
Hati ku masih galau antara ikhlas dan tidak, cuman mungkin ini jalan terbaik untuk kita dan anakku. Pagi ini dia datang ke rumah ku,
"Bagaimana kelanjutan rumah tangga kalian? Apa kamu akan kembali ke suami mu? ", tanya ryan.
Aku tidak mau jawab, cukup ku berikan ponsel ku biarkan dia yang baca pesan dari suami ku.
"Ingat kalian masih punya aku disini, aku akan selalu ada untuk kalian", ryan memeluk ku dan menguatkan ku.
"Jika nanti kamu mau ke pengadilan biar aku antar saja ya", kata ryan.
"Tidak usah, aku dan anak ku saja yang ke sana, itu lebih baik", jawab ku.
"Aku mau ngasih tau kamu sesuatu", kata ryan.
"Apa? ", tanya ku.
"Aku dipindahkan tugas ke luar kota, jadi aku jual rumah ku yang disana, tadi nya aku mau ajak kalian cuman kamu masih punya status istri orang, jadi maaf aku tidak bisa bawa kalian, kamu urus dulu rumah tangga mu ya", jawab ryan.
"Oh ya gak apa apa kok",jawab ku.
"Tapi aku janji, akan sering menghubungi mu, jika nanti urusan mu selesai, jangan nolak kalau aku jemput kalian untuk ikut aku", kata ryan sambil tersenyum.
Aku pun cuman menganggukkan kepala. Hari ini kita pergi ke rumah susan untuk melihat nya menikah, sesampai nya disana, tidak banyak orang mungkin ini cuman keluarga nya saja. Aku dan dia mengucapkan slamat atas pernikahan nya, anakku dan anak dia bermain bersama,mungkin mereka saling merindukan. Setelah selesai kita pulang dan dia pun pulang ke rumah nya, esok nya pagi-pagi dia ke rumah ku untuk berpamitan dengan aku dan anak ku. Anakku menangis ketika dia bilang mau pergi jauh, mungkin mereka saling dekat jadi anakku tidak mau kehilangan dia. Dia pun pergi ke luar kota, janji nya masih dia tepati sering hubungi aku dan perhatian layak nya seperti anak remaja yang lagi jatuh cinta. Aku pun perlahan lahan menyelesaikan perceraian ku di pengadilan dan tinggal satu langkah lagi untuk selesai, hari ini suami ku datang ke rumah. Suami ku ingin ketemu prince, aku bolehin aja mereka bertemu.
"*Sud**ah lama kita tidak jumpa dan saling mengobrol ya*? ", tanya haris.
Aku pun cuman senyum saja.
__ADS_1
"Anak ku dari ica sudah lahir, dia cewek", kata haris.
"*S**elamat ya*", jawab ku singkat.
Aku tinggal kan mereka berdua dan aku ke kamar. Tiba-tiba ponsel ku berdering, ada panggilan masuk dari ryan,
"*H**allo princes ku, prince ku lagi apa*? ", ini kata pertama yang selalu ryan ucapkan, pertanyaan jebakkan.
" *Y**a, prince lagi bertemu ayah nya di luar*", jawab ku.
"*H**ah, ngapain dia ke sana*? ", tanya ryan.
" *M**ungkin kangent sama prince*", jawab ku.
"*K**amu jangan kemakan rayuan dia ya lagi ya*", kata ryan mulai cemburu.
"Hahaha gak lah untuk apa juga dan biarkan dia kalau mau ketemu prince", jawab ku.
"Hallo gimana hari ini berjalan dengan lancar?", tanya ryan.
"Alhamdulillah semua nya berjalan dengan lancar dan sudah selesai juga", jawab ku merasa lega.
"Maaf ya aku belum bisa jemput kalian dan bawa ke sini, aku masih sibuk", kata ryan.
"Ya gak apa apa kok dan aku juga mulai besok mau daftar kuliah kembali", jawab ku.
"Terus prince gimana?",tanya ryan.
__ADS_1
"Aku rencana nya sih mau nyari pengasuh untuk prince", jawab ku.
"Mmmm aku punya kenalan, nanti aku kirim ke rumah mu dan biarkan aku yang gajih nya", jawab ryan.
"Gak usah, biar aku yang bayar nya, aku juga kan kerja sambil kuliah nanti nya", jawab ku.
"Uang mu buat kebutuhan kalian disana dan kuliah mu, biarkan aku bantu untuk yang ini", jawab ryan.
Sebenar nya aku gak enak sama dia semua nya ditanggung mulai dari dikasih tempat tinggal, uang bulanan sampai pengasuh juga mau dia bayarin.
"Makasih ya, maaf aku selalu merepotkan mu", jawab ku.
Aku akhiri telpon sama dia. Besok nya ada perempuan yang datang dikirim dia itu, aku kasih semua tugas yang berhubungan nya dengan prince. Ku lihat baik juga orang nya, nama nya ai. Aku berangkat untuk mendaftar ke kampus dan ai mengurus prince di rumah, semoga aku diterima disini. Sesampai nya dikampus aku masuk ke ruang pendaftaran dan aku ikut test disana, alhamdulillah aku diterima disana. Aku kasih kabar ke pengasuh ku untuk aku ajak makan sebagai perayaan kecil kecil an, aku ketemuan di sebuah restoran. Kebetulan aku dulan yang sampai jadi aku yang pesan tempat duduk dan makanan, tak lama anakku dan ai datang. Aku peluk dan ceritain ke anakku kalau buna nya diterima, putra ku ikut senang sekali. Makanan sudah datang kita semua makan dengan lahap nya, terus kita pulang ke rumah. Dari tadi ponsel ku bergetar, ada 10panggilan masuk dari dia, aku telpon balik ryan.
"Maaf tadi aku lagi diluar rumah, sekarang baru sampai", kata ku.
"Tumben habis dari mana? ", tanya ryan.
" Habis makan bersama prince dan ai di luar", jawab ku.
"Gimana keterima tidak? ", tanya ryan.
" Mmmm", jawab ku.
"Ya udah gak apa apa, cari lagi aja ditempat lain", jawab ryan.
"Lah ngapain cari lagi orang aku diterima", jawab ku sambil tertawa.
__ADS_1
"Syukur lah kalau begitu, tadi kamu jawab nya mmm, aku kira gak diterima, dasar sayang nya aku ini ya", jawab ryan sambil ikut tertawa.
Setelah selesai teleponan aku langsung tidur karna besok harus kuliah. Aku bangun pagi dan menyiapkan makanan terus langsung berangkat kuliah.