ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Sudah parah


__ADS_3

TENTANG MAS RYAN


Ryan sudah dapat kabar dari istri nya kalau susan pergi dari sini, ryan harap ini susan gak pernah balik lagi. Sore ini rencana nya mau pulang ke rumah agar istri nya tidak mencurigai nya. Tiba-tiba pesan masuk dari ica.


"Mas, masih dikantor?", pesan dari ica.


Ryan tidak menjawab pesan dari ica, masa bodo lah. Ryan lagi siap siap mau pulang dan lanjut ke tempat parkir mobil. Ryan kaget di kejutkan dengan kedatangan ica dari belakang yang memeluk nya.


"Mas aku rindu", kata ica.


"Ngapain kamu ke sini?", tanya ryan.


"Aku kangen tau", kata ica.


"Ini kantor, kamu cepat masuk ke mobil jangan sampai orang lain lihat", kata ryan.


Ica dan ryan masuk ke mobil.


"Mas, tadi pagi ke toko malah cuekin aku, aku rindu jadi ke sini", kata ica.


"Gila kamu, ya lah aku cuek. Nanti gimana kata karyawan lain kalau aku menggoda mu", jawab ryan.


"Mas, aku ingin malam ini tidur sama mas ryan", kata ica.


"Aku gak bisa, aku harus pulang", jawab mas ryan.


Tak lama bibir mas ryan sudah di c*u* sama ica, mas ryan malah membalasnya balik. Disana aksi panas c*um*n terjadi, sampai akhir nya ryan sadar.


"Sudah aku mau pulang", kata mas ryan.


"Mas, besok ya awas aku tunggu", kata ica.


Ica pun ke luar dari mobil nya mas ryan. Mas ryan melajukan kendaraan nya meninggalkan ica, sampai rumah ryan disambut sama erin.


"Sayang", kata ryan.


"Ya mas sudah pulang", kata erin.


"Ya, mas mandi dulu ya", kata ryan.


Ryan pergi mandi, masih terbayang aksi nya dengan ica tadi di mobil yang membuat nya bergairah tapi ingat istri menunggu di rumah. Selesai mandi ryan mencoba untuk membujuk istri nya.


"Sayang apa sudah bisa melayani ku?", tanya ryan.


"Maaf mas belum bisa, aku masih tidak mau dan aku juga tidak tau mas kenapa", jawab erin.


"Ya sudah jangan dipaksa", kata ryan.

__ADS_1


Ryan memeluk erin dengan penuh kasih sayang nya, ryan beranjak pergi meninggalkan erin. Ryan makan malam bersama anak anak sedangkan erin di kamar nya.


Malam ini ryan menghabiskan waktu di ruang kerja nya setelah makan malam tadi, tiba-tiba ada foto yang masuk ke ponsel nya.


"Sayang ini aku lagi mau tidur", pesan ica sambil memakai baju warna merah memperlihatkan lekuk tubuh nya.


"Sial kenapa aku tergoda sama dia", guman mas ryan.


Mas ryan pun tidak menjawab nya, dia malah pergi dan tidur. Esok hari nya ryan dan anak anak sarapan pagi, hari ini weekend tapi ryan malah ijin ke luar.


"Sayang, aku ijin untuk kali ini aja", kata ryan.


"Kemana mas?", tanya erin.


"Rudi ngajak aku mancing", kata ryan.


"Oh ya sudah pergi lah, mas ryan juga tidak pernah merasakan main sama teman kantor nya. Hari ininaku ijin kan mas", kata erin.


"Trimakasih sayang", jawab ryan.


Ryan pun melajukan mobil nya meninggal kan rumah nya, bukan mau ke rudi tapi malah chat ke ica.


"Ca, aku tunggu di apartemen", pesan yang di kirim ryan.


"Ok sayang", jawab ica.


Tak lama c*u*an pun mulai di lakukan dan ica pun merasakan nya dan membalasnya.


"Kamu yang semalam menggoda ku", kata mas ryan sambi menc*um leher nya.


"Mas nakal, tunggu sebentar dong", kata ica sambil melepaskan badan nya dari pelukkan mas ryan.


Mereka pun duduk di sofa, ica duduk di panguan mas ryan.


"Mas, apakah mba erin sudah normal dan mau di sentuh?", tanya ica.


"Belum", jawab mas ryan sambil mengelus p*h* ica.


"Kalau mba erin sudah mulai normal aku pergi ya, kaya mba susan", jawab ica.


"Itu tergantung, kalau aku masih menginginkan mu menjadi pemuas ku. Aku tidak akan mengijinkan mu pergi", kata ryan.


"Mas, apa aku memuaskan mu", kata ica.


"Ya sayang", jawab mas ryan.


Mas ryan melancarkan aksi nya, menc*um kembali bi**r ica dan me*e*a* p*t*n* s**u nya.

__ADS_1


"Arghh mas", kata ica.


"Nikmatin saja sayang", jawab ryan.


Tangan mas ryan satu nya lagi menyentuh daerah sensitif nya ica dan memainkan nya dengan *a*i nya.


Erangan dari ke dua nya saling bersautan satu sama lain, sampai akhir nya punya ica ke luar.


Mas ryan menggendong ica tanpa di lepas c*u*an nya, sampai di kamar. Mas ryan membuka baju ica dan sebaliknya sampai mereka bergulat di atas ranjang dan sampai puncak kenikmatan nya.


Setelah selesai mereka berdua pun saling memeluk dibawah selimut berdua.


"Mas, aku tidak mau harta mu tapi aku membutuhkan kehangatan dari mu", kata ica.


"Ya, kita sama sama butuh pemuas", jawab ryan sambil mengecup kening nya ica.


Mereka pun tertidur karena kecapean habis bergulat. Sore hari ica membuka mata nya dan hari sudah mulai sore.


"Mas bangun sudah sore", kata ica.


"Hmm", jawab mas ryan.


"Aku ke kamar mandi dulu", kata ica.


Mas ryan ternyata berjalan menghampiri ica sedang mandi dan memeluk ica dari belakang.


"Mas mau lagi?", tanya ica.


"Gak mas, mau memuaskan kamu saja", jawab ryan.


Mas ryan pun mulai menc*m*u ica dari b*b*r turun ke bawah, mas ryan memainan p*t*n* pakai l*d*h nya.


"Arghhh", kata ica.


Dan mas ryan pun memainkan daerah sensitiv nya, sampai ica mencapai puncak kenikmatan tapi tidak sampai bergulat kembali. Mereka mandi berdua diatas shower dan setelah selesai mereka kembali memakai baju.


"Mas kenapa hanya aku saja?", tanya ica.


"Biar kamu sangat puas", jawab ryan sambil memeluk ica dari belakang.


Mas ryan pun pulang meninggalkan ica dengan hati yang puas sekali, sampai terbayang bayang aksi mereka berdua itu.


"Aku memang gila tapi aku juga normal", guman ryan.


"Maafkan aku sayang", lirih ryan jika ingat sama sosok istri nya dirumah.


Aku tidak tahu harus bagaimana lagi, aku menyayangi istri ku tapi aku pun perlu untuk memuaskan diri. Sedangkan posisi istri ku sekarang sedang tidak bisa melayani ku dengan baik, mungkin aku harus meninggalkan ica sebelum istri ku tau. Tapi apa aku bisa sabar sampai istri ku mau lagi melayani ku.

__ADS_1


__ADS_2