
Hari ini acara 4bulanan ku, aku mengundang anak yatim yang ada disekitar rumah. Kita semua mengaji, kemudian membagikan amplop untuk mereka. Acara nya lancar sampai selesai,
" Alhamdulillah, ya sayang sudah selesai", kata suami ku.
"*Y**a sayang*", jawab ku.
Setelah itu kita istirahat, ai dan susi memberes kan semua nya kemudian mereka pun istirahat dikamar. Besok nya suami ku berangkat kerja dan aku ikut mau lihat ke klinik.
"*S**ayang aku ikut ya, mau lihat klinik*", kata ku.
"*Y**a, aku tungguin* ", jawab ryan.
"*G**ak usah, ayah langsung berangkat aja, aku pulang naik taksi*", kata ku.
"*G**ak pokok nya aku tungguin sampe selesai* ", Jawab ryan.
Dia memang begitu selalu mengjaga ku, kita berangkat sebelum ke klinik, aku anterin dulu prince dan ai ke sekolah. Setelah itu baru ke klinik, sampai di klinik aku dan suami ku di sambut oleh petugas klinik disana dan kita pun menuju ruangan ilyas.
"*W**ah ada tamu besar nih*", kata ilyas.
"*Y**a lu harus nyambut donk*", jawab ryan dan mereka tertawa.
"Mas ilyas banyak disini pasien nya? ", tanya ku.
" *B**anyak juga sih mungkin karena klinik terdekat cuman satu*", jawab ilyas.
Aku keliling klinik dianter suami, setelah itu kita pamitan mau pulang. Didalam mobil suami ku bertanya,
"*S**ayang aku udah daftarin kamu ikut les di rumah sakit bersalin, minggu depan mulai nya*", kata ryan.
Dulu saat aku hamil tidak pernah diperhatikan sampai sedetail ini,
"*O**h gituh, hari apa aja*? ", tanya ku.
__ADS_1
"*A**ku minta hari selasa sama sabtu, biar aku bisa nemenin istri tercinta*", jawab ryan.
Aku tersenyum dan mengucap syukur di beri orang terindah seperti suami ku ini, tiba di rumah aku masuk dan suami ku berangkat kerja. Aku nyamperin susi dan membantu nya packing pesanan yang udah di order orang.
"*H**ari ini orderan banyak ya sus*? ", tanya ku.
" Ya, bu banyak banget aku sampai kewalahan", jawab susi.
"*B**iar aku bantu ya, lama nungguin ai pulang mah*", jawab ku.
"*M**akasih ya bu, tapi kalau ibu cape istirahat ya, saya gak mau ibu kecapean*", kata susi.
"*Y**a sus kalau aku cape pasti istirahat*", kata ku.
Aku bantuin susi, tinggal sedikit lagi aku pamit untuk istirahat dulu ke susi biar nanti ai yang lanjutin nya. Aku masuk kamar dan tidur, saking cape nya aku gak tau anakku pulang. Aku bangun tidur ternyata sudah sore, aku pergi ke dapur mau masak ternyata sudah dimasakin susi. Ya aku tinggal nunggu buat makan malam aja, ponsel ku berbunyi ada telpon dari suami ku.
"*S**ayang kaya nya aku pulang larut malam, jadi kalian makan duluan aja*", kata ryan.
"*I**stirahat aja jangan kecapean dan jangan tunggu aku juga, nanti kalau lapar aku bisa sendiri sayang* ", kata ryan.
Ku tutup telpon nya terus aku ke depan memanggil mereka untuk makan malam duluan tanpa suami ku, setelah selesai ai dan susi membereskan nya. Aku dan prince masuk duluan ke kamar,
"*B**un, ayah lembur jadi aku tidur sama buna ya*", kata anak ku.
Aku tersenyum dan mengangguk, ku ajak anakku tidur dikamar ku. Hari ini suami ku tidak pulang ke rumah, dia masih banyak kerjaan di kantor nya. Aku memberanikan diri naik taksi untuk menyusul ke kantor nya membawa makanan, aku mencari taksi dan sampai lah dikantor nya. Aku ke resepsionis dulu karena gak tau ruangan nya dimana,
"Mba maaf saya mencari mas ryan ada gak di ruangan nya? ", tanya aku.
" Mba siapa nya dan udah ada janji kah? ", tanya balik resepsionis itu.
" Saya istri nya mau bertemu suami saya", jawab ku.
"Oh sebentar saya telpon dulu pak ryan nya", kata resepsionis.
__ADS_1
Ketika resepsionis itu mencoba telpon suami ku, tiba-tiba ada orang yang baru ke luar dari lift menghampiri ku.
"Sayang ngapain disini? ", tanya suami ku.
Aku menengok ke arah samping.
" Eh sayang, aku bawain kamu makanan", jawab ku.
"Eli kenapa kamu gak bawa istri ku masuk ke ruangan ku? ", tegur suami ku ke resepsionis itu.
" Maaf pak saya gak tau, ini baru mau aku hubungi bapak", jawab resepsionis itu.
"Ke sini naik apa dan sama siapa? ", tanya suami ku.
" Naik taksi mas, sendirian, aku khawatir kamu belum makan", jawab ku.
"Ayoo sayang ke ruangan ku dulu, aku mau makan masakkan mu dan aku juga mau pulang soal nya sudah beres", jawab suami ku.
Aku dan suami ku naik lift menuju ruangan nya, suami ku makan dengan lahap karena dia pun belum makan apa apa.
"Sebelum pulang ke rumah kita USG dulu ya", kata suami ku.
"Kan belum jadwal nya sayang", kata ku.
"Aku gak mau di jalan tadi anak ku kenapa napa, pokok nya harus USG", jawab suami ku.
Aku cuman ketawa aja melihat tingkah laku suami ku yang gemas itu, dia selalu mengkhawatirkan anak yang aku kandung ini. Setelah selesai kita menuju ke rumah sakit, aku cuman ikutin apa mau dia. Sampai di rumah sakit aku USG, sambil meliat jenis kelamin anakku. Dari hasil USG anakku cewek cantik mirip aku, betapa senang nya suami ku punya anak cewek.
"Pokok nya aku harus jaga anak perempuan ku dan kamu sayang jangan cape cape ya, jagain si cantik yang kaya buna nya", kata suami ku.
"Ya ayah sayang, aku bakalan jagain anak gadis ku", jawab ku.
Kemudian kita pulang ke rumah dan setelah sampai rumah suami ku langsung masuk kamar untuk tidur karena semalaman belum tidur. Aku bantuin susi packing pesanan yang banyak itu,setelah selesai dan cuman sedikit lagi aku masuk ke kamar untuk istirahat. Anakku prince kalau orang tua nya lagi tidur, dia tidak pernah mengganggu nya apalagi membangunkan nya. Prince anak nya pengertian, apalagi sekarang dia sudah sekolah setelah pulang dia belajar dan langsung tidur. Waktu sudah sore aku bangun dan masak bersama susi, setelah selesai kita semua makan malam. Habis makan malam kita ngumpul di ruang tengah sambil nonton televisi bersama, ngemil juga karena aku lagi hamil sering makan jadi orang rumah pun ikut an. Waktu pun sudah malam kita pergi ke kamar nya masing-masing dan istirahat. Besok nya aku bangun dan siapin makanan buat mereka, terus kita makan bareng. Kemudian suami ku berangkat kerja dan prince berangkat sekolah.
__ADS_1