun, aku sudah ada didalam kamar dan suami ku ada disamping ku ikutan tidur juga. Aku bangun kan suami ku dan kita makan malam berdua karena mereka dan anak anak sudah duluan makan, mereka juga sudah tidur duluan.
"Ayah yang gendong buna dan gantiin baju nya?", tanya ku.
"Makasih ya sayang, maaf aku lelah banget", jawab ku.
"Aku mengerti kok sayang, yang penting jaga anak didalam kandungan nya", kata suami ku.
Setelah selesai kita pun masuk kamar dan melanjutkan tidur kembali sampai pagi. Aku bangun dan suami ku pun bangun,suami ku siap siap untuk bekerja dan aku ijin tidak ke klinik dulu mau istirahat.
"Sayang jangan ke depan, biar bibi ros yang mengantarkan makanan ke sini", kata suami ku.
"Tapi nanti kamu makan nya sendiri sayang", jawab ku.
"Aku makan ada prince sama mereka, sudah kamu disini dengan tenang", kata suami ku.
Aku ikutin apa kata dia diam dikamar,bibi ros mengantarkan makanan dan minuma ke kamar untuk ku. Aku seharian di kamar cuman tidur dan liat liat tentang kedokteran lagi, aku pun masih perlu ilmu tambahan dari luar. Aku santai sambil ngemil, anak ku key sama susi dan prince sama ai. Prince pun tau aku lagi sakit dia tidak berani mengganggu ku, prince memang sudah dewasa. Dia selalu mengasuh key adik nya, prince tau aku lagi sakit.
__ADS_1
"Buna boleh aku masuk?", kata prince.
"Boleh sayang masuk lah", jawab ku.
"Buna, prince pijitin kaki nya ya?"
Prince mijitin kaki ku sampai aku pun tertidur lagi, aku tidak terasa prince sudah tidur disamping ku. Hari ini dimana kita akan bertemu susan dan faiq, kita sarapan pagi dulu.
"Prince, kamu masih ingat sama kakak faiq?", tanya ryan ke prince.
"Oh aku masih ingat lah yah, dimana sekarang kakak faiq nya?", jawab prince.
"Kalau sekarang bertemu sama kakak faiq mau?", tanya ryan.
"Mau ayah", jawab prince.
"Sayang sudah belum di hubungi susan nya?", tanya ryan ke aku.
"Ini baru aku hubungi dikirim alamat restoran nya", jawab ku.
Aku hubingi susan dan kirim alamat restoran dimana kita akan bertemu sekarang, susan pun sudah merespon nya. Aku tadi nya tidak mau ikut tapi suami ku mengajak ku terus, aku juga bawa ai dan key. Setelah selesai kita semua berangkat menuju restoran dimana kita sudah janjian sama susan,sampai disana ku lihat susan dan faiq belum sampai. Kita menuju tempat yang sudah dipesan sejak awal,
"Yah, mana kakak faiq nya?", tanya prince.
"Sebentar lagi kan lagi diperjalanan sayang", jawab ryan.
"sayang coba hubungi sudah sampai mana mereka?", ryan menyuruh ku.
Aku pun mencoba untuk menghubungi mereka tapi masih belum ada jawaban, sambil menunggu kita pun pesan minuman dan makanan dulu. Sekitar 10menit mereka belum juga sampai, aku hubungi tidak menjawab nya. Suami ku pun memutuskan untuk menunggu nya beberapa menit lagi, mungkin terjebak macet diperjalanan. Key mulai rewel, aku ajak key keliling restoran itu dulu, key pun bisa diam dan menikmati pemandangan restoran yang indah itu.
__ADS_1