
Malam hari nya kita makan malam bersama, ku lihat ada ke ceriaan di wajah suami ku. Memang benar mungkin dia belum aku kasih jatah jadi tadi pagi bermuka suram, sekarang sudah dapat jatah muka nya ceria. Setelah selesai makan malam suami ku ke ruang kerja nya sedangkan prince belajar dan key ke kamarnya. Aku susuin baby R yang terbangun karena lapar, setelah itu baby R pun tidur kembali dan aku pergi ke ruang kerja suami ku sambil membawakan kopi buat dia.
"Sayang sibuk ya?", tanya ku.
"Gak kok, biar besok aku bisa pulang cepat", jawab suami ku.
"Ini kopi nya ayah, gimana sudah berubah ceria kah?", aku menggoda suami ku.
Aku duduk dipangkuan nya sambil melihat pekerjaan suami ku.
"Makasih ya, sudah menjadi pemuas halal ku sayang", jawab suami ku.
"Aku gak mau ganggu kamu, aku ke luar ya sayang", kata ku.
"Sebentar, aku ingin seperti ini dulu", kata suami ku,sambil memelukku.
"Kamu kan kerja sayang masa posisi nya aku seperti ini sih", kata ku.
"Gak apa apa lah, bun gimana sudah siap bikin anak yang ke empat?", tanya suami ku.
"Nanti lah ayah, kalau baby R sudah berumur 4tahun", jawab ku.
"Serius bun mau nambah?", tanya suami ku sambil melihat ku.
__ADS_1
"Karena suami ku doyan mau gimana lagi nambah pun boleh", jawab ku sambil menggoda suami ku.
Aku pun pergi meninggalkan suami ku di ruang kerja nya, tak terasa mata ku berat dan aku tidur. Pagi nya aku dan suami ku bangun terus siap siap, aku pun menyiapkan keperluan suami ku. Setelah itu kita sarapan pagi dan selesai sarapan suami ku kerja sedangkan prince sekolah. Aku persiapkan baju dan semua nya untuk nanti siang berfoto keluarga, sebelum suami dan prince datang. Aku dan baby R serta key yang duluan berfoto, nanti tinggal foto keluarga saja kalau mereka sudah pulang. Baby R lucu banget ketika di dandani jadi seorang dokter dan pengusaha, ada dua tema buat baby R. Harapan suami ku kelak dia mau ikutin jejak aku atau suami ku terserah dia yang terpenting menjadi anak yang soleh dan berguna, harapn ku juga sama. Cuman aku berharap key yang meneruskan aku sedangkan prince dan baby R ikut ayah nya tapi itu balik lagi ke masing masing anak. Aku lihat prince senang menggambar, aku pun langsung mengarahkan dia les gambar karena suatu hari nanti dia bisa jadi arsitektur. Kalau key belum terlihat cuman dia senang bermain peralatan dokter, kalau beli mainan tidak jauh dia pasti ngambil yang ada peralatan dokter seperti itu. Tinggal baby R kelak dia suka apa ya?. Prince dan suami ku datang, mereka langsung ganti baju dan siap siap. Foto keluarga pun menjadi ramai karena harus mengarahkan key yang masih kecil, biar dia nyaman sedangkan prince sudah tau jadi tidak sulit. Kegiatan ini pun berakhir dengan aku berfoto berdua bersama suami ku sedangkan anak anak ku berfoto bertiga. Walaupun cuman berfoto tapi cape juga ya, dari pagi sampe selesai sekitar jam 14.30 WIB. Prince dan key masuk ke kamar, aku dan suami ku serta si kecil baby R masuk ke kamar juga.
"Bun, cape ya", kata suami ku.
"Ayah cuman 2jam, buna dari pagi", jawab ku.
"Semoga keluarga kita utuh sayang sampai kelak kakek nenek dan mempunyai cucu dari 5 anak kita", kata suami ku.
"Hah 5, berarti aku harus berjuang 2 lagi donk yah", jawab ku.
"Ya, semangat", jawab suami ku sambil mengelus perut ku.
"Sudah bun, masalah peresmian klinik diatur sama ilyas dan buat aqiqahan di atur sama bibi ros", jawab suami ku.
Malam hari nya kita makam malam terlebih dahulu, setelah itu tumben suami ku langsung tidur mungkin dia lelah kali. Dari dulu sampai sekarang handphone suami ku selalu tergeletak di mana saja dan aku pun tau password nya. Di handphone suami ku pasword nya ulang tahun ku sedang kan di handphone aku pasword nya ulah tahun suami ku. Malam malam begini tumben ponsel suami ku menerima pesan dan dari tadi berdering terus, aku coba membangunkan suami ku tapi tidak bangun. Aku penasaran takut nya ada hal penting jadi aku yang lihat, ternyata 5 panggilan masuk dari susan dan 2 pesan masuk dari susan.
"Mas, kalau mas tidak dapat jatah dari istri mu mengapa waktu malam kemarin tidak kau sentuh aku", pesan pertama dari susan.
"Mas, aku rela jadi madu nya, asal bahagiakan aku", pesan ke dua masuk dari susan.
Aku tidak habis pikir dengan wanita ini, aku hapus semua panggilan masuk dan pesan masuk nya. Pantesan suami ku sampai rela nanya sama dokter jadi ini alasan nya, ku lihat muka tampan nya dan aku bersyukur semoga sampai nanti pendirian nya untuk setia bisa seteguh dan sekuat ini. Aku pun tidur, mungkin tidur gak tidur sih kepikiran itu dan baby R pun biasa nya bangun cuman 2X ini malah 4X membuat ku tidur tidak tenang. Pagi nya suami ku sudah berangkat kerja, aku bangun jam 09.00 siang jadi tidak tau kalau suami ku berangkat.
__ADS_1
"Sayang sudah bangun? Sengaja aku tidak membangunkan mu mungkin kamu lelah, maaf semalam aku gak sempet gantian menjaga baby R", pesan singkat masuk dari suami ku.
"Sudah, maaf juga ayah aku jadi gak sarapan nemenin ayah", aku jawab pesan singkat itu.
Suami ku langsung telpon.
"Sayang ku", kata suami ku.
"Ya sayang, aku baru bangun eh udah siang", jawab ku.
"Sengaja, bibi ros pun aku suruh jangan mengganggu istri ku yang tidur. Itu sarapan sudah disediakan disamping tempat tidur", kata suami ku.
"Ya makasih sayang, semalam baby R bangun 4X biasa nya cuman 2X. Kepala pusing banget karena tidur tidak teratur", jawab ku.
"Dokter lagi dijalan mungkin sebentar lagi datang", kata suami ku.
"Lah aku gak pesen dokter ayah, buat siapa?", tanya ku.
"Aku tau pasti nanti kepala mu pusing jadi aku suruh dokter ke sana untuk memeriksa nya", jawab suami ku.
"Segitu nya suami ku perhatian banget, makasih sayang", jawab ku.
"Sama-sama seharus nya aku memperhatikan kesehatan kamu", kata suami ku.
__ADS_1
Padahal mah tinggal tidur aja lagi sudah sembuh pusing nya, ini dikasih dokter langsung sama suami ku.