ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Semakin dekat dengan bom waktu


__ADS_3

Waktu kali ini masih berpihak pada ku, bom itu tersimpan aman kembali. Hari ini suami ku mendadak pindah tugas kembali dan kita semua harus pindah dari rumah ini, aku cukup bahagia mendengar ini. Aku tidak menanyakan mau kemana kita pindah, aku cuman ikut saja apa kata suami ku. Aku pun berangkat naik mobil bersama suami ku dan semua asisten rumah tangga ku, diperjalanan anak ku diam saja tidak rewel. Tiba disuatu kota dan rumah baru ku, disana ada pemandangan yang sudah tidak asing lagi buat ku. Ini bukan waktu terbaik ku tapi ini bom yang akan mengancam ku jika aku lupa bernafas, aku penasaran sama ini semua dan kenapa ada ryan yang menyambut kedatangan kita.


"Kok ada dia disini sih yah? ", akhirnya aku bertanya.


" Ya, kita sekarang tetanggaan sama mereka karna aku dan dia punya bisnis bersama", jawaban suamiku.


Aku kaget dan aku tidak tau harus bagaimana, mungkin disini aku harus extra hati hati. Kita semua turun dan disambut oleh dia bersama istri juga anak nya,


"Selamat datang diistana baru nya", ucap ryan sambil tersenyum dan melirik ku.

__ADS_1


Aku dan suami mengucapkan terima kasih, kita semua beres beres dirumah baru ini. Kenapa aku tidak bisa jauh dari dia, kenapa dia selalu ada disekitar ku. Aku bersikap sewajar nya saja agar suami ku tidak tau tentang ini, aktivitas ku seperti biasa selalu bahagia bersama keluarga kecil ku. Aku tiap hari main bersama istri nya dia karna istrinya sering ke rumah ku, ya masa aku tolak sih kan gak mungkin. Rasa canggung kadang ada karna ini prince ku adalah anak dari suami nya,aku begitu berdosa sama mereka dimasa lalu. Jika ada waktu atau cara ingin aku menebus ini semua dan ingin semuanya tidak pernah terjadi,dulu aku sangat egois tidak pernah memikirkan anak dan istri nya itu. Kita juga terkadang jalan jalan bareng ketika suami masing-masing sibuk bekerja, disaat dia bertanya tentang sekokah ku dulu dan aku jawab itu, seketika aku lupa kalau harus menjaga rahasia jika aku dan dia tidak pernah saling kenal dimasa lalu. Tapi nasi sudah menjadi bubur, istrinya pun tau kalau aku pernah satu sekolah sama suami nya. Meskipun satu sekolah aku pura-pura tidak tau banyak tentang dia, aku berbohong demi anak ku prince. Tiap weekend kita sering menyempatkan waktu untuk berlibur dan terkadang menginap juga di pantai atau pun di puncak,aku selalu menghindari dia jika kita bersama sama. Aku selalu ketakutan jika harus mengobrol berdua saja tapi aku yakin semakin aku menghindar dia malah semakin penasaran dengan apa yang slama ini aku sembunyikan. Ntah aku pun mungkin harus ikhlas jika secepatnya bom itu meledak, aku akan kehilangan semuanya termasuk kebahagiaan keluarga kecil ku. Mungkin ini karma yang aku pupuk selama ini, mau tidak mau kapan saja semuanya akan terbongkar. Bagaimana nanti masa depan anak ku, aku takut kehilangan anak ku. Aku takut anak ku membenciku di masa depan karna suatu waktu anak ku pun tau kebenaran nya, akh masa bodo juga yang terpenting sekarang aku nikmati bahagia bersama suami ku dan anak ku. Hari ini suami ku berangkat ke luar kota sedangkan aku dirumah lagi sakit, akhirnya suami ku menyarankan untuk menitipkan prince ke istri nya dia. Karna aku pun kasian sama anak ku takut dia tertular, aku pun mengiyakan nya. Dia menjemput prince ke rumah ku dan membawa anak ku ke rumah nya, aku tau dia masih penasaran dengan siapa ayah dari prince tapi aku kira bukan sekarang waktu yang tepat. Aku takut jika anak ku dibawa dia tapi aku disini tidak berdaya, prince nginap semalam dirumah dia dan esok nya aku jemput anakku karena aku sudah mulai membaik. Aku kangen banget sama anakku seharian kemarin tidak bertemu,


"Kalau kamu belum baikkan biarkan prince tinggal disini dulu", ucap ryan.


"Aku sudah baikkan dan trimakasih sudah merawat prince", jawab ku.


Aku membawa prince pulang ke rumah, aktivitas ku kembali normal mengurus anakku. Suami ku di luar kota cukup lama seminggu jadi kita diam dirumah tidak jalan jalan, sedikit ada rasa curiga sama dia takut dia mencari kesempatan waktu prince tinggal di rumah nya. Tiga hari sejak prince menginap dirumah nya, tiba-tiba dia ke rumah ku.


" Kamu bisa baca sendiri", ryan memberikan aku sebuah amplop dari rumah sakit, hati ku bergetar rasa takut.

__ADS_1


Aku perlahan baca dan ini bom waktu yang slama ini aku takut kan dan aku berusaha sembunyikan dari semua orang.


"Sudah kamu baca? Aku tau kamu sudah tau hal ini, tapi kamu takut kehilangan keluarga mu inikan? ", ryan melihat ku sangat tajam.


Otak ku berpikir keras walau ku tau tidak ada jawaban lagi.


"Maafkan aku menyembunyikan semua nya tapi tolong semua ini kamu rahasia kan, demi aku dan kebahagiaan anak ku", Pinta ku ya cuman itu jawaban ku saat ini.


Dia tersenyum pada ku, aku heran kenapa ekspresinya bukan marah ya.

__ADS_1


"Aku tau itu, aku akan rahasiakan semua nya demi kebahagiaan mu dan anak kita, jika kamu sudah tidak bahagia bersama suami mu, aku siap menerima kalian dan prince juga anakku", jawaban yang tidak aku duga dari ryan.


Dia memelukku dan aku merasa lega bisa melanjutkan hidup tanpa beban lagi, tapi mungkin kah janjinya akan bisa ku pegang. Karna dia sudah tau kalau prince anak nya, aku tidak bisa melarang dia untuk membawa prince pergi dengan dia. Suami ku pun pulang dari luar kota nya, aku bahagia suami ku datang. Untung nya prince dirumah tidak dibawa sama dia, kalau suami ku pulang dari luar kota, kita selalu jalan jalan dan suami ku menyempatkan banyak waktu untuk keluarga. Kita jalan jalan tanpa keluarga dia ikut, semoga selalu seperti ini kebahagiaan ku bersama suami ku. Weekend keluarga selama tiga hari dan itu membuat ku bahagia,kita pun pulang dari tempat liburan karna besok suami ku sudah mulai kerja kembali. Di rumah ku dia sudah nungguin dan mencari prince, suami ku pun tidak curiga karna sudah terbiasa anakku bermain dengan anak dia. Mungkin rahasia ini tidak akan bertahan lama dan suatu saat nanti suami ku pun akan tau semuanya, tapi aku cuman bisa menikmati kebahagiaan ini sebelum waktu itu tiba.


__ADS_2