
Setelah selesai nonton, tiba-tiba ponsel ku berdering ternyata dia telpon,
"*S**ayang lagi dimana*? ", tanya ryan.
" *L**agi di mol ngajak prince sama ai jalan jalan kasian mereka dirumah terus*",jawab ku.
Tiba-tiba ada suara aris memanggil ku suruh aku ke sana,
"*K**ok ada suara laki laki, sama siapa*? ", tanya ryan.
"*S**ama aris, tadi aris ke rumah mau ngajak main, karna kita pun mau main ya sudah bareng saja*", jawab ku.
"*I**ni mah harus cepat cepat pulang dan sesaikan urusan disini, urgent banget*", kata ryan.
"*K**enapa sampai urgent*? ", jawab ku sambil senyum, aku tau dia lagi cemburu.
"*T**akut kesayangan ku diambil lagi ke dua kali nya, aku cape cape berjuang dan mencari nya, masa sekarang mau diambil orang lagi*", kata ryan.
Aku ketawa di buat nya.
Aku akhiri telpon dengan nya dan langsung bergabung dengan mereka untuk pulang ke rumah, sesampai nya dirumah aku masuk dan aris pamit pulang juga. Karna cape aku langsung masuk ke kamar prince dan ai pun masuk ke kamar untuk istirahat, aku ketiduran sampai tidak tau ternyata ada pesan masuk. Pagi nya aku bangun dan menyediakan sarapan untuk mereka, setelah selesai dan sarapan aku langsung berangkat ke kampus. Sampai di kampus dari belakang ada yang manggil, aku noleh ternyata aris.
__ADS_1
"*P**esan ku belum kamu bales semalam*", kata aris.
Aku langsung cari ponsel ku dan membuka nya, ada tulisan,
"*L**ain kali kita berdua jalan yu*", itu pesan aris.
"*I**nsyaallah*", aku balas lewat pesan singkat.
"*L**ihat sudah aku balas, maaf semalam* aku sudah tidur", kata ku.
Aris cuman tersenyum saja, aku pamit untuk masuk ke kelas. Aris orang nya baik juga sih, ganteng pula. Selesai kuliah aku ke parkiran dan ketemu aris,
"*B**oleh nanti malam aku main ke rumah mu*? ", tanya aris.
"*Y**a sudah aku bantu jualin barang nya*", kata aris.
"Trimaksih sebelum nya, ya udah aku duluan sudah ditunggu anakku di rumah", sambil aku tersenyum dan beranjak pergi.
Tiba rumah aku langsung masak dan setelah itu bantuin ai, untung nya anak ku itu tidak rewel ya sudah terbiasa sama aku ikut jualan. Karna padat nya kuliah ku, aku putuskan untuk nyari teman buat ai biar bisa bantu dia dirumah dan jualan. Ai punya teman yang lagi nganggur, besok dia mau ke rumah ku. Esok hari nya karna kuliah ku kebagian siang jadi agak santai, temen nya ai datang ke rumah dan dia bernama susi seumuran sama ai masih 20 an. Tugas susi beresin rumah dan bantu ai jualan online shop kalau masak biar aku saja, aku seperti punya dua adik di rumah ya ku anggap mereka adik ku bukan pengasuh atau pembantu. Hari ini tumben ponsel ku tidak berbunyi mungkin dia sibuk kali, sudah siang aku berangkat kuliah. Ku tinggalkan mereka di rumah, sudah ku buatkan makanan juga untuk mereka biar tidak kelaparan. Sesampai nya di kampus ternyata dosen nya lagi ada keperluan jadi cuman kasih aku tugas saja, aku langsung pulang lagi ke rumah. Biar dirumah aku kerjakan sambil bantu mereka juga. Sudah satu minggu ponsel dia tidak bisa di hubungi dan dia juga tidak memberi kabar, ntah kemana dia dan aku bingung mau nyari tau kemana lagi. Hari ini weekend aku bangun ke siangan, aku langsung ke luar kamar dan mencari ai, anakku dan susi untuk aku ajak jalan jalan tapi aku sudah keliling rumah mereka tidak ada, aku khawatir kemana mereka. Ku coba hubungi ponsel mereka tapi tidak ada yang jawab, aku bingung mau nyari mereka dimana. Akhir nya ku putus kan untuk kembali lagi ke rumah dan tiba-tiba ada yang bukain pintu sedangkan yang tau password pintu rumah cuman orang rumah dan dia sendiri yang punya rumah. Ada rasa takut dan mungkin juga mereka baru pulang habis jalan jalan di depan komplek, ku berani kan diri untuk melihat kembali ke ruang depan. Pintu terbuka tapi tidak ada orang, aku panggil ai dan susi tidak ada jawaban. Aku takut maling yang masuk, ku tengok ke luar tidak ada apa apa. Mungkin aku lupa menutup pintu, setelah ditutup pintu rumah. Dari belakang ada yang merangkul ku, aku kaget dan spontan ku sikut perut nya sampai orang itu kesakitan. Pas ku tengok betapa kaget nya aku ternyata dia, ya dia akhir nya pulang juga setelah seminggu tidak ada kabar dan sepuluh bulan sudah tidak berjumpa. Aku minta maaf dan aku langsung peluk dia.
"Sayang kangen ya sampai peluk begitu", goda ryan.
__ADS_1
"Ikh apa sih, mau lagi aku sikut perut nya pakai tangan, so so an ngerjain aku ya", jawab ku.
Dia tersenyum dan kembali lagi memelukku.
"Maaf aku sengaja tidak mengabari mu selama seminggu dan hari ini juga pengasuh berikut prince, aku suruh mereka bersenang senang di villa punya ku dipuncak itu loh,tadi pagi mereka berangkat dan sekarang giliran kita berdua berangkat". Kata ryan.
"Oh jadi ini ulah mu pagi pagi bikin rusuh dirumah", sambil mencubit pinggang nya.
"Sana siap siap, aku tunggu di depan", kata ryan.
Aku pun menuju kamar untuk siap siap pergi, setelah selesai kita berangkat bersama. Terasa mimpi bisa bertemu kembali dengan dia, aku pandangi wajah nya begitu indah mahluk ini.
"Aku sudah menjadi milik mu, jadi jangan takut untuk kehilangan ku", kata ryan.
Aku langsung alihkan pandangan ke depan karna malu dan dia pun tersenyum. Sesampai nya di puncak, aku disambut sama ai, anakku dan susi. Aku cium anakku saking gemes nya sudah berani meninggalkan bunanya, kita semua disana menikati hidangan bakar bakar. Hari bahagia banget,tidak ku sangka ada kejutan buat ku. Aku disuruh tutup mata dan berjalan dituntun sama ai, ntah mau dibawa kemana. Setelah itu ai kasih tangan ku ke orang lain dan ku ingat sentuhan nya ini tangan dia, dia lepas kan tangan ku dan setelah itu aku suruh buka penutup matanya.
"Will you marrid me honey? ", ryan berkata seperti itu.
Aku bengong sejenak dan ku lihat sekitar penuh bunga dan tulisan will you marrid me.
"Sini prince", aku panggil prince untuk mendekati ku.
__ADS_1
Meskipun aku dan dia tau kalau prince anak kita tapi aku mau ada persetujuan dari prince, semua terserah prince.