ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Ditinggal suami


__ADS_3

Sore hari suami ku pulang dari kerjaan nya, cuman kali ini terlihat suntuk banget.


"Sayang kenapa?", tanya ku.


"Sayang, aku ada kerjaan ke luar kota dan nanti malam harus terbang. Sebenar nya aku gak mau ninggalin kalian cuman....", jawab suami ku yang terhenti.


"Ayah berangkat saja, aku bisa jaga anak anak kok", jawab ku.


"Kamu yakin?", tanya suami ku.


"Ya sayang, berapa hari?", tanya ku.


"Kayak nya seminggu, semoga saja cepat selesai biar cepat berkumpul lagi", kata suami ku.


"Ya sudah mas mandi terus makan, aku siapkan semua kebutuhan nya", jawab ku.


"Makasih istri ku", kata suami ku.


Mas ryan pun pergi ke kamar mandi sedangkan aku membereskan semua keperluan mas ryan. Selesai mandi dan aku pun selesai mengemas pakaian nya, kita pun makan malam bersama anak anak.


"Faiq, kamu kan paling besar disini, boleh ayah minta tolong?", tanya mas ryan.


"Boleh apa ayah?", tanya faiq.


"Ayah mau pergi ke luar kota, kamu jagain buna dan adik adik ya selama ayah pergi", kata mas ryan.


"Ya ayah, faiq akan ingat pesan ayah dan jagain buna sama adik", jawab faiq.


"Ayah mau pergi?", tanya prince.


"Ya sayanh, prince juga tolong bantuin kakak faiq untuk jagain buna dan adik ya", kata mas ryan.


"Siap yah, aku dan kakak bakalan jagain buna dan adik", jawab prince.


Setelah selesai makan suami ku pamit ke anak-anak untuk pergi ke bandara internasional, aku sungguh sulit kalau ditinggal kan mas ryan tapi ya pekerjaan yang memaksa nya.


"Bun jagain anak anak ya, hati hati. Kalau urgent langsung telpon", kata mas ryan.


"Mas jangan lupa kasih kabar setiap jam", kata ku.


"Siap ibu negara", jawab mas ryan.


Mas ryan pun berangkat diantar supir, setelah pergi anak anak masuk ke kamar nya dan aku pun ditemani ai agar bisa gantian buat jagain baby R nya. Esok hari aku dan anak anak sarapan pagi tanpa mas ryan lagi, rasa nya hampa banget kalau jauh dari suami. Aku gak berangkat ke klinik rasa nya lemas karena jauh dari suami, secara semenjak nikah tidak pernah lagi ditinggal suami jauh dan ini pertama kali nya.


Aku pun bermain sama key dan baby R sedangkan ai dan susi jualan online shop nya, aku bangga sama mereka berdua sudah bisa bagi waktu nya. Padahal aku mau hapus jualan online shop nya tapi ai dan susi melarang ku, aku ingin buka butik tapi kata ai dan susi ribet mendingan online saja.

__ADS_1


"Ai, beli bakso kaya nya enak sama rujak", kata ku.


"Ya bu mau? Nanti saya beli", jawab ai.


"Ya, tolong ya, bibi ros suruh buatin rujak. Kamu beli bakso juga untuk orang dalam ini", jawab ku.


Bibi ros bikin rujak sedangkan ai dan susi beli bakso didepan komplek, enak nih makan pedas. Tiba-tiba pintu ada yang ketuk, bibi ros yang membuka kannya.


"Bu, di depan ada bu ica", kata bibi.


"Baik bi, nanti aku ke depan", jawab ku.


Aku pun ke depan untuk menemui ica, aku lihat ica sendirian tidak sama suami nya ataupun anak nya.


"Ca, ada apa?", tanya ku.


"Aku ingin cerai dari mas haris mba, aku sudah tidak tahan dengan perlakuan nya", jawab ica sambil menangis dan ku lihat wajah nya memar.


"Dimana putri?", tanya ku.


"Anakku sudah aku titipkan sama mamah, aku ingin menyelesaikan dulu gugatan cerai", jawab ica.


"Bi, tolong kotak obat nya", teriak aku minta tolong ke bibi ros.


"Trimaksih bi", jawab ku.


Aku pun mengobati ica karena wajah lembab nya sudah parah, setelah itu aku ajak ica makan dulu.


"Ca, kamu tinggal disini aja dulu untuk sementara waktu", kata ku.


"Aku malu mba, nanti apa kata mas ryan", jawab ica.


"Mas ryan pergi berbisnis selama seminggu, jadi kamu tinggal disini aja", jawab ku.


"Makasih ya mba, sudah baik sama aku. Aku gak tau minta tolong ke siapa lagi", kata ica.


Aku pun menyuruh bibi untuk menyiapkan kamar biar ica tidur disini dulu, aku pun suruh ica untuk istirahat dikamar nya. Prince dan faiq sudah pulang dari sekolah dan aku suruh mereka makan dan ganti baju, key dan baby R tidur. Setelah selesai prince dan faiq nonton televisi nemenin aku, kita tertawa sampai membangunkan ica.


"Lah kok ada tante disini?", tanya prince.


"Ca, maaf ya anak anak berisik dan membangunkan mu", kata ku.


"Gak kok mba, dari tadi aku juga gak bisa tidur", jawab ica.


"Prince, faiq mulai hari ini tante ica nginip disini", kata ku.

__ADS_1


"Sama ayah dan adik putri juga?", tanya prince.


"Hmzz gak sayang adik putri lagi di nenek nya dan ayah sama tante lagi ada masalah jadi tante ingin menenangkan pikiran dulu disini", jawab ku.


"Sudah aku tebak. Ayah bukan cowok setia kaya ayah ryan, dia selalu menyakiti hati istri nya", kata prince sambil ngedumel.


"Jangan gitu sayang itu kan ayah prince", jawab ku.


"Ya, meskipun seburuk apapun ayah tetap itu ayah prince tapi prince gak suka sama ayah", jawab prince sambil lari pergi ke kamar nya.


"Anak itu sudah dewasa", kata ku.


"Bun, faiq samperin dulu adik prince ya", kata faiq.


Aku pun mengangguk dan faiq pun pergi ke kamar.


"Maaf ya atas kelakuan prince", kata ku.


"Dia patut membenci ayah nya karena memang harus di benci", jawab ica.


"Aku dan mas ryan tidak pernah mengajari prince untuk itu tapi dia sudah besar dan bisa menilainya sendiri", jawab ku.


"Mba beruntung mendapatkan mas ryan", kata ica.


"Aku selalu bersyukur dengan apa yang aku punya", jawab ku.


Aku pun pamit untuk menyusui baby R yang dari tadi sudah menangis, aku pergi meninggalkan ica dan aku masuk ke kamar. Baby R pun tidur, aku mencoba telpon suami ku.


"Hallo", kata ku.


"Hallo sayang", jawab suami ku.


"Mas sudah sampai?", tanya ku.


"Sudah sejak 30menit yang lalu", jawab suami ku.


"Mas, disini ada ica, dia menginap", kata ku.


"Kenapa lagi?", tanya suami ku.


"Dia mau cerai sama mas haris dan dia mau membereskan perceraian nya", jawab ku.


"Aku tidak pandai menilai orang dan aku pun tidak mau berpikir negatif, kamu hati hati sama ica ya", kata suami ku.


"Ya sayang, aku mengerti tapi aku yakin ica gak bakalan begituh lagi", jawab ku.

__ADS_1


__ADS_2